Pemkab Luwu Utara Cetak 2.960 Hektare Sawah Baru hingga Juni 2026

Pemkab Luwu Utara Cetak 2.960 Hektare Sawah Baru hingga Juni 2026

Ahmad Al Qadri - detikSulsel
Sabtu, 13 Jun 2026 13:37 WIB
Pemerintah Kabupaten Luwu Utara telah mencetak 2.960 hektare sawah baru dan menargetkan 20.000 hektare untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Foto: Pemerintah Kabupaten Luwu Utara telah mencetak 2.960 hektare sawah baru. (dok. istimewa)
Luwu Utara -

Pemerintah Kabupaten Luwu Utara (Pemkab Lutra), Sulawesi Selatan (Sulsel) telah mencetak 2.960 hektare lahan sawah baru hingga Juni 2026. Pemkab Lutra berencana mencetak 20 ribu hektare sawah rakyat.

"Di tahap 3 ini, Luwu Utara sudah mencetak sawah rakyat dengan luasan 2.960 hektare, dan alhamdulillah ini yang terbesar di Sulawesi Selatan," kata Bupati Lutra, Andi Abdullah Rahim kepada detikSulsel, Sabtu (13/6/2026).

Andi Rahim mengatakan cetak sawah tahap satu dan dua telah berjalan sejak tahun 2025. Pekerjaan yang berjalan saat ini yakni tahap 3 dengan luasan 830 hektare.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tahap pertama itu yang dicetak sebanyak 1.428 hektare, tahap dua 702 hektare dan telah berhasil. Saat ini on progres, sudah berjalan ada 830 hektare, jadi totalnya itu tadi (2.960 Ha)," jelasnya.

ADVERTISEMENT
Pemerintah Kabupaten Luwu Utara telah mencetak 2.960 hektare sawah baru.Pemerintah Kabupaten Luwu Utara telah mencetak 2.960 hektare sawah baru. (dok. istimewa)

Sementara Kepala Dinas Pertanian Lutra, Pasalongan mengatakan target cetak sawah baru yang akan dikerjakan di tahap empat seluas 6.040 hektare. Target tersebut rencananya akan dikerjakan di setiap kecamatan yang berada di Lutra.

"Untuk tahap 4 juga sudah ada jadwalnya, cuma belum jalan, tapi yang mau kerjakan itu pekerjaan sudah ada, luasannya itu 6.040 hektare," ucapnya.

Dia menambahkan, program cetak sawah tersebut akan terus berlanjut agar mampu menjadi penopang kesejahteraan masyarakat. Dari hasil perencanaan, Pemkab Lutra mampu mencetak 20.000 hektare sawah rakyat.

"Kalau Lutra siap untuk mencetak 20.000 hektar sawah rakyat dan ini tentunya menjadi penggerak swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tutupnya.




(hsr/asm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads