Truk Rem Blong Gagal Nanjak-Tabrak 2 Kendaraan di Morowali, 2 Orang Tewas

Sulawesi Tengah

Truk Rem Blong Gagal Nanjak-Tabrak 2 Kendaraan di Morowali, 2 Orang Tewas

Rangga Musabar - detikSulsel
Minggu, 24 Mei 2026 17:41 WIB
Truk gagal nanjak di Morowali menabrak 2 kendaraan usai diduga mengalami rem blong.
Foto: Truk gagal nanjak di Morowali menabrak 2 kendaraan usai diduga mengalami rem blong. (dok. Istimewa)
Morowali -

Kecelakaan lalu lintas beruntun melibatkan dua truk dan satu sepeda motor terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng). Insiden tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia.

Kecelakaan terjadi di Desa Bete-bete, Kecamatan Bahodopi, Minggu (24/5/2026) sekitar 11.30 Wita. Kendaraan yang terlibat yakni truk 10 roda merek FAW, truk 6 roda, serta sepeda motor.

"Kecelakaan diduga dipicu truk 10 roda mengalami rem blong saat melintas di jalur penurunan gunung Desa Bete-bete," ujar Kapolres Morowali, AKBP Zulkarnain dalam keterangannya, Minggu (24/5/2026).

Zulkarnain menjelaskan, truk 10 roda awalnya bergerak dari arah Tangowa menuju Desa Bete-bete. Saat melintas di tanjakan, sopir truk tidak mampu mengendalikan kendaraan.

"Dari arah berlawanan datang truk Canter dan sepeda motor. Karena kendaraan sudah tidak terkendali, akhirnya terjadi tabrakan beruntun," jelasnya.

Dalam peristiwa tersebut, sopir truk 10 roda bernama Muh Agung meninggal dunia di lokasi kejadian. Kecelakaan itu juga mengakibatkan kernet truk 6 roda yang ditabrak, bernama Fauzi tewas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara sopir truk yang ditabrak, Haris mengalami luka pada kaki kanan dan lengan kanan. Pengendara sepeda motor, Samaluddin juga mengalami lecet pada bagian kaki.

"Sementara dua korban lainnya mengalami luka-luka dan sudah mendapatkan penanganan," kata Zulkarnain.

ADVERTISEMENT

Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut. Akibat kecelakaan tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai Rp 500 juta.

"Anggota sudah mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah TKP dan mendata seluruh korban maupun kendaraan yang terlibat," pungkasnya.



(sar/ata)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads