Renungan Katolik Minggu Pentakosta 24 Mei 2026 Lengkap Bacaan-Teks Mazmur

Renungan Katolik Minggu Pentakosta 24 Mei 2026 Lengkap Bacaan-Teks Mazmur

Osmawanti Panggalo - detikSulsel
Minggu, 24 Mei 2026 09:00 WIB
Ilustrasi Hari Pentakosta
Ilustrasi Hari Pentakosta (Foto: Getty Images/iStockphoto/rudall30)
Makassar -

Umat Katolik akan merayakan Hari Raya Pentakosta pada Minggu, 24 Mei 2026. Perayaan ini menjadi momen penting untuk mengenang turunnya Roh Kudus atas para rasul yang menandai lahirnya Gereja dan menguatkan mereka dalam perutusan mewartakan Injil.

Renungan Katolik Minggu Pentakosta 2026 dapat menjadi sarana bagi umat untuk semakin membuka hati terhadap karya Roh Kudus dalam kehidupan sehari-hari. Melalui bacaan Kitab Suci dan teks mazmur yang dibacakan dalam liturgi, umat diajak untuk hidup dalam damai, keberanian, serta kesetiaan mengikuti kehendak Tuhan.

Nah, berikut Renungan Harian Katolik Hari Minggu Pentakosta, Minggu, 24 Mei 2026 lengkap dengan bacaan liturgi, Mazmur Tanggapan, madah pendakosta, dan bait pengantar Injil. Yuk, simak selengkapnya!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Renungan Harian Katolik Hari Ini 24 Mei 2026

Sebelum membaca renungan harian hari ini baca terlebih dahulu sabda-sabda Tuhan lewat bacaan hari ini, antara lain:

Bacaan I: Kis 2:1-11

Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat. Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk; dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing.

ADVERTISEMENT

Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya. Waktu itu di Yerusalem diam orang-orang Yahudi yang saleh dari segala bangsa di bawah kolong langit.

Ketika turun bunyi itu, berkerumunlah orang banyak. Mereka bingung karena mereka masing-masing mendengar rasul-rasul itu berkata-kata dalam bahasa mereka sendiri.

Mereka semua tercengang-cengang dan heran, lalu berkata: "Bukankah mereka semua yang berkata-kata itu orang Galilea?

Bagaimana mungkin kita masing-masing mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri, yaitu bahasa yang kita pakai di negeri asal kita: kita orang Partia, Media, Elam, penduduk Mesopotamia, Yudea dan Kapadokia, Pontus dan Asia,

Frigia dan Pamfilia, Mesir dan daerah-daerah Libia yang berdekatan dengan Kirene, pendatang-pendatang dari Roma, baik orang Yahudi maupun penganut agama Yahudi, orang Kreta dan orang Arab, kita mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri tentang perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah."

Mazmur Tanggapan: Mzm. 104:1ab,24ac,29c-30,31,34

Mazmur Tanggapan dan Bait Pengantar Injil Minggu PentakostaMazmur Tanggapan Hari Minggu Pentakosta Foto: Dok. Lagu Misa

Mazmur (oleh pemazmur atau kor):

  • Pujilah Tuhan, hai jiwaku! Tuhan Allahku, Engkau sungguh besar! Betapa banyak karya-Mu, ya Tuhan, semuanya Kau buat dengan kebijaksanaan.
  • Apabila Engkau mengambil roh mereka, matilah mereka dan kembali menjadi debu. Apabila Engkau mengirim roh-Mu, mereka pun tercipta kembali dan Engkau membaharui muka bumi.
  • Biarlah kemuliaan Tuhan tetap untuk selama-lamanya, biarlah Tuhan bersukacita atas semua yang diciptakan-Nya. Biarlah renunganku berkenan kepada-Nya! Aku hendak bersukacita karena Tuhan.

Bacaan II: 1Kor 12:3b-7.12-13

Karena itu aku mau meyakinkan kamu, bahwa tidak ada seorangpun yang berkata-kata oleh Roh Allah, dapat berkata: "Terkutuklah Yesus!" dan tidak ada seorangpun, yang dapat mengaku: "Yesus adalah Tuhan", selain oleh Roh Kudus.

Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh. Dan ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Tuhan. Dan ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah adalah satu yang mengerjakan semuanya dalam semua orang.

Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh untuk kepentingan bersama. Karena sama seperti tubuh itu satu dan anggota-anggotanya banyak, dan segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh, demikian pula Kristus.

Sebab dalam satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak, maupun orang merdeka, telah dibaptis menjadi satu tubuh dan kita semua diberi minum dari satu Roh.

Madah Pentakosta

Mazmur Tanggapan dan Bait Pengantar Injil Minggu PentakostaMadah Pentakosta Foto: Dok. Lagu Misa

Bait Pengantar Injil

Mazmur Tanggapan dan Bait Pengantar Injil Minggu PentakostaBait Pengantar Injil Minggu Pentakosta Foto: Dok. Lagu Misa

Ayat (oleh solis): Datanglah, Roh Kudus, penuhilah hati kaum berimandan nyalakanlah di dalamnya api cinta-Mu.

Bacaan Injil: Yoh 20:19-23

Ketika hari sudah malam pada hari pertama minggu itu berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi. Pada waktu itu datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: "Damai sejahtera bagi kamu!"

Dan sesudah berkata demikian, Ia menunjukkan tangan-Nya dan lambung-Nya kepada mereka. Murid-murid itu bersukacita ketika mereka melihat Tuhan. Maka kata Yesus sekali lagi: "Damai sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu."

Dan sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata: "Terimalah Roh Kudus. Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada."

Renungan Hari Ini: Maaf dan Pengampunan

Sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata, "Terimalah Roh Kudus. Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada." (Yoh. 20:22-23)

Hari ini Gereja semesta merayakan Pentakosta, yang dalam bahasa Yunani berarti 'ke-lima puluh'. Pada hari ke-50 setelah Paskah, kita memperingati turunnya Roh Kudus kepada para rasul, murid-murid Tuhan Yesus, dan Bunda Maria di Yerusalem.

Pentakosta merupakan akhir dan puncak perayaan Misteri Paskah; penderitaan, kematian, kebangkitan, dan kenaikan Tuhan Yesus ke surga. Ia memberikan Roh Kudus kepada para murid-Nya, serta kepada kita yang percaya kepada-Nya.

Perayaan ini juga memperingati hari kelahiran Gereja yang didirikan Tuhan Yesus lebih dari 2000 tahun yang lalu.

Setelah Tuhan Yesus mengembuskan Roh-Nya yang Kudus, Ia berkata: "Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada." (Yoh. 20:23). Kuasa dan anugerah pengampunan ini diwujudkan dalam Sakramen Rekonsiliasi/Tobat.

Perkataan Tuhan Yesus tersebut juga mengingatkan kita agar berani meminta maaf dengan tulus dan memberikan pengampunan dengan murah hati. Suatu hal yang sangat sulit, tapi kita dimampukan oleh Roh Kudus.

Paus Fransiskus dalam kunjungan apostolik ke Rumania bertemu dengan komunitas bangsa Roma. Paus memilih distrik Barbu Lautaru di kota Blaj, di mana mayoritas penduduknya adalah orang Roma.

Ia datang untuk meminta pengampunan atas semua masa kelam Gereja dalam sejarah, di mana Gereja telah mendiskriminasikan atau menganiaya mereka. Ia berkata, "Hati saya terbeban oleh banyak pengalaman diskriminasi, segregasi, dan penganiayaan yang dialami oleh komunitas Anda.

"Saya meminta maaf; atas nama Gereja dan Tuhan dan saya meminta maaf kepada Anda." (Karya Kepausan Indonesia, 2019).

Marilah kita terus menyalakan api Roh Kudus dalam diri kita. Kita mohon kepada-Nya agar diberikan kepekaan untuk mendengar suara-Nya, dan selalu setia melakukan apa yang dikehendaki-Nya dalam perkataan dan perbuatan.

Semoga orang-orang yang kita temui dapat melihat dan menikmati buah-buah Roh yang kita hasilkan dalam bentuk kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri. Tuhan Yesus memberkati, dan Bunda Maria mendampingi kita semua.

Sumber: Buku Renungan Tiga Titik
Oleh: Made Shinta

Doa Penutup

Datanglah Roh Kudus, buatlah telinga kami untuk mendengar. Buatlah mata kami untuk melihat. Buatlah mulut kami untuk berbicara. Buatlah hati kami untuk mencari. Buatlah tangan kami untuk menggapai dan memeluk dunia dengan kasih-Mu. Amin. (Doa Santo John Henry Newman)

Demikian renungan harian Katolik, Minggu, 24 Mei 2026 lengkap bacaan dan teks Mazmur Tanggapannya. Semoga Tuhan selalu melindungi kita ya, detikers!



(alk/alk)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads