Bus yang mengangkut 20 jemaat gereja mengalami kecelakaan tunggal gegera menghantam lubang di jalanan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Sulawesi Utara (Sulut). Bus tersebut lalu terguling dan mengakibatkan lima orang penumpang terluka.
Peristiwa itu terjadi di jalan area perkebunan Desa Pontak, Kecamatan Ranoyapo, Minsel pada Jumat (22/5/2026) sekitar pukul 05.30 Wita. Rombongan dalam bus adalah Wanita Kaum Ibu (WKI) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM), Langowan Barat.
"Rombongan menuju Ratatotok, Minahasa Selatan dalam rangka Hari Persatuan (Hapsa) WKI Sinode GMIM," ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Minsel, Iptu Maxi Liuw kepada detikcom, Jumat (22/5).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nahas bus menghantam lubang yang tertutup rumput di tempat kejadian perkara (TKP). Sopir bus kemudian kehilangan kendali hingga bus terguling.
"Lubang di samping kiri jalan sudah tertutup rumput tidak kelihatan oleh pengendara lalu mobil terbalik," bebernya.
Sebuah bus rombongan WKI GMIM terguling di Minahasa Selatan, mengakibatkan 5 orang terluka. (dok. istimewa) |
Maxi menduga sopir bus tidak menguasai medan sehingga tidak mengetahui jalan rusak dan berlubang. Dari hasil pemeriksaan, Maxi mengatakan sopir bus tidak ugal-ugalan di jalan.
"Bukan sopir yang ugal-ugalan. Pengendara belum menguasai medan," katanya.
Polisi telah mendatangi lokasi dan mengevakuasi bus tersebut. Dari 20 orang penumpang, 5 di antaranya mengalami luka-luka dan telah dievakuasi ke rumah sakit.
"Dalam kendaraan ada 20 orang. 5 di antaranya luka-luka dan sudah diobati di Rumah Sakit Cantia Tompaso Baru," ungkapnya.

