Heboh video di media sosial (medsos) seorang bocah terbawa arus drainase saat banjir di Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara. Kantor SAR Ternate buka suara membantah bahwa peristiwa itu terjadi di Makassar.
"Kejadian di Makassar, (itu bukan di Tidore). Informasinya seperti itu," kata Kepala Kantor SAR Ternate Iwan Ramdani kepada detikcom, Selasa (19/5/2026).
Iwan menyebut kini bocah tersebut selamat. Korban pun telah dievakuasi ke rumahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Katanya sudah ketemu (dalam keadaan) selamat," jelasnya.
Iwan melanjutkan pihaknya telah melalukan verifikasi berlapis usai video tersebut viral. Bahkan pihaknya juga telah menanyakan kebenaran dari peristiwa tersebut ke Tidore.
"Setelah kami cek, itu kejadian di Makassar dan korbannya juga telah selamat," bebernya.
"Informasi itu juga telah ditanyakan oleh staf ke kenalannya di Tidore, 'tetapi dia bilang tidak ada informasi' (demikian)," tambahnya.
Dalam video beredar, tampak seorang wanita tengah merekam tiga bocah sedang bermain di tepi drainase. Ketiganya, tampak menceburkan tubuh ke dalam arus banjir yang deras.
Wanita yang mereka peristiwa lalu melarang ketiga bocah tersebut. Dua dari bocah itu lalu naik dari dalam drainase, menyisakan seorang bocah.
"Jangan... Jangan ade," teriak wanita dalam video. Tak berselang lama, bocah berpakaian warna biru terbawa deras arus banjir dalam drainase.
(ata/hmw)











































