Niat Puasa Dzulhijjah 1 Sampai 9, Lengkap Keutamannya Masing-masing

Niat Puasa Dzulhijjah 1 Sampai 9, Lengkap Keutamannya Masing-masing

Urwatul Wutsqaa - detikSulsel
Sabtu, 16 Mei 2026 20:00 WIB
Ilustrasi Puasa
Ilustrasi puasa Dzulhijjah (Foto: Shutterstock)
Makassar -

Puasa sunnah pada tanggal 1-9 Dzulhijjah merupakan salah satu amalan sunnah yang dianjurkan bagi umat Islam. Ibadah ini termasuk amalan saleh yang dianjurkan untuk dikerjakan pada 10 hari pertama bulan Dzulhijjah karena memiliki sejumlah keutamaan.

Menyadur dari buku Kalender Ibadah Sepanjang Tahun oleh Ust Abdullah Faqih Ahmad Abdul Wahid, anjuran puasa Dzulhijjah didasarkan pada riwayat berikut:

Ummul Mu'minin Hafsah menuturkan, "Sesungguhnya, Rasulullah SAW berpuasa Asyura, sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah, dan tiga hari pada setiap bulan." (HR. Abu Dawud).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak hanya Rasulullah SAW, sejumlah sahabat dan ulama juga disebutkan mengamalkan puasa sunnah di awal bulan Dzulhijjah. Puasa 1-9 Dzulhijjah ini terdiri dari puasa tanggal 1-7, puasa Tarwiyah di tanggal 8 Dzulhijjah, serta puasa Arafah di tanggal 9 Dzulhijjah.

Lalu bagaimana niat puasa Dzulhijjah tanggal 1 sampai 9? Simak berikut ini bacaannya serta keutamaannya masing-masing.

ADVERTISEMENT

Niat Puasa 1-9 Dzulhijjah Malam Hari

Berikut ini niat puasa Dzulhijjah yang dapat dibaca malam hari sebagaimana dikutip dari laman Kementerian Agama (Kemenag) RI dan buku "Siapa Berpuasa Dimudahkan Urusannya" karya Khalifa Zain Nasrullah:

Niat Puasa 1-7 Dzulhijjah

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذُوالْحِجَّةٌ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Arab Latin: Nawaitu shauma syahru dzulhijjah sunnatan lillaahi ta'aala.

Artinya: "Aku berniat puasa bulan Dzulhijjah, sunnah karena Allah Ta'ala."

Niat Puasa 8 Dzulhijjah (Tarwiyah)

Sementara itu, untuk bacaan niat pada 8 Dzulhijjah atau puasa Tarwiyah adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Arab Latin: Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillāhi Ta'ala.

Artinya: "Saya berniat melakukan puasa sunah Tarwiyah karena Allah Ta'ala."

Niat Puasa 9 Dzulhijjah (Arafah)

Adapun niat untuk puasa Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah, yaitu:

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Arab Latin: Nawaitu shauma 'arafata sunnatan lillaahi ta'aala.

Artinya: "Aku berniat puasa 'Arafah, sunnah karena Allah Ta'ala."

Niat Puasa 1-9 Dzulhijjah Dibaca Siang

Selain dibaca pada malam hari, ada juga niat puasa Dzulhijjah yang dapat dibaca pada saat siang hari. Niat puasa ini dapat diamalkan sebelum Matahari tergelincir selama yang bersangkutan belum makan, minum, atau melakukan hal-hal yang dapat membatalkan puasa.

Adapun lafal bacaan niatnya sebagaimana dikutip dari laman Nahdlatul Ulama Lomajang adalah sebagai berikut:

Niat Puasa 1 sampai 7 Dzulhijjah Siang

نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا الْيَوْمِ عَنْ أَدَاءِ شَهْرِ ذِى الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Artinya: "Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah hari ini karena Allah Ta'ala."

Niat Puasa 8 Dzulhijjah/Tarwiyah Siang

نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا الْيَوْمِ عَنْ أَدَاءِ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Artinya: "Saya niat puasa sunnah Tarwiyah hari ini karena Allah Ta'ala."

Niat Puasa 9 Dzulhijjah/Arafah Siang

نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا الْيَوْمِ عَنْ أَدَاءِ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Artinya: "Saya niat puasa sunnah Arafah hari ini karena Allah Ta'ala."

Keutamaan Puasa Dzulhijjah 1 Sampai 9

Sebagaimana telah disebutkan, puasa tanggal 1 sampai 9 Dzulhijjah ini dianjurkan karena memiliki banyak keutamaan. Disadur dari buku Puasa Sepanjang Tahun oleh Yunus Hanis Syam, puasa di 10 hari awal Dzulhijjah sebanding dengan puasa setahun.

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW berikut:

"Tiada hari yang paling disenangi oleh Allah SWT waktu Dia disembah pada hari itu, daripada sepuluh awal bulan Dzulhijjah, berpuasa setiap hari pada sepuluh awal bulan itu, nilainya sebanding dengan puasa setahun, dan beribadah/shalat setiap malam sepuluh awal bulan itu, nilai sama dengan ibadah/shalat pada malam kemuliaan/Lailatul Qadar".

Selain itu, setiap hari di tanggal 1-9 Dzulhijjah masing-masing memiliki keutamaan khusus yang bisa diperoleh umat Islam jika mengerjakan puasa sunnah pada hari-hari tersebut.

Berikut ini penjelasannya:

1. Hari Pertama Dzulhijjah

Hari pertama Dzulhijjah memiliki keutamaan yakni Allah SWT akan mengampuni dosa-dosa orang yang berpuasa di hari itu. Sebab pada tanggal 1 Dzulhijjah Allah SWT mengampuni Nabi Adam AS.

2. Hari Kedua Dzulhijjah

Pada Hari Kedua Dzulhijjah, Allah SWT mengeluarkan Nabi Yunus AS dari perut ikan. Maka seseorang yang berpuasa di hari ini seperti beribadah setahun serta bersih dari perilaku maksiat dan dosa.

3. Hari Ketiga Dzulhijjah

Pada hari ketiga Dzuhijjah Allah SWT mengabulkan doa Nabi Zakaria. Sehingga orang yang berpuasa pada hari ini maka doanya akan dikabulkan Allah SWT.

4. Hari Keempat Dzulhijjah

Selanjutnya, tanggal 4 Dzulhijjah merupakan hari lahir Nabi Isa AS. Sehingga siapa yang berpuasa pada hari itu, maka Allah SWT akan menghilangkan kesusahan dan kefakirannya dan kelak di hari kiamat akan bersama dengan para perantau yang baik lagi mulia (Safaratul Kiraa-mil Bararah).

5. Hari Kelima Dzulhijjah

Seseorang yang berpuasa pada hari kelima Dzulhijjah akan terbebas dari sifat nifak dan siksa kubur. Sebab pada hari ini, Nabi Musa AS dilahirkan ke dunia.

6. Hari Keenam Dzulhijjah

Allah SWT membuka kebaikan bagi Nabi-Nya pada hari keenam Dzulhijjah. Maka orang yang berpuasa pada hari ini akan dipandang dengan penuh rahmat oleh Allah SWT dan tidak disiksa selamanya.

7. Hari Ketujuh Dzulhijjah

Di hari ketujuh Dzulhijjah semua pintu neraka jahanam ditutup dan tidak terbuka hingga habis sepuluh awal bulan Dzulhijjah. Pada hari ini, Allah SWT akan membuka 30 pintu kebaikan dan menghindarkan 30 pintu kesulitan bagi orang yang berpuasa.

8. Hari Kedelapan Dzulhijjah

Hari kedelapan Dzulhijjah disebut juga dengan hari Tarwiyah. Seseorang yang berpuasa pada hari ini akan diberikan pahala sebesar-besarnya oleh Allah SWT.

9. Hari Kesembilan Dzulhijjah

Puasa pada hari kesembilan Dzulhijjah atau Arafah memiliki keutamaan berupa dapat menebus dosa seseorang pada setahun yang lalu dan setahun yang akan datang jika ia berpuasa. Selain itu, seseorang yang berpuasa Arafah akan mendapat pahala ibadah puasa selama 60 tahun.

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW berikut:

"Siapa yang puasa pada hari Arafah/tanggal 9 Dzulhijjah, maka Allah menulis baginya pahala ibadah puasa selama 60 tahun. Dan Allah menentukannya termasuk orang-orang yang taat."

Hari ke-9 ini juga memiliki keutamaan turun ayat terakhir dalam Al-Quran yakni Al-Maidah ayat 3 sebagai berikut:

اَلْيَوْمَ اَكْمَلْتُ لَكُمْ دِيْنَكُمْ وَاَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِيْ وَرَضِيْتُ لَكُمُ الْاِسْلَامَ دِيْنًاۗ

Artinya: "...Pada hari (Arafah) ini, Aku (Allah SWT) sempurnakan bagimu agamamu dan Aku cukupkan nikmat-Ku untukmu, dan Aku ridhai Islam menjadi agamamu."

Nah, demikianlah ulasan mengenai bacaan niat puasa Dzulhijjah tanggal 1 sampai 9. Semoga bermanfaat dan dapat diamalkan, detikers!



(urw/alk)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads