Dua lurah di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), digerebek warga karena diduga menggelar pesta minuman keras (miras) dengan dua wanita di kantor kelurahan. Kedua pejabat tersebut langsung diamankan polisi.
"Iya dua lurah (Lurah Poasia dan Talia) sudah diamankan," kata Kasatreskrim Polresta Kendari AKP Welliwanto Malau kepada wartawan, Sabtu (13/6/2026).
Penggerebekan tersebut berlangsung di Kantor Kelurahan Poasia, Kecamatan Poasia, Kendari, Jumat (12/6) malam. Kedua pejabat tersebut yakni Lurah Poasia inisial ZM (53) dan Lurah Talia inisial RAK (41).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Welliwanto mengatakan pihaknya juga turut mengamankan dua wanita dalam insiden itu. Keduanya berinisial CIS (21) dan AN (18).
Terpisah, warga berinisial YN mengungkapkan salah satu lurah meminta rekannya untuk mencarikan wanita untuk menemani pesta miras. Kedua wanita tersebut lalu datang ke kantor Lurah Poasia. Namun terjadi pertengkaran akibat pembayaran diduga tidak sesuai kesepakatan.
"Kayanya miss komunikasi. Itu dua perempuan minta Rp 700 ribu per orang. Tapi penghubungnya ini salah, dia kira Rp 700 ribu itu dibagi dua," ujarnya.
Akibat adanya kesalahpahaman, lanjut dia, pertengkaran pun terjadi. Nahasnya, pertengkaran itu kemudian didengar oleh warga sekitar.
"Warga emosi karena dengar pesta miras, jadi warga berdatangan. Polisi juga datang langsung amankan mereka," pungkasnya.
Dari video dilihat detikcom, puluhan warga tengah berkerumun di sekitar Kantor Lurah Poasia. Warga sempat emosi karena melihat tingkah dua pejabat mereka yang sedang pesta miras. Sementara tampak wanita sedang diinterogasi warga.
Selang beberapa saat, polisi pun tiba di lokasi kejadian. Kedua wanita dan dua lurah tersebut lalu digiring ke mobil polisi dan dibawa ke Mapolresta Kendari.
