Banjir dan longsor terjadi di Kecamatan Batudaa Pantai dan Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Sebanyak 466 orang dari 117 kepala keluarga (KK) terdampak.
"Ya, bencana banjir di Kecamatan Limboto Barat dan tanah longsor di Desa Biluhu Timur, Kecamatan Batudaa Pantai," kata Analis Kebencanaan BPBD Provinsi Gorontalo Moh. Tahir Laendeng kepada detikcom, Jumat (1/5/2026).
Bencana alam itu terjadi di dua kecamatan pada Jumat (1/5) sekitar pukul 17.00 Wita. Dua wilayah itu memang diguyur hujan deras hingga air Sungai Moluupo meluap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang disebabkan oleh curah hujan tinggi dan mengakibatkan meluapnya Sungai Moluupo," ujarnya.
Wilayah terdampak di Kecamatan Limboto Barat yakni Kelurahan Tenilo sementara di Kecamatan Batudaa Pantai yakni di Desa Biluhu Timur. Total ada 117 KK terdampak dengan rincian 466 orang.
"Tidak ada korban jiwa, langkah-langkah dan upaya yang telah dilaksanakan BPBD melakukan peninjauan situasi lokasi bencana banjir dan tanah longsong," bebernya.
Tahir menuturkan pihaknya masih terus melakukan pendataan terkait warga terdampak banjir. Pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap waspada akan banjir susulan.
"BPBD melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan banjir dan tanah longsor. Mengimbau masyarakat untuk selalu waspada akan banjir susulan," pungkasnya.
