Bocah 5 Tahun Tewas Terbawa Arus Saat Banjir di Kendari

Sulawesi Tenggara

Bocah 5 Tahun Tewas Terbawa Arus Saat Banjir di Kendari

Nadhir Attamimi - detikSulsel
Minggu, 10 Mei 2026 16:15 WIB
Banjir melanda Kendari Barat, Sulawesi Tenggara, menyebabkan seorang bocah berusia 5 tahun, Rangga, meninggal setelah terbawa arus.
Foto: Simulasi penanganan kecelakaan di Sungai Luworo yang dilakukan usai peresmian Jembatan Luworo, Pilang Kenceng, Kabupaten Madiun (dok BNPB)
Kendari -

Sejumlah wilayah terendam banjir di Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Insiden itu mengakibatkan bocah bernama Rangga (5) terbawa arus sungai dan ditemukan meninggal dunia.

"Iya anak ini meninggal dunia, korban banjir di Punggaloba Kendari Barat," ujar Humas Basarnas Kendari Wahyudi kepada detikcom, Minggu (10/5/2026).

Korban ditemukan di kawasan Lapangan Benubenua, Kelurahan Punggaloba, Kecamatan Kendari Barat, Minggu (10/5). Korban ditemukan oleh warga dan langsung dievakuasi ke rumah duka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tadi sudah dievakuasi warga langsung yang menemukan, sekarang sudah di rumah duka," beber Wahyudi.

ADVERTISEMENT

Ia mengatakan korban ditemukan terbawa arus sungai. "Iya terbawa arus, ditemukan kondisi tengkurap," ujarnya.

Dia mengaku mendapat laporan terkait banjir di sejumlah titik di Kendari pagi tadi sekitar pukul 10.50 Wita. Sebanyak tiga tim rescue dengan total 33 personel dikerahkan menuju lokasi terdampak banjir.

"Pada pukul 11.05 Wita, 3 tim rescue diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk memberikan bantuan SAR," bebernya.

Basarnas mengerahkan rescue car, truk personel, rubber boat, perlengkapan evakuasi, alat medis, hingga peralatan komunikasi. Sejumlah peralatan keselamatan lainnya juga disiapkan untuk mendukung penanganan banjir di wilayah Kendari.

"Semua peralatan proses evakuasi dimaksimalkan penanganan banjir di Kendari," pungkansya.




(hsr/sar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads