Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa kembali melanjutkan program bantuan bedah rumah untuk warga yang membutuhkan. Langkah ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam menjaga arah kebijakan pengentasan kemiskinan ekstrem (KME) yang telah berjalan setahun.
Program bantuan bedah rumah ini dilakukan di Desa Jipang, Kecamatan Bontonompo Selatan, Selasa (28/4). Keberlanjutan program bedah rumah ini menjadi prioritas pemerintah.
"Kami memastikan setelah berjalan satu tahun, program pengentasan kemiskinan ekstrem ini tetap konsisten dan terjaga. Fokus kami menghadirkan perubahan yang benar-benar dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari," ujar Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang dalam keterangannya, Rabu (29/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Husniah menegaskan pengentasan kemiskinan ekstrem dijalankan secara konsisten dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Ia menyebut program bedah rumah menyasar kebutuhan dasar warga dan memberi dampak besar terhadap peningkatan kualitas hidup.
"Bedah rumah ini menyentuh kebutuhan paling mendasar. Ketika masyarakat memiliki hunian yang layak, rasa aman meningkat dan itu berpengaruh langsung pada kesehatan serta kemampuan mereka untuk beraktivitas dengan lebih baik," jelas Husniah.
Pemkab Gowa diketahui menggandeng Bank Syariah Indonesia (BSI) dalam program ini. Pelaksanaan program juga dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan gratis untuk masyarakat.
Pemkab Gowa turut membuka ruang kolaborasi lintas sektor untuk memperluas jangkauan program. Sinergi dengan BSI dinilai mampu mempercepat dampak di lapangan.
"Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya. Sinergi dengan BSI menunjukkan bahwa kerja bersama mampu menghadirkan dampak yang lebih besar dan menjangkau lebih banyak masyarakat," katanya.
Sementara itu, Kepala Cabang BSI Gowa Muhammad Hasrani Said mengatakan pihaknya terlibat aktif melalui pengelolaan dana umat. Ia berharap kerja sama tersebut terus diperkuat agar manfaatnya menjangkau lebih banyak sektor.
"Bedah rumah ini adalah yang kedua kami lakukan bersama Pemkab Gowa, dengan dukungan BSI Maslahat yang mengelola dana zakat dan infak untuk masyarakat yang membutuhkan," ujar Hasrani.
Salah satu penerima bantuan, Daeng So'na mengaku merasakan dampak langsung dari program ini. Ia menyebut kondisi rumahnya kini jauh lebih layak dan nyaman.
"Sekarang rumah kami lebih baik, kami merasa lebih tenang. Terima kasih kepada Ibu Bupati dan semua pihak yang membantu," pungkasnya.
