Tanggal 26 Juni Memperingati Apa? Ada 3 Momen Penting dan Menarik

Tanggal 26 Juni Memperingati Apa? Ada 3 Momen Penting dan Menarik

Osmawanti Panggalo - detikSulsel
Jumat, 26 Jun 2026 07:00 WIB
Kalender Juni 2026
Ilustrasi peringatan 26 Juni 2026 (Foto: Dok. detikSulsel)
Makassar -

Setiap tanggal dalam kalender memiliki momen dan peringatan yang diperingati di berbagai belahan dunia, tak terkecuali Jumat, 26 Juni 2026. Lantas, tanggal 26 Juni memperingati apa?

Pada 26 Juni 2026, tidak ada hari besar nasional yang diperingati di Indonesia. Meski begitu, terdapat tiga peringatan penting yang menarik untuk diketahui, yakni Hari Internasional Melawan Penyalahgunaan Narkoba dan Perdagangan Narkoba Ilegal, Hari Kemerdekaan Somalia, dan Hari Kemerdekaan Madagaskar.

Masing-masing peringatan tersebut memiliki latar belakang sejarah dan makna yang berbeda, mulai dari mengenang perjuangan sebuah bangsa hingga meningkatkan kesadaran dunia terhadap isu penyalahgunaan narkoba. Berikut ulasan lengkap mengenai ketiga peringatan tersebut!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yuk, simak!

Hari Internasional Melawan Penyalahgunaan Narkoba dan Perdagangan Narkoba Ilegal

Melansir laman resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Hari Internasional Melawan Penyalahgunaan Narkoba dan Perdagangan Narkoba Ilegal yang diperingati setiap 26 Juni ditetapkan melalui Resolusi Majelis Umum PBB Nomor 42/112 yang diadopsi pada 7 Desember 1987. Peringatan tersebut bertujuan memperkuat aksi dan kerja sama internasional dalam mewujudkan masyarakat dunia yang bebas dari penyalahgunaan narkoba.

ADVERTISEMENT

Setiap tahunnya, individu, komunitas, hingga berbagai organisasi di seluruh dunia turut berpartisipasi dalam kampanye ini untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya penyalahgunaan dan peredaran narkoba ilegal.

Masalah narkoba merupakan tantangan global yang kompleks dan berdampak pada jutaan orang di berbagai negara. Selain mengancam kesehatan fisik dan mental, banyak pengguna narkoba juga menghadapi stigma dan diskriminasi yang membuat mereka enggan atau kesulitan memperoleh layanan kesehatan dan dukungan yang dibutuhkan.

Oleh karena itu, peringatan Hari Internasional Melawan Penyalahgunaan Narkoba dan Perdagangan Narkoba Ilegal juga menjadi momentum untuk mendorong pendekatan yang lebih manusiawi. Kampanye ini menekankan pentingnya memperlakukan pengguna narkoba dengan hormat dan empati, menyediakan layanan sukarela berbasis bukti, mengedepankan upaya pencegahan, menawarkan alternatif selain hukuman, serta menghapus stigma dan diskriminasi melalui sikap yang saling menghargai.

Pada 2026, peringatan ini mengusung tema "Masalah Narkoba Global: Isu yang Terus Berlanjut, Tantangan Baru, dan Respons Inovatif", yang menyoroti perlunya kolaborasi global dalam menghadapi tantangan penyalahgunaan narkoba yang terus berkembang dengan solusi yang lebih efektif dan inovatif.

Hari Kemerdekaan Somalia

Selain diperingati sebagai Hari Internasional Melawan Penyalahgunaan Narkoba dan Perdagangan Narkoba Ilegal, *26 Juni juga merupakan Hari Kemerdekaan Somalia. Menyadur laman National Today, tanggal ini menjadi momen bersejarah karena pada 26 Juni 1960, wilayah British Somaliland (Somaliland Britania) resmi memperoleh kemerdekaan dari Inggris.

Peristiwa tersebut menjadi langkah awal terbentuknya Republik Somalia. Lima hari setelah merdeka, tepatnya pada 1 Juli 1960, British Somaliland bergabung dengan Trust Territory of Somaliland(wilayah perwalian PBB yang sebelumnya dikelola Italia). Penggabungan kedua wilayah itu kemudian melahirkan Republik Somalia.

Pada akhir abad ke-19, wilayah Somalia terbagi menjadi beberapa daerah yang dikuasai negara-negara Eropa. Inggris menguasai wilayah utara yang dikenal sebagai British Somaliland, sedangkan Italia menguasai wilayah selatan yang disebut Italian Somaliland.

Pada tanggal 3 Agustus 1940, Italia sempat merebut British Somaliland. Namun, setahun kemudian Inggris berhasil mengambil alih kembali wilayah tersebut.

Setelah Perang Dunia Kedua, British Somaliland tetap berada di bawah Inggris, Namun, selama Konferensi Potsdam tahun 1945, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengizinkan Italia untuk mendirikan perwalian atas Somaliland Italia sebagai Wilayah Perwalian Somaliland.

Kini, 26 Juni diperingati setiap tahun sebagai Hari Kemerdekaan Somalia untuk mengenang berakhirnya penjajahan Inggris dan menjadi tonggak awal lahirnya negara Somalia. Sementara itu, 1 Juli diperingati sebagai Hari Republik Somalia, yaitu hari ketika dua wilayah Somalia resmi bersatu menjadi satu negara merdeka.

Hari Kemerdekaan Madagaskar

Selain Hari Kemerdekaan Somalia, tanggal 26 Juni juga diperingati sebagai Hari Kemerdekaan Madagaskar. Peringatan ini menandai kemerdekaan Madagaskar dari pemerintahan kolonial Prancis pada 26 Juni 1960.

Setiap tahun, Hari Kemerdekaan Madagaskar dirayakan secara meriah melalui parade militer, pertunjukan budaya, pesta kembang api, serta berbagai kegiatan yang melibatkan sekolah, organisasi masyarakat, dan klub olahraga. Perayaan ini menjadi simbol kebanggaan nasional sekaligus penghormatan terhadap perjuangan bangsa Madagaskar meraih kemerdekaan.

Sebelum merdeka, Madagaskar memiliki sejarah panjang yang dipengaruhi oleh berbagai kerajaan lokal. Pada Abad Pertengahan, wilayah ini dihuni oleh sejumlah kelompok etnis dan kerajaan, seperti Sakalava, Merina, dan Betsimisaraka. Memasuki abad ke-18, beberapa dinasti berhasil membangun kerajaan-kerajaan besar yang menguasai sebagian wilayah pulau tersebut.

Pada abad ke-19, umat Katolik Roma Prancis dan Protestan Inggris mulai bersaing untuk supremasi, dan Prancis mulai memperluas pengaruhnya atas Sakalava. Secara bertahap pasukan Prancis mulai menduduki wilayah-wilayah, dan pada tahun 1895, Madagaskar diakui sebagai protektorat Prancis.

Selama masa penjajahan, rakyat Madagaskar beberapa kali melakukan perlawanan, termasuk pemberontakan besar pada 1947 yang menelan banyak korban jiwa. Dengan lebih dari 11.000 hingga 100.000 korban jiwa dari pihak Malagasy dan 550 kematian dari pihak Prancis.

Perjuangan menuju kemerdekaan terus berlanjut hingga akhirnya pada 14 Oktober 1958, Madagaskar memperoleh status sebagai Republik Malagasy yang otonom dalam Komunitas Prancis. Dua tahun kemudian, tepatnya pada 26 Juni 1960, Madagaskar resmi memperoleh kemerdekaan penuh dari Prancis dan berdiri sebagai negara berdaulat.

Sejak saat itu, 26 Juni diperingati setiap tahun sebagai Hari Kemerdekaan Madagaskar, sekaligus menjadi momen untuk mengenang perjuangan rakyat dalam mewujudkan kebebasan dan kedaulatan negara.

Itulah daftar peringatan tanggal 26 Juni 2026 lengkap dengan ulasannya. Semoga menambah pengetahuan ya, detikers!



(urw/urw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads