Salah satu sunnah dalam menyambut hari raya adalah mengumandangkan takbir, baik Idul Adha maupun Idul Fitri. Dalam tradisi masyarakat muslim Indonesia, aktivitas ini kerap dilakukan secara bersama-sama di masjid-masjid, musala, hingga pawai keliling.
Dalam pelaksanaannya, terdapat perbedaan waktu pelaksanaan antara takbiran Idul Fitri dan Idul Adha. Pada Hari Raya Idul Adha durasi pelaksanaannya lebih panjang karena terdapat hari-hari tasyrik.
Lantas, kapan jadwal takbiran Idul Adha 2026? Simak berikut ini penjelasan waktu mulai dan batas akhirnya!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Waktu Takbiran Idul Adha
Bacaan takbiran Idul Adha dibagi menjadi dua jenis, yaitu takbiran mutlak/mursal dan takbiran muqayyad. Kedua jenis takbiran tersebut memiliki ketentuan waktu pelaksanaan yang berbeda.
Berikut ini ketentuan mengenai waktu takbiran multak dan muqayyad Idul Adha:
1. Takbiran Mutlak
Takbiran mutlak adalah takbiran yang tidak terikat waktu tertentu. Takbir dapat dikumandangkan kapan saja dan di mana saja selama masih berada dalam rentang waktu yang dianjurkan.
Mengutip laman Romasyo, takbir mutlak pada saat Idul Adha dapat dimulai sejak tenggelamnya matahari pada malam Id, kemudian berakhir saat imam memulai shalat Id.
Sementara itu, mengutip dari laman Muslim.or.id, takbir mutlak ini dianjurkan sejak tanggal 1 Dzulhijjah sampai waktu asar pada tanggal 13 Dzulhijjah.
2. Takbiran Muqayyad
Berbeda dengan takbiran mutlak, takbiran muqayyad ini terikat dengan Waktu. Takbiran Muqayyad dilakukan setiap selesai melaksanakan sholat fardhu maupun sunnah, baik shalat sunnah rawatib, shalat sunnah mutlak, atau shalat sunnah yang punya sebab seperti shalat tahiyatul masjid.
Takbir muqayyad ini dapat mulai dikumandangkan sejak Subuh pada hari Arafah (tanggal 9 Dzulhijjah) hingga Ashar hari tasyrik terakhir.
Jadwal Takbiran Idul Adha 2026
Berikut ini jadwal lengkap takbiran Idul Adha 2026:
Takbiran Mutlak
- Waktu Mulai: 10 Dzulhijjah/26 Mei 2026 setelah Maghrib (versi lain menyebut tanggal 1 Dulhijjah/18 Mei 2026)
- Waktu berakhir: 10 Dzulhijjah/27 Mei 2026 sebelum dilaksanakan sholat Id (versi lain menyebut dapat dilaksanakan hingga hari tasyrik terakhir)
- Ketentuan: Bisa dilaksanakan kapan saja dalam rentang waktu yang dianjurkan.
Takbiran Muqayyad
- Waktu Mulai: 26 Mei 2026 (setelah Subuh)
- Waktu berakhir: 30 Mei 2026 (waktu Ashar)
- Ketentuan: Dibaca setiap selesai sholat fardhu dan sunnah.
Bacaan Takbiran Idul Adha
Bacaan Takbiran Idul Adha Versi Panjang
Disadur dari buku Panduan Praktis Salat Wajib & Sunah oleh Abdul Bakir, S.Ag, berikut bacaan takbiran Idul Adha versi panjang:
اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرَ اللهُ أَكْبَرُ, لَآ إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرْ وَلِلَّهِ الْحَمْد x3
اللهُ أَكْبَرْ كَبِيرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً
لا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَلَا نَعْبُدُ أَلَّا إِيَّاهُ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْكَرِهَ الْكَافِرُونَ
لا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَأَعَزَّ جُنْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ
لا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
Arab Latin: Allaahu akbar, Allaahu akbar, Allaahu akbar, laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar, Allaahu akbar wa lillaahil hamdu. (Dibaca 3 kali)
Allaahu akbar kabiiraa wal hamdulillaahi katsiiraa, wa subhaanallaahi bukrataw wa ashiila.
Laa ilaaha illallaahu wa laa na'budu illaa iyyaahu mukhlishiina lahud diina wa lau karihal kaafiruun.
Laa ilaaha illallaahu wahdahu, shadaqa wa'dahu, wa nashara 'abdahu, wa a'azza jundahu wa hazamal ahzaaba wahdahu.
Laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar. Allaahu akbar wa lillaahil hamdu.
Artinya: "Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tidak ada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar, dan segala puji bagi Allah.
Allah Maha Besar dan Maha Agung dan segala puji bagi Allah. Maha Suci Allah pada pagi dan dan petang, tiada Tuhan melainkan Allah dan tidak ada yang kami sembah kecuali hanya Allah, dengan ikhlas kami beribadah kepada-Nya, walaupun orang-orang kafir membenci. Tidak ada Tuhan melainkan Allah sendiri-Nya, benar janji-Nya, Maha Penolong kepada hamba-Nya dan Dia mengusir musuh nabi-nabi-Nya dengan sendiri-Nya, tiada Tuhan melainkan Allah, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar dan bagi-Nya segala puji."
Bacaan Takbiran Idul Adha Versi Pendek
Dikutip dari buku Tuntunan Praktek Ibadah karya Dr H A Rusdiana MM, berikut ini bacaan takbiran Idul Adha versi pendek:
الله اكبر, الله اكبر, الله أكبر. لا اله الا الله والله اكبر. الله أكبر ولله الحمد
Arab Latin: Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar. Laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar. Allaahu akbar walillaahil hamd.
Artinya: Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tiada Tuhan selain Allah Allah Maha Besar, Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah.
Demikianlah penjelasan ketentuan waktu takbiran Idul Adha 2026. Semoga bermanfaat!
