Tanggal 21 Mei Memperingati Apa? Ada Hari Reformasi Nasional

Tanggal 21 Mei Memperingati Apa? Ada Hari Reformasi Nasional

Osmawanti Panggalo - detikSulsel
Kamis, 21 Mei 2026 07:45 WIB
Daftar peringatan tanggal 21 Mei 2026 dan ulasannya
Ilustrasi tanggal 21 Mei 2026 (Foto: Code Circle/Canva)
Makassar -

Terdapat sejumlah momen penting dan unik yang diperingati pada tanggal 21 Mei 2026, baik ditingkat nasional maupun internasional. Lantas, tanggal 21 Mei 2026 memperingati hari apa saja?

Di Indonesia, tangga 21 Mei 2026 diperingati sebagai Hari Reformasi Nasional. Selain itu, terdapat pula peringatan Hari Teh Internasional serta Hari Keanekaragaman Budaya untuk Dialog dan Pembangunan Sedunia yang dirayakan secara global.

Ketiga peringatan tersebut memiliki makna berbeda, mulai dari refleksi perjalanan demokrasi bangsa, apresiasi terhadap minuman teh sebagai bagian budaya dunia, hingga pentingnya menjaga keberagaman budaya demi terciptanya perdamaian dan pembangunan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nah, berikut ulasan masing-masing peringatan tersebut. Yuk, simak selengkapnya!

Hari Reformasi Nasional

Hari Reformasi Nasional diperingati di Indonesia setiap 21 Mei setiap tahunnya. Melansir laman Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPar-RB), peringatan ini menjadi momen pengingat seluruh masyarakat Indonesia pada peristiwa berakhirnya masa orde baru ke masa peralihan atau reformasi.

ADVERTISEMENT

Sementara itu melansir RRI gerakan reformasi berawal dari krisis moneter Asia pada tahun 1997 yang berdampak besar terhadap perekonomian Indonesia. Di sisi lain, ketidakpuasan masyarakat terhadap pemerintahan Orde Baru juga semakin meningkat akibat praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang dinilai telah mengakar selama puluhan tahun di bawah kepemimpinan Soeharto.

Gelombang tuntutan perubahan kemudian datang dari mahasiswa dan berbagai elemen masyarakat di sejumlah daerah. Aksi demonstrasi berlangsung di berbagai kota dan mencapai puncaknya pada Mei 1998 ketika ribuan mahasiswa menduduki Gedung DPR/MPR serta menggelar demonstrasi besar-besaran di berbagai wilayah Indonesia.

Situasi politik dan sosial yang semakin memanas akhirnya mendorong Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya pada 21 Mei 1998 setelah memimpin Indonesia selama 32 tahun. Setelah itu, kepemimpinan nasional dilanjutkan oleh Wakil Presiden B. J. Habibie sebagai bagian dari masa transisi menuju era reformasi.

Hari Teh Internasional

Secara internasional, tanggal 21 Mei 2026 juga diperingati sebagai Hari Teh Internasional. Melansir laman resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), peringatan ini ditetapkan melalui resolusi nomor A/RES/74/241.

Hari Teh Internasional menjadi momen untuk merayakan warisan budaya, manfaat kesehatan, serta pentingnya teh bagi perekonomian dunia. Selain itu, peringatan ini juga bertujuan mendorong produksi teh yang berkelanjutan, mulai dari proses budidaya hingga sampai ke cangkir konsumen.

Melalui upaya tersebut, diharapkan manfaat teh tetap dirasakan oleh manusia, budaya, dan lingkungan lintas generasi.

Penetapan peringatan ini bermula dari kesadaran Majelis Umum PBB terhadap sejarah panjang teh serta signifikansi budaya dan ekonominya di berbagai negara. Teh juga dinilai memiliki peran penting dalam pembangunan pedesaan, pengurangan kemiskinan, dan ketahanan pangan, khususnya di negara berkembang.

PBB kemudian menetapkan 21 Mei sebagai Hari Teh Internasional dan menunjuk Food and Agriculture Organization untuk memimpin peringatannya setiap tahun. Pada tahun 2026, Hari Teh Internasional mengusung tema "Melestarikan Industri Teh, Mendukung Komunitas".

Produksi dan pengolahan teh sendiri menjadi sumber mata pencaharian utama bagi jutaan keluarga di berbagai belahan dunia. Oleh karena itu, peringatan ini juga menjadi ajang untuk mempromosikan produksi, konsumsi, dan perdagangan teh yang berkelanjutan.

Melalui momentum ini, para pelaku di tingkat global, regional, hingga nasional diharapkan dapat terus menjaga sektor teh agar berkontribusi dalam mengurangi kemiskinan ekstrem, memerangi kelaparan, dan melindungi sumber daya alam.

Hari Keanekaragaman Budaya untuk Dialog dan Pembangunan Sedunia

Selain Hari Teh Internasional, secara internasional tanggal 21 Mei 2026 juga memperingati Hari Keanekaragaman Budaya untuk Dialog dan Pembangunan Sedunia. Peringatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat global akan pentingnya keberagaman budaya dalam menciptakan perdamaian, dialog, dan pembangunan berkelanjutan.

Peringatan ini bermula pada tahun 2001 ketika UNESCO mengadopsi Deklarasi Universal tentang Keragaman Budaya. Kemudian, pada Desember 2002, PBB melalui resolusi 57/249 menetapkan tanggal 21 Mei sebagai Hari Dunia untuk Keragaman Budaya untuk Dialog dan Pembangunan.

Seiring waktu, perhatian dunia terhadap budaya dan pembangunan terus meningkat. Pada tahun 2015, Majelis Umum PBB kembali menegaskan pentingnya budaya melalui resolusi tentang Budaya dan Pembangunan Berkelanjutan.

Resolusi tersebut menyoroti bahwa budaya memiliki kontribusi besar terhadap pembangunan berkelanjutan, baik dari sisi sosial, ekonomi, maupun lingkungan. Selain itu, keberagaman budaya dan peradaban juga dipandang sebagai kekuatan penting dalam mendorong kemajuan masyarakat dunia.

Hari peringatan ini menjadi kesempatan untuk memperdalam pemahaman mengenai nilai-nilai keberagaman budaya sekaligus memperkuat dialog antarbangsa. Momentum ini juga mendukung tujuan Konvensi UNESCO tentang Perlindungan dan Promosi Keragaman Ekspresi Budaya yang diadopsi pada 20 Oktober 2005.

Adapun tujuan utama dari konvensi tersebut yakni mendukung tata kelola budaya yang berkelanjutan, menciptakan arus barang dan jasa budaya yang lebih seimbang, meningkatkan mobilitas seniman dan pelaku budaya, mengintegrasikan budaya dalam pembangunan berkelanjutan, serta mendorong penghormatan terhadap hak asasi manusia dan kebebasan.

Itulah daftar peringatan yang dirayakan tanggal 21 Mei 2026. Semoga menambah pengetahuan ya, detikers!




(urw/urw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads