Wali Kota Kendari Siska Karina Imran dan Forkopimda bahu membahu menuntaskan persiapan United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC). Forum yang akan berlangsung di Kendari tersebut akan membahas strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan dan pertumbuhan ekonomi yang merata.
Kota Kendari, Indonesia, terpilih menjadi tuan rumah pertemuan eksekutif dan forum Asia-Pasifik yang dijadwalkan berlangsung pada 6-10 Mei 2026. Siska Imran sendiri telah terjun langsung mengecek kesiapan penyambutan delegasi internasional jelang UCLG ASPAC pada Minggu (3/5/2026).
"Kita ingin memastikan seluruh persiapan berjalan maksimal, terutama dalam menyambut tamu-tamu dari berbagai negara," ujar Siska kepada wartawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengecekan dilakukan di sejumlah titik strategis yang akan menjadi pusat kegiatan dan penyambutan tamu internasional. Lokasi yang ditinjau meliputi kawasan Papalimba, Eks MTQ Kendari, Pantai Nambo hingga kawasan wisata Teluk Anjungan Kendari.
Wali Kota Kendari Siska Karina Imran dan Forkopimda mengecek persiapan UCLG ASPAC 2026 yang akan berlangsung di Kota Kendari. Dokumen Istimewa |
Dalam peninjauan tersebut, sejumlah titik utama yang akan menjadi lokasi kegiatan menjadi fokus perhatian. Mulai dari venue acara hingga jalur kedatangan delegasi diperiksa secara detail untuk memastikan semuanya siap digunakan.
"Semua lokasi harus siap, mulai dari akses masuk, kenyamanan tempat, hingga kelancaran mobilitas tamu," katanya.
Siska juga menyoroti pentingnya kesiapan teknis dalam pelaksanaan kegiatan berskala internasional ini. Ia menegaskan seluruh pihak harus bekerja maksimal dan tidak mengabaikan hal-hal kecil yang bisa berdampak besar.
"Event ini membawa nama daerah, jadi tidak boleh ada yang terlewat sekecil apa pun," tegasnya.
Wali Kota Kendari Siska Karina Imran dan Forkopimda mengecek persiapan UCLG ASPAC 2026 yang akan berlangsung di Kota Kendari. Dokumen Istimewa |
Selain itu, aspek pengamanan turut menjadi perhatian serius dalam persiapan tersebut. Koordinasi lintas sektor dengan aparat keamanan terus diperkuat guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif selama kegiatan berlangsung.
"Keamanan harus benar-benar dijaga agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa gangguan," jelasnya.
Pemkot Kendari juga memastikan fasilitas pendukung seperti transportasi dan akomodasi telah dipersiapkan secara optimal. Langkah ini dilakukan demi memberikan kenyamanan bagi para delegasi selama berada di Kota Kendari.
"Kita ingin para tamu merasa nyaman dan mendapatkan kesan baik selama berada di Kota Kendari," ujarnya.
Tak hanya itu, kesiapan penyambutan juga mencakup skema penerimaan tamu hingga pengaturan jadwal kegiatan. Semua dirancang agar pelaksanaan UCLG ASPAC berjalan tertib dan memberikan kesan profesional.
"Mulai dari kedatangan hingga pelaksanaan di setiap venue harus tersusun rapi dan berjalan sesuai rencana," beber dia.
Usai melakukan peninjauan, Siska kembali menegaskan pentingnya kerja sama seluruh pihak dalam menyukseskan agenda besar tersebut. Ia berharap Kendari bisa tampil sebagai tuan rumah yang siap dan berkelas di mata dunia.
"Kita harus kompak dan solid agar Kendari bisa menunjukkan kapasitasnya sebagai tuan rumah event internasional," pungkasnya.
(hmw/ata)













































