Kapan Puasa 1 Muharram 2026? Ini Jadwal, Bacaan Niat, dan Keutamaannya

Kapan Puasa 1 Muharram 2026? Ini Jadwal, Bacaan Niat, dan Keutamaannya

Andi Sitti Nurfaisah - detikSulsel
Kamis, 04 Jun 2026 09:00 WIB
Kapan puasa 1 Muharram 2026? Ini jadwal, bacaan niat, dan keutamaannya.
Foto: Ilustrasi puasa. (Dok. detikSulsel)
Makassar -

Bulan Muharram menjadi salah satu bulan yang istimewa dalam kalender Islam. Pada bulan ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah, termasuk menjalankan puasa sunnah.

Salah satu puasa yang dapat dikerjakan adalah puasa 1 Muharram yang bertepatan dengan hari pertama Tahun Baru Islam. Karena berkaitan dengan penanggalan Hijriah, tanggal pelaksanaannya dapat berbeda setiap tahun dalam kalender Masehi.

Lantas, kapan puasa 1 Muharram 2026 dilaksanakan? Simak informasi selengkapnya dalam ulasan di bawah ini!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapan Puasa 1 Muharram 2026?

Berdasarkan kalender Hijriah yang dirilis Kementerian Agama RI, 1 Muharram 1448 H bertepatan dengan Selasa, 16 Juni 2026. Oleh karena itu, puasa 1 Muharram 2026 dilaksanakan pada tanggal 16 Juni 2026.

Penetapan ini sejalan dengan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) Muhammadiyah dan Almanak Nahdlatul Ulama (NU). Ketiganya sama-sama menunjukkan bahwa 1 Muharram 1448 H bertepatan dengan Selasa, 16 Juni 2026.

ADVERTISEMENT

Bacaan Niat Puasa 1 Muharram

Bagi detikers yang ingin melaksanakan puasa 1 Muharram, berikut bacaan niatnya yang disadur dari Buku Meraih Surga dengan Puasa yang disusun oleh H Herdiansyah Achmad Lc:

Ω†ΩŽΩˆΩŽΩŠΩ’Ψͺُ Ψ΅ΩŽΩˆΩ’Ω…ΩŽ Ψ§Ω„Ψ΄Ω‘ΩŽΩ‡Ω’Ψ±Ω Ψ§Ω„Ω’Ω…ΩΨ­ΩŽΨ±Ω‘ΩŽΩ…Ω Ψ³ΩΩ†Ω‘ΩŽΨ©ΩŽ Ω„ΩΩ„Ω‘ΩŽΩ‡Ω ΨͺΩŽΨΉΩŽΨ§Ω„ΩŽΩ‰

Arab Latin: Nawaitu shauma-sy-syahri-l-muharrami sunnata-lillaahi ta'aala.

Artinya: "Saya berniat puasa bulan Muharram sunnah karena Allah Ta'ala."

Hukum Melaksanakan Puasa 1 Muharram

Dijelaskan dalam buku Menggapai Berkah di Bulan-bulan Hijriyah karya Siti Zumratus Sa'adah bahwa puasa 1 Muharram sangat dianjurkan bagi setiap muslim. Berpuasa pada hari pertama bulan Muharram tersebut dipandang sebagai bentuk mengawali tahun dengan kebaikan yang bernilai ibadah di sisi Allah SWT.

Al-Hafizh Ibnu Hajar RA menyebutkan bahwa Hafshah RA meriwayatkan suatu hadits dari Rasulullah SAW, ia bersabda:

"Barang siapa berpuasa di hari terakhir dari bulan Dzulhijjah dan juga hari pertama dari bulan Muharram, maka Allah akan menjadikannya sebagai penghapus atas dosa selama lima puluh tahun, dan puasa sehari di bulan Muharam sebagai penghapus atas dosa selama tiga puluh hari."

Di sisi lain, Buya Yahya melalui kanal YouTube pribadinya menjelaskan bahwa tidak terdapat dalil secara khusus yang menganjurkan puasa awal tahun Hijriah. Meski demikian, berpuasa pada 1 Muharram tetap diperbolehkan dan bukan termasuk amalan yang dilarang.

Setiap muslim dapat melaksanakan puasa sunnah pada hari-hari yang diperbolehkan, kecuali pada hari yang memang dilarang untuk berpuasa. Adapun hari yang dilarang berpuasa tersebut adalah Hari Raya Idul Fitri, Hari Raya Idul Adha, dan tiga hari Tasyrik.

Selain itu, bulan Muharram termasuk salah satu bulan haram atau bulan yang dimuliakan dalam Islam. Karena itu, memperbanyak puasa sunnah di bulan Muharram secara umum merupakan amalan yang dianjurkan.

Buya Yahya menegaskan bahwa puasa 1 Muharram dapat dilakukan sebagai puasa sunnah mutlak atau puasa sunnah lainnya yang bertepatan dengan tanggal tersebut. Namun, ia menekankan bahwa tidak ada ketentuan khusus yang menetapkan puasa awal tahun sebagai sunnah tersendiri.

Keutamaan Puasa 1 Muharram

Kembali pada buku Menggapai Berkah di Bulan-bulan Hijriyah, salah satu keutamaan besar puasa 1 Muharram adalah dihapuskan dosa-dosanya oleh Allah SWT. Hal ini sebagaimana dijelaskan oleh Al-Hafizh Ibnu Hajar RA, yang menyebutkan bahwa Hafshah RA meriwayatkan suatu hadits dari Rasulullah SAW, ia bersabda:

"Barang siapa berpuasa di hari terakhir dari bulan Dzulhijjah dan juga hari pertama dari bulan Muharram, maka Allah akan menjadikannya sebagai penghapus atas dosa selama lima puluh tahun, dan puasa sehari di bulan Muharam sebagai penghapus atas dosa selama tiga puluh hari."

Selain itu, puasa di bulan Muharram juga termasuk puasa yang paling utama setelah Ramadhan, sebagaimana diterangkan dalam hadits riwayat Muslim berikut:

Ψ£ΩŽΩΩ’ΨΆΩŽΩ„Ω Ψ§Ω„Ψ΅Ω‘ΩΩŠΩŽΨ§Ω…Ω Ψ¨ΩŽΨΉΩ’Ψ―ΩŽ Ψ΄ΩŽΩ‡Ω’Ψ±Ω Ψ±ΩŽΩ…ΩŽΨΆΩŽΨ§Ω†ΩŽ Ψ΄ΩŽΩ‡Ω’Ψ±Ω Ψ§Ω„Ω„Ω‘ΩŽΩ‡Ω Ψ§Ω„Ω’Ω…ΩΨ­ΩŽΨ±Ω‘ΩŽΩ…ΩΨŒ ΩˆΩŽΨ£ΩŽΩΩ’ΨΆΩŽΩ„Ω Ψ§Ω„Ψ΅Ω‘ΩŽΩ„ΩŽΨ§Ψ©Ω Ψ¨ΩŽΨΉΩ’Ψ―ΩŽ Ψ§Ω„Ω’ΩΩŽΨ±ΩΩŠΨΆΩŽΨ©Ω Ψ΅ΩŽΩ„ΩŽΨ§Ψ©Ω Ψ§Ω„Ω„Ω‘ΩŽΩŠΩ’Ω„Ω.

Artinya: "Puasa yang paling utama setelah bulan Ramadhan adalah bulan Allah Muharam, dan shalat yang paling utama setelah shalat fardhu adalah shalat malam." (HR Muslim)

Demikianlah informasi mengenai jadwal puasa 1 Muharram 2026 beserta bacaan niat, hukum, dan keutamaannya. Semoga bermanfaat!




(alk/alk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads