Terima Diskresi DPP, IAS Kumpulkan DPD II Jelang Musda Golkar Sulsel

Terima Diskresi DPP, IAS Kumpulkan DPD II Jelang Musda Golkar Sulsel

Agung Pramono - detikSulsel
Senin, 29 Jun 2026 09:31 WIB
Ilham Arief Sirajuddin (IAS) kumpulkan pengurus DPD II Golkar menjelang Musda Golkar Sulsel.
Ilham Arief Sirajuddin (IAS) kumpulkan pengurus DPD II Golkar menjelang Musda Golkar Sulsel. Foto: (dok. istimewa)
Makassar -

Ilham Arief Sirajuddin (IAS) langsung bergerak setelah menerima surat diskresi dari Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia untuk maju di Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel). IAS mengumpulkan perwakilan DPD II demi memastikan dukungan suara.

"Sekitar 13 DPD II yang hadir tadi. Termasuk organisasi kemasyarakatan dan organisasi sayap Partai Golkar hadir juga," ujar Sekretaris DPD II Golkar Soppeng Syamsuddin kepada detikSulsel, Minggu (28/6/2026).

Pertemuan itu berlangsung di markas pemenangan IAS, Jalan Batu Putih, Kota Makassar, Minggu (28/6) siang. Ada DPD yang hadir lengkap ketua dengan sekretaris, ada juga yang hanya ketua.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Syamsuddin mengatakan, perwakilan DPD II Golkar Soppeng dihadiri langsung Ketua Andi Kaswadi Razak (Andi Dulli) dengan sekretaris. Dia menyebut kehadiran itu sebagai bukti dukungan dan kepatuhan atas keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.

"Saya tadi hadir bersama Pung Aji (Andi Dulli) menyerahkan dukungan kepada Pak IAS. Kami patuh dan satu komando dengan keputusan DPP (diskresi)," katanya.

ADVERTISEMENT

Dia menerangkan, ada beberapa DPD II yang perwakilannya hadir, karena ketuanya masih berhalangan. Meski begitu arah dukungannya sudah bisa dipastikan ke IAS.

"Ada beberapa yang belum menyerahkan tadi dukungannya karena hanya dihadiri sekretaris. Tetapi dalam waktu dekat mereka akan menyerahkan dukungannya ke Pak IAS," sebutnya.

Ketua DPD II Golkar Soppeng, Andi Kaswadi Razak menyampaikan, pihaknya mengalihkan dukungan kepada Ilham Arief Sirajuddin (IAS) menyusul terbitnya surat diskresi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar. Dia menilai diskresi yang diterbitkan DPP bukan sekadar administrasi organisasi, melainkan keputusan politik yang memiliki makna strategis dan wajib dihormati seluruh kader.

"Kami di daerah wajib hukumnya membaca isyarat yang diperlihatkan oleh Ketua Umum. Rekomendasi diskresi yang diberikan kepada Pak IAS untuk maju di Musda adalah keputusan strategis yang harus dihormati. Makanya, Soppeng tegak lurus pada amanah diskresi itu dan mengalihkan dukungan kepada IAS," ucapnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua DPD II Golkar Bone Andi Fahsar Mahdin Padjalangi. Dia menilai, dukungan ini bukan sekadar sikap politik, tetapi merupakan langkah untuk menjaga soliditas partai sekaligus mengawal arah kebijakan DPP Partai Golkar.

"Arah dukungan DPD II Partai Golkar Kabupaten Bone kepada Pak IAS seiring dengan telah dikeluarkannya diskresi kepada beliau. Itu menjadi instrumen yang menunjukkan adanya restu dari DPP," sebutnya.




(asm/ata)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads