Bom Sisa PD II Tewaskan 5 Warga Biak Numfor Meledak di Bawah Rumah Panggung

Papua

Bom Sisa PD II Tewaskan 5 Warga Biak Numfor Meledak di Bawah Rumah Panggung

Paulus Pulo - detikSulsel
Minggu, 31 Mei 2026 18:44 WIB
Bom diduga sisa peninggalan Perang Dunia II meledak di Biak Numfor.
Foto: Bom diduga sisa peninggalan Perang Dunia II meledak di Biak Numfor. (dok. Istimewa)
Biak Numfor -

Bom sisa peninggalan Perang Dunia (PD) II yang menewaskan 5 warga di Kabupaten Biak Numfor, Papua, diduga meledak dari bawah rumah panggung warga. Hingga kini, tiga korban lain dilaporkan masih dalam pencarian.

"Berdasarkan informasi awal yang diperoleh di lapangan, ledakan terjadi di sekitar area bawah salah satu rumah panggung di kompleks tersebut," kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Cahyo Sukarnito dalam keterangannya, Minggu (31/5/2026).

Cahyo belum merinci kronologi bom ditemukan hingga meledak. Namun ledakan bom tersebut memicu kepanikan karena ledakannya yang sangat keras.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Menurut keterangan saksi di lokasi, ledakan terjadi secara tiba-tiba dan menimbulkan suara yang sangat keras sehingga mengundang perhatian warga sekitar yang kemudian berupaya memberikan pertolongan kepada para korban," jelasnya.

Sebanyak lima korban yang tewas akibat ledakan bom telah dievakuasi. Tiga jenazah di antaranya dievakuasi ke RSUD Biak, sedangkan satu lainnya dibawa ke RSAL Biak.

ADVERTISEMENT

"Sementara itu, tiga korban lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan yang terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian," ucap Cahyo.

Dari asesmen sementara, 6 rumah dilaporkan mengalami kerusakan berat. Petugas masih melakukan asesmen lebih lanjut terhadap dampak akibat ledakan bom tersebut.

"Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Saat ini fokus utama kami adalah penanganan korban, proses evakuasi, serta pengamanan lokasi kejadian," tuturnya.

"Personel di lapangan juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan seluruh korban dapat segera ditemukan dan mendapatkan penanganan yang diperlukan," tambah Cahyo.

Aparat gabungan juga masih melakukan sterilisasi dan pengamanan area. Personel mengantisipasi kemungkinan adanya benda berbahaya lainnya yang masih berada di sekitar lokasi.

"Kami akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut setelah proses pencarian korban dan penyelidikan selesai dilakukan," imbuh Cahyo.

Diketahui, ledakan bom terjadi di Kompleks Perikanan Jalan Walter Mongonsidi Kampung Yenures, Distrik Biak Kota, Minggu (31/5) sekitar pukul 14.45 WIT. Polisi meminta warga tidak mendekati lokasi sementara waktu karena area ledakan belum steril.



(sar/ata)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads