Berbagai momen penting dan bersejarah diperingati di sejumlah negara setiap harinya, termasuk pada 12 Mei 2026. Setiap peringatan yang jatuh pada tanggal ini memiliki makna masing-masing, mulai dari mengenang peristiwa sejarah, menghargai jasa profesi penting, hingga meningkatkan kesadaran terhadap isu kesehatan.
Lantas, tanggal 12 Mei 2026 memperingati apa saja?
Di Indonesia, tanggal ini diperingati sebagai Hari Peringatan Tragedi Trisakti. Sementara secara internasional, 12 Mei juga dikenal sebagai Hari Perawat Internasional serta Hari Kesadaran Internasional untuk Penyakit Imunologi dan Neurologi Kronis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masing-masing peringatan tersebut memiliki sejarah dan tujuan tersendiri. Berikut ulasan lengkap mengenai peringatan penting yang jatuh pada 12 Mei 2026.
Yuk, disimak!
Hari Peringatan Tragedi Trisakti
Setiap tanggal 12 Mei, masyarakat Indonesia memperingati Hari Tragedi Trisakti. Melansir laman resmi Universitas Trisakti, peringatan ini menjadi bentuk penghormatan atas peristiwa penembakan mahasiswa saat aksi demonstrasi pada 12 Mei 1998 yang menuntut Presiden Soeharto mundur dari jabatannya.
Peristiwa tersebut menewaskan empat mahasiswa Universitas Trisakti serta menyebabkan puluhan orang lainnya mengalami luka-luka. Keempat mahasiswa yang gugur adalah Elang Mulia Lesmana, Heri Hertanto, Hafidin Royan, dan Hendriawan Sie.
Saat itu, ribuan mahasiswa menggelar aksi demonstrasi besar-besaran menuju Gedung Nusantara DPR/MPR, termasuk mahasiswa Universitas Trisakti. Mereka melakukan long march secara damai dari kampus menuju lokasi aksi. Namun, pergerakan massa dihadang oleh blokade aparat kepolisian dan militer.
Situasi kemudian memanas ketika massa mulai mundur dan aparat bergerak maju. Aksi pun berubah tragis karena aparat keamanan melepaskan tembakan ke arah mahasiswa.
Peristiwa berdarah ini menjadi salah satu faktor utama yang mendorong runtuhnya rezim Orde Baru sekaligus membuka jalan lahirnya era Reformasi di Indonesia. Tragedi Trisakti juga menjadi simbol pentingnya penghormatan terhadap hak asasi manusia (HAM) serta kebebasan menyampaikan pendapat.
Hingga kini, Tragedi Trisakti terus diperingati sebagai bentuk penghormatan kepada para pejuang reformasi yang telah berkorban demi masa depan bangsa. Peringatan ini sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk terus menegakkan kebenaran dan memperjuangkan keadilan.
Hari Perawat Internasional
Secara internasional, tanggal 12 Mei 2026 juga diperingati sebagai Hari Perawat Internasional.Melansir International Council of Nurses (ICN), peringatan ini bertepatan dengan hari kelahiran Florence Nightingale, tokoh yang dikenal sebagai pelopor keperawatan modern.
Dilansir dari National Day Calendar, Florence Nightingale merupakan sosok yang pertama kali memperkenalkan prosedur keperawatan modern. Ia aktif menulis dan membagikan metode keperawatan melalui berbagai karya tulisnya.
Tak hanya dikenal sebagai perawat, Florence Nightingale juga merupakan ahli statistik yang terampil. Ia menyajikan hasil penelitian dan menarik kesimpulan menggunakan data serta grafik. Bahkan, salah satu bentuk awal diagram lingkaran disebut diciptakan olehnya.
Kembali melansir laman Dewan Perawan Internasional (International Council of Nurses/ICN), tema Hari Perawat Internasional adalah "Our Nurses. Our Future. Caring for nurses strengthens economies" atau "Perawat Kita, Masa Depan Kita. Merawat Perawat Memperkuat Perekonomian."
Tema tersebut menyoroti pentingnya mendukung dan memberdayakan tenaga perawat agar dapat memberikan dampak maksimal dalam pelayanan kesehatan. Selain itu, tema ini juga menjadi seruan untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, adil, dan mendukung praktik serta kepemimpinan perawat.
Tema tersebut diangkat karena dunia kesehatan saat ini menghadapi berbagai tantangan besar, mulai dari kekurangan tenaga kesehatan, meningkatnya kebutuhan layanan medis, hingga dampak konflik dan perubahan iklim yang semakin meluas.
Di tengah kondisi tersebut, para perawat tetap dituntut memberikan pelayanan terbaik, melindungi masyarakat, dan menjaga sistem kesehatan tetap berjalan. Mereka kerap bekerja di bawah tekanan besar, namun dedikasi dan pengorbanannya sering kali belum sepenuhnya mendapat pengakuan maupun dukungan yang layak.
Hari Kesadaran Internasional untuk Penyakit Imunologi dan Neurologi Kronis
Selain memperingati Hari Perawat Internasional, tanggal 12 Mei juga diperingati sebagai Hari Kesadaran Internasional untuk Penyakit Imunologi dan Neurologi Kronis. Peringatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran publik sekaligus mendorong reformasi kebijakan dan penelitian terkait penyakit imunologi serta neurologi kronis.
Penyakit Imunologi dan Neurologi Kronis mencakup berbagai kondisi, seperti Myalgic Encephalomyelitis (ME) atau Sindrom Kelelahan Kronis (CFS), fibromialgia, sensitivitas kimia ganda, hingga Sindrom Perang Teluk. Selain itu, beberapa penyakit lain seperti Alzheimer, Addison, dan Parkinson juga turut mendapat perhatian dalam peringatan ini. Penderitanya umumnya mengalami gejala berupa nyeri sendi dan otot, gangguan kognitif, gangguan tidur, hingga stamina yang rendah.
Hari kesadaran ini diprakarsai oleh Tom Hennessy Jr, seorang mantan eksekutif periklanan yang menderita ME/CFS parah. Ia melihat masih minimnya pemahaman masyarakat terhadap penyakit tersebut sehingga menetapkan 12 Mei sebagai Hari Kesadaran Internasional untuk Penyakit Imunologi dan Neurologi Kronis.
Tom memilih tanggal 12 Mei juga karena bertepatan dengan hari lahir Florence Nightingale. Ia terinspirasi oleh kisah Florence Nightingale yang disebut mengalami gejala menyerupai ME/CFS setelah bertugas di medan perang dan menghabiskan sebagian besar hidupnya dalam kondisi kesehatan yang terus menurun.
Tom Hennessy Jr kemudian mendirikan organisasi bernama RESCIND atau Repeal Existing Stereotypes about Chronic Immunological and Neurological Diseases yang berarti Menghapus Stereotip Terhadap Penyakit Imunologi dan Neurologi Kronis. Organisasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran publik sekaligus membantu masyarakat memahami berbagai penyakit yang sering kali sulit didiagnosis tersebut.
Itulah berbagai peringatan yang dirayakan pada 12 Mei 2026. Semoga menambah wawasan ya, detikers!
(urw/urw)











































