Geger Sopir Ditemukan Tewas Mengapung di Perairan Obi Halsel

Maluku Utara

Geger Sopir Ditemukan Tewas Mengapung di Perairan Obi Halsel

Muhammad Jaya Barends - detikSulsel
Rabu, 17 Jun 2026 20:59 WIB
Ilustrasi mayat tenggelam
Ilsutrasi. Foto: Edi Wahyono
Halmahera Selatan -

Penemuan mayat pria bernama Daniel Waraney Tumilantow menggegerkan warga di Pantai Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara. Mayat yang teridentifikasi sebagai sopir perusahaan nikel bernama Daniel itu ditemukan mengapung di perairan pulau tersebut.

"Ada informasi dari masyarakat bahwa ada mayat yang terapung di perairan. (Dia) karyawan di perusahaan bahwa dia itu hilang," kata Kapolres Halmahera Selatan, AKBP Hendra Gunawan kepada detikcom, Rabu (17/6/2026).

Mayat tersebut ditemukan di Perairan Pulau Obi, Rabu (17/6) pukul 16.20 WIT. Hendra kasus ini bermula saat seorang pria bernama Gabriel Mahalari (26) melaporkan Daniel telah hilang ke pos polisi di Desa Kawasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Gabriel melaporkan ke polisi pada pukul 13.00 WIT bahwa temannya, ini Daniel telah hilang," jelasnya.

Daniel dilaporkan tidak pernah kelihatan di mess sejak Senin (15/6) pukul 18.40 WIT hingga Rabu (17/6). Gabriel kemudian berinisiatif melapor ke polisi.

ADVERTISEMENT

"Jadi Gabriel berinisiatif melaporkan karena selama dua hari tak melihat Daniel, anggak kelihatan lagi lah," jelasnya.

Namun pukul 16.20 WIT, warga setempat melaporkan ada penemuan mayat dalam kondisi mengapung di perairan. Hendra mengatakan mayat tersebut diduga Daniel.

"(Mayat) itu diduga yang si dilaporkan (Daniel) ini, tapi kemungkinan besar Daniel," jelasnya.

Hendra menambahkan mayat yang ditemukan dalam kondisi bengkak itu telah dievakuasi polisi ke klinik di Pulau Obi. Hendra enggan menjelaskan lebih jauh penyebab kematian Daniel.

"Ini kita lagi di klinik, lagi identifikasi. Penyebab kematian belum tahu, apakah tenggelam atau apa enggak tahu saya, belum tahu. Belum, belum saya simpulkan karena masih di visum dulu kan, diperiksa," imbuhnya.




(ata/sar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads