Amanat Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Lengkap Link Download Pedoman Resmi

Amanat Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Lengkap Link Download Pedoman Resmi

Urwatul Wutsqaa - detikSulsel
Minggu, 31 Mei 2026 22:15 WIB
Upacara Hari Lahir Pancasila
Ilustrasu upacara Hari Lahir Pancasila (Foto: Grandyos Zafna)
Makassar -

Menjelang Hari Lahir Pancasila 2026, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) merilis pedoman resmi pelaksanaan upacara pada Senin, 1 Juni 2026. Pedoman tersebut turut memuat naskah pidato kepala BPIP yang dapat dibacakan sebagai amanat upacara Hari Lahir Pancasila 2026.

Naskah pidato tersebut akan dibacakan oleh inspektur upacara di berbagai instansi pemerintah, pemerintah daerah, hingga satuan pendidikan formal di seluruh Indonesia.

Selain teks amanat resmi, pedoman peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 juga memuat informasi lainnya seperti susunan acara hingga formasi paskibraka pada penyelenggaraan upacara Hari Lahir Pancasila 2026. Untuk memudahkan detikers, artikel ini juga menyajikan link download pedoman resmi dari BPIP.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Simak selengkapnya berikut ini!

Amanat Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 Resmi BPIP

PIDATO
KEPALA BADAN PEMBINAAN IDEOLOGI PANCASILA REPUBLIK INDONESIA
PADA UPACARA PERINGATAN HARI LAHIR PANCASILA TAHUN 2026

ADVERTISEMENT

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Salam sejahtera bagi kita semua,
Om Swastiastu,
Namo Buddhaya,
Salam Kebajikan,
Rahayu, Rahayu, Rahayu,
Salam Pancasila!

Bapak, Ibu, dan Saudara-saudara sebangsa dan setanah air,

Hari ini, 1 Juni 2026, kita kembali berdiri di atas tanah pusaka untuk memperingati Hari Lahir Pancasila. Lebih dari sekadar seremoni tahunan, hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia. Tema yang diusung dalam Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 adalah "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia", sebuah pernyataan tegas bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia, namun demikian juga menjadi jawaban terciptanya perdamaian dunia yang abadi. Pancasila adalah "bintang penuntun" yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17.000 (tujuh belas ribu) pulau dan ratusan etnik dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan. Pancasila adalah "jangkar moral" kita dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik.

Saudara-saudara sebangsa dan setanah air,

Indonesia bukan hanya penonton dalam kancah dunia. Sesuai amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, kita memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Pancasila adalah fondasi dari kebijakan luar negeri kita yang bebas aktif. Nilai musyawarah dan mufakat yang kita anut adalah instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia saat ini untuk menjembatani perbedaan dan menghentikan konflik. Sebagai bangsa yang besar, kita terus menunjukkan kepemimpinan nyata. Kontribusi pasukan perdamaian Indonesia di bawah bendera Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), peran kita dalam mediasi konflik regional, serta konsistensi kita dalam menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa terjajah adalah pengejawantahan dari sila kedua: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Kita ingin dunia melihat bahwa perdamaian bukan sekadar ketiadaan perang, melainkan hadirnya keadilan bagi seluruh umat manusia.

Bapak, Ibu, dan Saudara-saudara sebangsa dan setanah air,

Indonesia Raya bukanlah mimpi kosong. Namun, kemajuan ekonomi dan teknologi tanpa arah moral bisa menyesatkan. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda sebagai penjaga masa depan, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup (living ideology). Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah. Kepada para Menteri dan Kepala Daerah, saya titipkan Pancasila di tangan kalian. Pastikan setiap kebijakan publik yang lahir berlandaskan keadilan sosial memenuhi rasa keadilan publik, menjamin hak-hak masyarakat terkecil, dan tidak membiarkan ada rakyat yang merasa ditinggalkan. Kita harus terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat merusak harmonisasi kebangsaan kita.

Saudara-saudara sebangsa dan setanah air,

Mari kita teguhkan kembali komitmen kebangsaan kita. Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas dengan semangat persatuan dan kuat karena nilai-nilai kemanusiaannya. Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di Republik yang kita cintai.

Selamat Hari Lahir Pancasila!
Jayalah Indonesiaku!
Merdeka!
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Om Shanti Shanti Shanti Om,
Namo Buddhaya,
Rahayu, Rahayu, Rahayu,
Salam Pancasila!


Yudian Wahyudi

Panduan Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

Berikut masing-masing panduan upacara Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di tingkat pusat, pemerintah daerah, hingga ke tingkat sekolah-sekolah.

Panduan Upacara di Tingkat Pusat

  • Hari, tanggal: Senin 1 Juni 2026
  • Waktu: 10.00 WIB
  • Tempat: Jakarta
  • Inspektur Upacara: Presiden Republik Indonesia
  • Formasi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka): Formasi Pancasila, sebagai berikut:
    - Formasi terdiri atas 5 (lima) kelompok yang mencerminkan sila-sila pada Pancasila, yaitu kelompok 1 (satu), kelompok 2 (dua), kelompok 3 (tiga), kelompok 4 (empat), dan kelompok 5(lima);
    - Formasi Pancasila dipimpin oleh 1 (satu) komandan;
    - Seluruh anggota kelompok merupakan Paskibraka; dan
    - Pengibaran Sang Merah Putih dilaksanakan oleh kelompok 3
    (tiga).
  • Pakaian tamu undangan:
    - Pria: pakaian sipil lengkap;
    - Wanita: pakaian nasional; dan
    - TNI/POLRI: Pakaian Dinas Upacara III (PDU III).
  • Penurunan Sang Merah Putih dilaksanakan pada Senin, 1 Juni 2026 pukul 17.00 WIB di Jakarta tanpa dihadiri peserta upacara dan tamu undangan.
  • Upacara Harlah ditingkat pusat disiarkan secara langsung melalui kanal BPIP, laman Facebook BPIP, Instagram BPIP, dan televisi nasional.

Susunan upacaranya yakni:

I. Persiapan

09.30: Terompet pertama
09.35: Terompet kedua
09.36: Pasukan upacara memasuki tempat upacara
09.43: Komandan upacara memasuki tempat upacara

II. Pendahuluan

09.48: Wakil Presiden Republik Indonesia tiba di lapangan Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri
09.49: Presiden Republik Indonesia tiba di lapangan Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri
09.50: Laporan Perwira Upacara
09.51: Presiden Republik Indonesia selaku inspektur upacara tiba di tempat upacara

III. Pokok

09.52: Penghormatan kebesaran
09.53: Laporan Komandan Upacara
09.54: Pengibaran Sang Merah Putih
10.00: Penghormatan kepada Sang Merah Putih
10.08: Mengheningkan cipta
10.10: Tanda kebesaran buka
10.11: Pembacaan teks Pancasila
10.12: Tanda kebesaran tutup
10.13: Pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD NRI Tahun 1945)
10.16: Amanat Inspektur Upacara
10.26: Pembacaan doa
10.30: Andhika Bhayangkari
10.31: Laporan Komandan Upacara
10.32: Penghormatan pasukan

IV. PENUTUP

10.33: Inspektur Upacara meninggalkan tempat upacara
10.34: Laporan Perwira Upacara
10.35: Upacara selesai

Panduan Upacara di Tingkat Daerah dan Kantor Perwakilan Republik Indonesia

  • Hari, tanggal: Senin, 1 Juni 2026
  • Waktu: 08.00 waktu setempat
  • Tempat: Lingkungan instansi masing-masing
  • Amanat inspektur upacara: Membacakan pidato Kepala BPIP
  • Formasi Paskibraka: Seperti formasi di pusat apabila jumlah Paskibra di daerah kurang dari 46, maka formasi Pancasila dibuat menjadi 1 kelompok
  • Pakaian: Ditetapkan masing-masing pimpinan
  • Penurunan Sang Merah Putih dilaksanakan pada Senin, 1 Juni 2026 pukul 17.00 WIB di Jakarta tanpa dihadiri peserta upacara dan tamu undangan.
  • Setelah upacara di tempat masing-masing selesai dilanjutkan dengan mengikuti jalannya Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di tingkat pusat melalui siaran langsung di kanal Youtube BPIP, laman Facebook BPIP, Instagram BPIP, atau siaran televisi nasional.

Susunan upacaranya sebagai berikut:

  1. Terompet pertama
  2. Terompet kedua
  3. Pasukan upacara memasuki tempat upacara
  4. Komandan Upacara memasuki tempat upacara
  5. Inspektur Upacara tiba di tempat upacara
  6. Laporan Perwira Upacara
  7. Inspektur Upacara memasuki tempat upacara
  8. Penghormatan Pasukan
  9. Laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara
  10. Pengibaran Sang Merah Putih
  11. Mengheningkan cipta
  12. Tanda kebesaran buka
  13. Pembacaan teks Pancasila
  14. Tanda kebesaran tutup
  15. Pembacaan Pembukaan UUD NRI Tahun 1945
  16. Amanat Inspektur Upacara
  17. Pembacaan doa
  18. Andhika Bhayangkari
  19. Laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara
  20. Penghormatan Pasukan
  21. Inspektur Upacara meninggalkan tempat upacara
  22. Laporan Perwira Upacara kepada Inspektur Upacara
  23. Komandan Upacara membubarkan pasukan
  24. Upacara selesai

Panduan Upacara di Tingkat Instansi Pemerintah dan Satuan Pendidikan Formal (Sekolah)

  • Hari, tanggal: Senin, 1 Juni 2026
  • Waktu: 08.00 waktu setempat
  • Tempat: Lingkungan instansi masing-masing
  • Amanat inspektur upacara: Membacakan pidato Kepala BPIP
  • Pakaian: Ditetapkan masing-masing pimpinan
    Setelah upacara di tempat masing-masing selesai dilanjutkan dengan mengikuti jalannya Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di tingkat pusat melalui siaran langsung di kanal Youtube BPIP, laman Facebook BPIP, Instagram BPIP, atau siaran televisi nasional.

Susunan upacara sebagai berikut:

  1. Persiapan upacara
  2. Pasukan upacara memasuki tempat upacara
  3. Komandan Upacara memasuki tempat upacara
  4. Laporan
  5. Inspektur Upacara memasuki tempat upacara
  6. Penghormatan Pasukan
  7. Laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara
  8. Pengibaran Sang Merah Putih
  9. Mengheningkan cipta
  10. Pembacaan teks Pancasila
  11. Pembacaan Pembukaan UUD NRI Tahun 1945
  12. Amanat Inspektur Upacara
  13. Pembacaan doa
  14. Laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara
  15. Penghormatan Pasukan
  16. Inspektur Upacara meninggalkan tempat upacara
  17. Laporan Perwira Upacara kepada Inspektur Upacara
  18. Upacara selesai

Selain susunan acara, pedoman peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 juga memuat visual formasi paskibraka serta pidato resmi Kepala BPIP. Bagi detikers yang ingin mendownload pedoman lengkapnya, bisa mengaksesnya melalui link berikut ini:

Download Pedoman Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026

Demikianlah ulasan lengkap mengenai pidato upacara Hari Lahir Pancasila 2026, lengkap dengan pedoman resmi BPIP. Semoga bermanfaat!




(urw/urw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads