3 Siswa SD di Muna Barat Tertimpa Tembok Sekolah Roboh, 1 Tewas

Sulawesi Tenggara

3 Siswa SD di Muna Barat Tertimpa Tembok Sekolah Roboh, 1 Tewas

Nadhir Attamimi - detikSulsel
Jumat, 01 Mei 2026 10:16 WIB
Polisi melakukan olah TKP siswa SD tewas tertimpa tembok roboh di Muna Barat.
Foto: Polisi melakukan olah TKP siswa SD tewas tertimpa tembok roboh di Muna Barat. (dok. Istimewa)
Muna Barat -

Tiga siswa SD di Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara (Sultra), tertimpa tembok nama sekolah yang roboh. Satu orang siswa dilaporkan meninggal dunia dalam insiden tersebut.

"Iya benar ada peristiwa roboh papan nama sekolah yang menimpa siswa," kata Kasi Humas Polres Muna Iptu Muh Jufri dalam keterangannya, Jumat (1/5/2026).

Peristiwa itu terjadi di SDN 7 Barangka, Desa Lapolea, Kecamatan Barangka, Kamis (30/4) sekitar pukul 10.40 Wita. Papan nama sekolah yang terbuat dari tembok cor tiba-tiba ambruk dan menimpa para siswa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Satu siswa meninggal dunia, sementara dua lainnya mengalami luka memar," jelasnya.

Korban meninggal dunia berinisial SL (7) usai mengalami luka robek di bagian belakang kepala serta memar di sekitar mata. Dua siswa lainnya, WWA (7) dan LM (9) mengalami luka memar.

ADVERTISEMENT

"Korban meninggal mengalami luka serius di bagian kepala dan sempat dilarikan ke rumah sakit. Tapi korban lainnya hanya mengalami luka memar dan sudah dipulangkan," ungkapnya.

Kejadian bermula saat siswa kelas 1 selesai mengikuti pelajaran sekitar pukul 10.30 Wita dan dipulangkan oleh guru. Korban kemudian duduk di sekitar beton nama sekolah bersama temannya.

"Korban sempat duduk di sekitar papan nama sekolah sebelum kejadian," tutur Jufri.

Seorang siswa lain lalu memegang tiang papan nama tersebut. Secara tiba-tiba bangunan beton itu roboh dan menimpa para korban yang berada di dekatnya.

"Ada siswa lain yang memegang tiang, lalu papan nama itu roboh dan menimpa mereka," jelasnya.

Korban SL sempat dilarikan ke UGD RSUD Muna Barat untuk mendapatkan penanganan medis. Namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

"Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kejadian ini," pungkasnya.



(sar/asm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads