Kebakaran menghanguskan sebuah rumah hingga mengakibatkan pria lanjut usia (lansia), Rakimang (90) tewas di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Mirisnya, kebakaran itu diduga dipicu anak korban sendiri inisial SU (40) yang sedang bermain korek api.
"Satu korban tewas terbakar," kata Kepala Desa Tapango Barat, Abdul Hamad kepada wartawan, Selasa (2/6/2026).
Kebakaran terjadi di Dusun 3 Taheo, Desa Tapango Barat, Kecamatan Tapango, Selasa (2/6) sekira pukul 12.00 Wita. Api cepat berkobar membakar seluruh bagian rumah berbahan semi permanen hingga rata dengan tanah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Api berhasil dipadamkan warga setempat dengan bantuan 4 mobil Damkar Polman dan 1 mobil pemadam Kodim 1402/Polman. Hamad menjelaskan, korban saat kejadian sedang beristirahat karena sakit sehingga tidak dapat menyelamatkan diri.
"Kebetulan korban lagi sakit, sedang istirahat, tidak bisa bangun sehingga tidak bisa menyelamatkan diri," ungkap Hamad.
Dia menjelaskan, kebakaran bermula ketika anak korban berinisial SU sedang bermain korek api lalu membakar tripleks di belakang rumahnya. Menurut Hamad, SU merupakan orang dalam gangguan jiwa (ODGJ).
"Kebetulan ada anaknya (korban) yang main korek sehingga membakar tripleks di belakang rumah. Termasuk anaknya ada gangguan kejiwaan, kambuh-kambuhan," ujarnya.
Pascakejadian, SU langsung diamankan warga. SU pun dievakuasi ke rumah sakit untuk penanganan medis lebih lanjut.
Sementara istri korban bernama Nasiyah menyebut SU sempat mengamuk sesaat sebelum kejadian. Karena merasa takut, dia lalu meninggalkan rumah dengan maksud meminta pertolongan warga
"Aku lalu pergi ke rumah tetangga, saya minta tolong karena anakku ngamuk-ngamuk, setelah sampai kembali ke rumah sudah terbakar," tandasnya.
(sar/ata)
