Jamaluddin Jompa Resmi Dilantik Jadi Rektor Unhas Periode 2026-2030

Jamaluddin Jompa Resmi Dilantik Jadi Rektor Unhas Periode 2026-2030

Andi Nur Isman Sofyan - detikSulsel
Senin, 27 Apr 2026 09:23 WIB
Pelantikan Rektor Unhas Jamaluddin Jompa.
Pelantikan Rektor Unhas Jamaluddin Jompa. Foto: (dok. istimewa)
Makassar -

Prof Jamaluddin Jompa resmi dilantik sebagai Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Periode 2026-2030. Ini menjadi periode kedua Jamaluddin Jompa menjabat rektor.

Pelantikan berlangsung di Baruga Anging Mammiri, Unhas, Jalan Perintis Kemerdekaan Makassar, Senin (27/4/2026). Prosesi pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan mars Unhas.

Selanjutnya Sekretaris Eksekutif Majelis Wali Amanat (MWA) Unhas Prof Asmuddin Natsir membacakan surat keputusan pemberhentian rektor periode 2022-2026 dan pengangkatan rektor periode 2026-2030. Kemudian dilanjutkan dengan prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin Ketua MWA Unhas Prof Andi Alimuddin Unde.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pada hari ini, Senin tanggal 27 bulan April tahun 2026, saya ketua Majelis Wali Amanat Universitas Hasanuddin dengan ini secara resmi melantik saudara Prof dr Ir Jamaluddin Jompa Msc dalam jaabatan sebagai rektor Universitas Hasanuddin Perideo 2026-2030," ucap Andi Alimuddin.

"Saya percaya bahwa saudara akan melaksanakan tugas sebaik-baiknya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan. Semoga Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa bersama kita," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

Setelah pengambilan sumpah, kemudian dilanjutkan dengan prosesi pengalungan tanda jabatan dan penandatanganan berita acara pelantikan, pakta integritas, dan pernyataan kinerja.

Diketahui, Jamaluddin Jompa alias Prof JJ kembali terpilih menjadi Rektor Unhas Periode 2026-2030 setelah unggul telak berdasarkan hasil pemungutan suara MWA. Tahapan akhir pemilihan rektor digelar di Kampus Unhas Jakarta, Rabu (14/1). Total ada 24 suara yang diperebutkan.

Komposisi suara dalam MWA terdiri atas 16 orang anggota yang memiliki hak suara, termasuk bagian suara dari Mendiktisaintek, dan tokoh masyarakat. Dalam struktur pemilihan tersebut, suara Mendiktisaintek sebesar 35% dari total suara, atau 9 suara.

Hasilnya, Prof JJ menang telak dengan meraih 23 suara. Selanjutnya disusul Prof Budu 1 suara dan Prof Sukardi Weda 0 suara.




(asm/ata)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads