Umat Islam akan menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H pada 16 Juni 2026 berdasarkan kalender Hijriah terbitan Kementerian Agama RI. Momentum pergantian tahun Hijriah ini biasanya diisi dengan berbagai amalan ibadah oleh umat Islam.
Salah satu amalan yang sering dilakukan adalah puasa pada awal tahun Hijriah atau 1 Muharram. Namun, tidak sedikit yang mempertanyakan mengenai kedudukan dan hukum pelaksanaannya dalam syariat Islam.
Untuk itu, berikut detikSulsel menyajikan penjelasan hukum puasa 1 Muharram selengkapnya berikut ini. Disimak, yuk!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hukum Puasa 1 Muharram
Mengutip penjelasan Buya Yahya dalam kanal YouTube pribadinya, tidak terdapat dalil yang secara khusus menganjurkan puasa pada 1 Muharram. Meski demikian, puasa 1 Muharram tetap diperbolehkan dan tidak termasuk amalan yang dilarang dalam Islam.
Pada dasarnya, umat Islam diperbolehkan menjalankan puasa sunnah kapan saja kecuali pada hari-hari yang dilarang untuk berpuasa, seperti Hari Raya Idul Fitri, Hari Raya Idul Adha, dan tiga hari Tasyrik. Di luar waktu tersebut, puasa sunnah tetap diperbolehkan untuk dilakukan.
Di sisi lain, Buya Yahya juga menjelaskan adanya anjuran berpuasa di bulan Muharram secara umum, bukan secara khusus pada tanggal 1 Muharram saja. Hal ini karena Muharram merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam.
Karena itu, puasa 1 Muharram dapat dilaksanakan sebagai puasa sunnah mutlak atau puasa sunnah lain yang bertepatan dengan tanggal tersebut. Namun, tidak ada ketentuan khusus yang menetapkan puasa awal tahun Hijriah sebagai sunnah yang berdiri sendiri.
Niat Puasa 1 Muharram
Melansir buku Meraih Surga dengan Puasa karya H Herdiansyah Achmad Lc, berikut bacaan niat puasa 1 Muharram:
ΩΩΩΩΩΩΨͺΩ Ψ΅ΩΩΩΩ Ω Ψ§ΩΨ΄ΩΩΩΩΨ±Ω Ψ§ΩΩΩ ΩΨΩΨ±ΩΩΩ Ω Ψ³ΩΩΩΩΨ©Ω ΩΩΩΩΩΩΩ ΨͺΩΨΉΩΨ§ΩΩΩ
Arab Latin: Nawaitu shauma-sy-syahri-l-muharrami sunnata-lillaahi ta'aala.
Artinya: "Saya berniat puasa bulan Muharram sunnah karena Allah Ta'ala."
Waktu Membaca Niat Puasa 1 Muharram
Umat Islam dianjurkan untuk melafadzkan niat puasa 1 Muharram pada malam harinya. Sebagaimana disebutkan sebelumnya, tanggal 1 Muharram 11448 H bertepatan dengan Selasa, 16 Juni 2026.
Artinya, niat puasa sunnah 1 Muharram dapat dibaca pada Senin, 15 Juni 2026 malam. Namun, tidak jarang seseorang lupa membacanya pada waktu tersebut.
Melansir laman Rumaysho, niat puasa sunnah masih boleh dilakukan pada pagi hari selama belum melakukan hal yang membatalkan puasa. Batas akhirnya adalah sebelum waktu zawal, yaitu ketika Matahari tergelincir ke barat atau memasuki waktu Dzuhur.
Dengan demikian, bagi yang lupa berniat pada malam hari, niat puasa 1 Muharram masih dapat dibaca pada pagi hingga sebelum Dzuhur tanggal 16 Juni 2026.
