Gerakan Prabowo Indonesia Maju (GPIM) telah mendeklarasikan organisasi secara nasional. Dalam deklarasi tersebut, GPIM memperkenalkan tiga program unggulan yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan pangan, pengelolaan sampah bernilai ekonomi, serta pendampingan kesehatan mental masyarakat.
Ketua Umum GPIM Abi Aries Faturrahman menegaskan deklarasi tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan awal komitmen organisasi untuk menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Deklarasi ini bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan awal komitmen kita untuk hadir di tengah masyarakat dengan program-program yang nyata, bermanfaat, dan menyentuh kebutuhan rakyat," ujar Abi dalam kegiatan deklarasi yang berlangsung di Cibubur, Sabtu (20/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Melembagakan "Otot" Diplomasi Prabowo |
GPIM memperkenalkan tiga program utama, yakni Makan Bowo Gratis (MBG), Kumpulkan Sampah Jadi Cuan (KUSAJI CUAN), dan Konsultan (Komunikasikan, Kesehatan, dan Cinta).
Program KUSAJI CUAN merupakan gagasan dari Ketua Umum GPIM sendiri. Program KUSAJI CUAN mendorong masyarakat mengelola sampah menjadi sumber pendapatan sekaligus mendukung penanganan persoalan sampah nasional.
Abi mengatakan program tersebut merupakan bentuk dukungan GPIM terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam mengatasi permasalahan sampah.
"Ya sekarang kami hadir membantu dengan tulus Pemerintahan Prabowo-Gibran dalam persoalan sampah, kami dari GPIM akan mengerahkan seluruh anggota GPIM di indonesia dalam berjuang mengatasi permasalahan sampah, dengan tekad yang kuat kita akan membina rakyat indonesia bahwa sampah bisa menjadi mata penghasilan yang luar biasa. Dengan program ini kami yakin dapat membantu ekonomi masyarakat indonesia," ujarnya.
Ketua Umum GPIM Abi Aries Faturrahman Foto: Istimewa |
Adapun program makan gratis yang dicanangkan, Wakil Ketua Umum I GPIM, H Amir menegaskan program yang dijalankan organisasinya tersebut tidak menggunakan dana pemerintah. Anggaran yang digunakan berasal dari swadaya dan dukungan internal organisasi.
"MBG kami ini tidak dibiayai pemerintah. Kami di GPIM hadir membiayai sendiri," katanya.
Program MBG sendiri menjadi bentuk kepedulian sosial GPIM melalui penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat yang membutuhkan. Program tersebut telah mulai dijalankan di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, dan ditargetkan diperluas ke berbagai daerah di Indonesia.
Menurut Amir, Konawe dipilih sebagai lokasi awal pelaksanaan program karena memiliki kedekatan emosional dengannya. Namun ke depan, GPIM menargetkan program tersebut dapat hadir di seluruh provinsi di Indonesia.
"Jadi kami sebelum deklarasi sudah membuktikan program-program kami. Insya Allah 38 provinsi GPIM akan hadir membuka Makan Bowo Gratis, bukan hanya di Provinsi Sulawesi Tenggara," ujarnya.
Ketua Umum GPIM Abi Aries Faturrahman Foto: Istimewa |
Sekretaris Jenderal GPIM, Agung Subiyakto, menjelaskan program Konsultan hadir sebagai wadah edukasi dan pendampingan masyarakat dalam bidang kesehatan mental. Program tersebut mencakup edukasi mengenai anxiety, narcissistic personality disorder (NPD), serta penguatan keharmonisan keluarga dan kehidupan sosial.
Agung mengatakan seluruh relawan GPIM akan bergerak langsung di lapangan untuk menjalankan berbagai program tersebut sebagai bentuk kontribusi organisasi kepada masyarakat.
Ia juga menegaskan GPIM siap mendukung berbagai program Presiden Prabowo Subianto melalui kegiatan sosial dan pemberdayaan yang berdampak langsung kepada masyarakat.
"Dengan adanya dinamika di pemerintahan ini, kita di sini hadir untuk membantu. Semoga apa yang kita lakukan dan laksanakan ini menghasilkan tujuan yang baik dan berdampak positif bagi kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto," ujarnya.
Deklarasi nasional GPIM turut dihadiri jajaran pengurus dan relawan dari berbagai daerah. Kegiatan ditutup dengan yel-yel kebangsaan sebagai simbol komitmen organisasi untuk terus menjalankan program sosial, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat demi mendukung pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan rakyat.


