Turnamen Sepakbola di Enrekang Ricuh, Penonton Kejar Wasit dan Pukul Panitia

Turnamen Sepakbola di Enrekang Ricuh, Penonton Kejar Wasit dan Pukul Panitia

Muhclis Abduh - detikSulsel
Sabtu, 11 Jul 2026 12:33 WIB
Turnamen sepakbola di Enrekang ricuh hingga penonton kejar wasit.
Turnamen sepakbola di Enrekang ricuh hingga penonton kejar wasit. Foto: (dok. istimewa)
Enrekang -

Turnamen sepakbola Baraka Cup 1 di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan (Sulsel), diwarnai kericuhan. Penonton masuk ke lapangan mengejar wasit dan memukul panitia.

"Iya, itu kemarin sempat ricuh saat laga antara Kolai Utama FC vs Pentuanginan FC sedang berlangsung," kata Kapolsek Baraka Iptu Jutman kepada detikSulsel, Sabtu (11/7/2026).

Turnamen dilaksanakan di Lapangan Sepakbola Pemuda Baraka, Kecamatan Baraka, Kabupaten Enrekang pada Jumat (10/7) sore. Kericuhan berawal saat penonton dari tim Kolai Utama FC menilai ada pelanggaran yang dilakukan Pentuanginan, namun wasit tidak mengeluarkan kartu atau menganggap sebagai pelanggaran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi itu penonton dari tim Kolai Utama FC menilai ada 2 pelanggaran yang terjadi kepada tim mereka tapi wasit tidak menilai itu sebagai pelanggaran jadi kesal begitu dengan wasit hingga masuk ke dalam lapangan. Padahal ini wasit nasional yang memimpin pertandingan," jelasnya.

Saat situasi caos, banyak penonton langsung memburu wasit hingga nyaris memukul. Namun pihak penyelenggara cepat melakukan pengamanan sehingga wasit cepat dievakuasi ke tempat yang aman.

ADVERTISEMENT

"Entah bagaimana itu tiba-tiba banyak penonton masuk ke lapangan dan kejar wasit. Tapi cepat diamankan ke ruangan wasit jadi kondisi wasit tidak apa-apa," paparnya.

Hanya saja menurutnya, memang ada panitia yang sempat terkena pukulan oleh penonton dari kubu Kolai Utama. Namun setelah dihentikan sejenak, suasana mulai kondusif kembali dan pertandingan kembali dilanjutkan.

"Iya, untuk panitia ada yang didorong dan sepertinya ada juga yang kena pukul. Sementara penonton yang kita identifikasi melakukan provokasi kita keluarkan dan pertandingan dilanjutkan kembali," jelasnya.

Kericuhan tidak melebar ke antar pendukung maupun ke pemain. Pasca pertandingan juga tidak ada pihak yang melaporkan kejadian pemukulan.

"Pascapertandingan aman. Tidak ada yang melapor seperti dipukul begitu," terangnya.

Dalam video yang beredar tampak puluhan massa penonton masuk ke lapangan sepakbola Baraka Enrekang. Mereka terlihat mengejar wasit hingga memukul panitia. Pihak keamanan yang berada di lokasi terlihat kewalahan karena banyaknya jumlah penonton yang masuk ke lapangan.



(asm/sar)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads