Tanggal 11 Juli Memperingati Apa? Ada 4 Perayaan Internasional

Tanggal 11 Juli Memperingati Apa? Ada 4 Perayaan Internasional

Urwatul Wutsqaa - detikSulsel
Sabtu, 11 Jul 2026 06:30 WIB
Ilustrasi kalender Hijriah 2026
Ilustrasi kalender 2026 (Foto: starline/Freepik)
Makassar -

Setiap tanggal dalam kalender menyimpan sejumlah peringatan penting, termasuk pada 11 Juli. Tanggal ini menandai berbagai perayaan yang berkaitan dengan isu global, kesehatan, sejarah, hingga gaya hidup.

Sedikitnya ada 4 perayaan internasional yang diperingati pada tanggal 11 Juli tahun ini. Mulai dari Hari Populasi Dunia, Hari Kesadaran Benzodiazepin Sedunia, Hari Bowdler, hingga Hari Minyak Esensial Internasional.

Setiap peringatan tersebut memiliki cerita dan cara perayaannya masing-masing. Berikut ini detikSulsel telah merangkum ulasan selengkapnya daftar perayaan penting tanggal 11 Juli yang disadur dari laman National Today.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Simak selengkapnya yuk!

1. Hari Populasi Dunia

Hari Populasi Dunia diperingati setiap 11 Juli untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang berbagai persoalan kependudukan secara global. Peringatan ini menjadi momen untuk membahas tantangan yang muncul akibat pertumbuhan populasi, mulai dari pembangunan berkelanjutan hingga pemenuhan hak dasar manusia.

ADVERTISEMENT

Peringatan Hari Populasi Sedunia berkaitan dengan momen ketika jumlah penduduk dunia mencapai sekitar lima miliar orang pada 11 Juli 1987. Momen tersebut dikenal sebagai Hari Lima Miliar yang menjadi inspirasi lahirnya Hari Populasi Dunia.

Hari Populasi Dunia ditetapkan pada 1989 oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui Program Pembangunan PBB (UNDP). Selanjutnya, Majelis Umum PBB secara resmi mengesahkannya melalui resolusi 45/216 pada Desember 1990.

Hari Populasi Dunia mengingatkan kita semua tentang pentingnya isu-isu yang berkaitan dengan pertumbuhan populasi, seperti perencanaan keluarga, kesetaraan gender, kesehatan ibu, dan akses terhadap layanan kesehatan reproduksi. Isu-isu tersebut menjadi penting mengingat jumlah penduduk dan kebutuhan terhadap sumber daya dunia yang kian meningkat.

Pembahasan mengenai populasi tidak hanya soal jumlah manusia, tetapi juga dampaknya terhadap lingkungan dan kehidupan sosial. Pertumbuhan penduduk yang tidak diimbangi pengelolaan sumber daya yang baik, dapat memunculkan berbagai tantangan di masa depan.

2. Hari Kesadaran Benzodiazepin Sedunia

Hari Kesadaran Benzodiazepin Sedunia diperingati setiap 11 Juli untuk meningkatkan pemahaman tentang risiko penggunaan benzodiazepin dalam jangka panjang. Peringatan ini mengajak masyarakat lebih memahami manfaat sekaligus bahaya dari penggunaan obat tersebut.

Benzodiazepin merupakan jenis obat yang dapat digunakan untuk membantu mengatasi gangguan kecemasan, insomnia, dan kejang jika digunakan sesuai anjuran dokter. Akan tetapi, penggunaan dalam waktu lama dapat menimbulkan berbagai risiko kesehatan.

Pada sebagian orang, pemakaian benzodiazepin lebih dari beberapa minggu dapat menyebabkan ketergantungan. Risiko tersebut bahkan bisa meningkat jika obat digunakan bersama zat lain seperti alkohol atau obat tertentu.

Selain itu, penggunaan Benzodiazepin dalam jangka panjang juga dapat memengaruhi kondisi psikologis seseorang. Pada beberapa kasus, obat ini dapat memperburuk gejala kecemasan, depresi, hingga meningkatkan risiko munculnya pikiran untuk menyakiti diri sendiri.

Hari Kesadaran Benzodiazepin Sedunia diprakarsai oleh aktivis yang memiliki pengalaman terkait dampak penggunaan benzodiazepin. Melalui peringatan ini, para aktivis mendorong kesadaran publik sekaligus mengajak tenaga medis menerapkan prinsip pemberian resep yang lebih aman.

Melalui Hari Kesadaran Benzodiazepin Sedunia, masyarakat diingatkan agar tidak menggunakan obat tersebut tanpa pengawasan.

3. Hari Bowdler

Hari Bowdler diperingati setiap 11 Juli untuk mengenang Thomas Bowdler, tokoh yang dikenal melalui praktik penyuntingan karya sastra. Namanya tokoh inilah yang menjadi asal istilah bowdlerize, yaitu tindakan menyensor atau menghapus bagian tertentu dari sebuah karya.

Thomas Bowdler lahir pada 11 Juli 1754 di Bath, Inggris. Ia merupakan seorang dokter sekaligus filantropis yang terkenal setelah menerbitkan The Family Shakespeare pada 1818. Dalam buku tersebut, Bowdler menghapus sejumlah bagian dari karya William Shakespeare karena dianggap kurang pantas dibaca dalam lingkungan keluarga.

Tujuan Bowdler sederhana, dia ingin karya sastra tersebut juga dapat dinikmati oleh lebih banyak pembaca, termasuk perempuan dan anak-anak.

Sayangnya, penyuntingan yang dilakukan Bowdler menuai perdebatan. Sebagian pihak menilai perbuatannya adalah bentuk pembatasan terhadap karya asli, namun sebagian lainnya mendukung dan menilai langkah tersebut membantu memperluas akses terhadap sastra klasik.

Sejak saat itu, istilah bowdlerize mulai digunakan secara luas untuk menggambarkan proses penyensoran dalam karya tulis. Kendati demikian, tindakan Bowdler tersebut yang berkaitan dengan isu kebebasan berekspresi dan batasan dalam penyuntingan karya hingga kini masih menjadi perdebatan.

4. Hari Minyak Esensial Internasional

Perayaan lainnya yang juga diperingati pada tanggal 11 Juli adalah Hari Minyak Esensial Internasional. Peringatan ini bertujuan merayakan penggunaan minyak esensial sekaligus meningkatkan kesadaran tentang proses produksi dan keberlanjutan bahan alami yang digunakan untuk membuatnya.

Peringatan ini pertama kali dibuat pada 2018 oleh Jared Turner, Presiden dan COO Young Living. Tanggal 11 Juli dipilih karena bertepatan dengan hari ulang tahun pendiri Young Living, D. Gary Young.

Minyak esensial merupakan ekstrak tumbuhan yang memiliki aroma khas dan diperoleh melalui proses seperti destilasi uap atau pemrosesan bagian tertentu dari tanaman. Produk ini telah digunakan sejak lama untuk berbagai kebutuhan, termasuk kosmetik, relaksasi, dan praktik tradisional.

Seiring waktu, minyak esensial semakin dikenal karena kegunaannya yang beragam. Banyak orang menggunakannya sebagai bagian dari rutinitas sehari-hari untuk menciptakan suasana nyaman dan mendukung kesejahteraan.

Peringatan ini juga menyoroti pentingnya proses produksi minyak esensial yang memperhatikan kualitas dan lingkungan. Hari Minyak Esensial Internasional menjadi ajang bagi para penggemar minyak esensial untuk berbagi informasi mengenai penggunaan produk tersebut.

Meski penggunaannya cukup populer, pemanfaatan minyak esensial tetap perlu dilakukan secara bijak. Penggunaan yang tepat dapat membantu mengurangi risiko dan memastikan manfaatnya sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Nah detikers, demikianlah daftar peringatan penting dan menarik yang dirayakan pada tanggal 11 Juli. Semoga bermanfaat!



(urw/urw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads