Bencana longsor menerjang Perumahan Gadihu Indah di Kota Ambon, Maluku. Peristiwa tersebut mengakibatkan 1 rumah ambruk terbawa longsor dan 9 lainnya rusak.
"Data yang diterima 1 rumah ambruk terbawa longsor dan 9 lainnya mengalami kerusakan," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Ambon Frits Raimond Tatipikalawan kepada wartawan, Jumat (8/5/2026).
Bencana hidrometeorologi itu terjadi di Perumahan Gadihu Indah, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Jumat (8/5) pukul 14.00 WIT. Hujan tanpa henti awalnya mengguyur sejak pukul 10.00 WIT.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bencana longsor ini dipicu intensitas curah hujan tinggi yang melanda wilayah Ambon sejak pagi. Kemudian satu rumah ambruk terbawa longsor," jelasnya.
Frits menjelaskan tepat di depan rumah tersebut, ada 3 rumah lainnya berderet juga diterjang longsor. Fondasi rumah tergerus longsor.
"Selain 3 rumah itu yang rusak, ada juga 6 rumah di blok yang berbeda-beda mengalami retak-retak di bagian dapur dan badan rumah karena tergerus longsor," ucap Frits.
"Jadi data sementara itu, ada 9 rumah rusak dan 1 rumah ambruk," tambahnya.
Frits melanjutkan korban telah dievakuasi ke rumah warga setempat. Dia mengatakan, pihaknya juga bersama Dinas Sosial Kota Ambon akan membangun tenda darurat.
"Kita telah evakuasi (pemilik rumah) dan barang-barang mereka ke berapa tempat yang aman. Kemudian sementara mendirikan tenda untuk beberapa keluarga juga," ujarnya.
Frits menegaskan bencana hidrometeorologi ini tidak menimbulkan korban jiwa. Namun dia meminta warga untuk waspada karena tanah masih labil.
"Korban tidak ada korban jiwa dalam bencana ini. Namun diimbau kepada warga (tetap waspada) kalau masih ada hujan lagi karena kondisi tanah masih labil," imbuhnya.
(ata/ata)











































