Tragis 2 Bocah di Wajo Tewas Terseret Arus Sungai Walanae Saat Berenang

Tragis 2 Bocah di Wajo Tewas Terseret Arus Sungai Walanae Saat Berenang

Tim detiksulsel - detikSulsel
Sabtu, 30 Mei 2026 07:30 WIB
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi 1 korban terseret arus di Sungai Walanae, Wajo.
Foto: Tim SAR gabungan saat mengevakuasi 1 korban terseret arus di Sungai Walanae, Wajo. (dok. Basarnas Bone)
Wajo -

Peristiwa tragis menimpa bocah bernama Fatir (10) dan Akbar (11) di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel). Keduanya tewas usai akibat terseret arus yang sangat deras saat sedang berenang di aliran Sungai Walanae.

Insiden memilukan ini bermula ketika enam orang anak datang dan mandi bersama di aliran Sungai Walennae di Kelurahan Paduppa, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo pada Kamis (28/5). Pada saat aktivitas mandi berlangsung, Fatir dan Akbar memberanikan diri berenang menuju ke area tengah sungai.

"Kondisi arus sungai yang sangat deras pada saat itu langsung menyeret kedua korban hingga kehilangan kendali. Kedua korban terakhir kali terlihat oleh rekan-rekannya terseret arus sekitar 150 meter dari titik awal tempat mereka mandi sebelum akhirnya tenggelam dan hilang dari permukaan," kata Dantim Basarnas Bone Juni Arwan kepada detikSulsel, Jumat (29/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mendapat laporan tersebut, tim SAR gabungan langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan operasi pencarian. Tim SAR gabungan langsung membagi tiga Search and Rescue Unit (SRU).

"Tim SAR gabungan dibagi tiga unit menggunakan tiga perahu karet menyisir sepanjang alur sungai Walanae. Arus sungai yang deras dan berwarna coklat menjadi salah satu kendala yang dihadapi tim dalam upaya pencarian dan evakuasi korban," jelas Juni.

ADVERTISEMENT

Upaya penyisiran yang intensif akhirnya membuahkan hasil pada Jumat (29/5) sekitar pukul 09.25 Wita. Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban pertama, yaitu Akbar, namun dalam kondisi sudah meninggal dunia.

"Satu korban berhasil ditemukan sejauh 12 kilometer dari lokasi tenggelamnya bernama Akbar," ujar Juni Arwan.

Fatir Juga Ditemukan Meninggal Dunia

Setelah melakukan pencarian lanjutan hingga Jumat (29/5) siang, tim SAR gabungan bersama warga akhirnya berhasil menemukan Fatir selaku korban kedua. Bocah tersebut juga ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia.

"Korban ditemukan oleh warga dalam kondisi MD (meninggal dunia) atas nama Fatir," ujar Juni Arwan.

Tim SAR gabungan langsung dikerahkan ke lokasi untuk mengevakuasi korban pada Jumat siang. Jasad Fatir ditemukan pada jarak sekitar 3 kilometer dari titik awal dilaporkan tenggelam.

"Dievakuasi oleh tim SAR gabungan ke rumah duka. Korban ditemukan pada koordinat 4°09'23.7" S, 120°02'12.0," beber Juni.



(hmw/hmw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads