Sejumlah peringatan penting dan menarik diperingati setiap tanggal 24 April. Berbagai peringatan tersebut mulai dari sektor transportasi, hubungan antar manusia, perdamaian, hingga kesehatan.
Sedikitnya ada empat peringatan yang dirayakan, baik secara nasional di masing-masing negara maupun secara internasional. Di Indonesia, terdapat peringatan Hari Angkutan Nasional, dan Hari Aksi untuk Toleransi dan Penghormatan Antar Manusia di Argentina. Sementara itu, di tingkat internasional diperingati Hari Internasional Multilateralisme dan Diplomasi untuk Perdamaian serta Hari Kesehatan Wanita Sedunia.
Masing-masing peringatan tersebut memiliki makna dan tujuan tersendiri. Nah, untuk mengetahui penjelasan lengkapnya, simak ulasannya berikut ini!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari Angkutan Nasional
Hari Angkutan Nasional yang diperingati setiap tanggal 24 April di Indonesia bertujuan untuk mengingat perjalanan dan perkembangan angkutan umum di Tanah Air yang identik dengan DAMRI.
Mengacu pada laman resminya, DAMRI merupakan salah satu moda transportasi darat pertama yang berdiri di Indonesia. Lembaga ini didirikan pada tahun 1943, tepatnya pada masa pendudukan Jepang.
Saat itu, transportasi darat dibagi menjadi dua kategori, yakni angkutan barang yang dikenal dengan nama Jawa Unyu Zidousha dan angkutan penumpang yang disebut Zidousha Sokyoku. Kemudian pada tahun 1961, kedua jenis layanan tersebut digabungkan menjadi satu institusi bernama Djawatan Angkoetan Motor Republik Indonesia (DAMRI), seperti yang dikenal hingga sekarang.
Sebelum berkembangnya berbagai moda transportasi modern, DAMRI memiliki peran besar dalam melayani kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia.
Dalam perjalanannya, status kepemilikan DAMRI juga mengalami beberapa perubahan. Pada tahun 1961, pengelolaannya berada di bawah BPUN (Badan Pimpinan Umum Perusahaan Negara), dan saat ini menjadi bagian dari BUMN (Badan Usaha Milik Negara).
Keterkaitan DAMRI dengan Hari Angkutan Nasional sangat erat. Oleh sebab itu, setiap 24 April diperingati sebagai momentum untuk mengenang sejarah perkembangannya sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penggunaan transportasi umum.
Hari Aksi untuk Toleransi dan Penghormatan Antar Manusia di Argentina
Selain Indonesia pada tanggal 24 April di Argentina juga diperingati Hari Aksi untuk Toleransi dan Penghormatan Antar Manusia. Melansir National Today, peringatan ini merupakan hari nasional yang ditetapkan untuk mengenang dan mengakui peristiwa tragis pada tahun 1915, ketika Kekaisaran Ottoman melakukan upaya sistematis terhadap rakyat Armenia.
Meski berstatus sebagai peringatan nasional, hari ini bukan termasuk hari libur. Peringatan ini juga menjadi sorotan penting karena belum semua negara di dunia mengakui peristiwa tersebut sebagai genosida. Hingga kini, hanya sebagian negara yang secara resmi memberikan pengakuan.
Hari Aksi untuk Toleransi dan Penghormatan Antar Manusia tidak lepas dari peristiwa sejarah yang terjadi pada masa Kekaisaran Ottoman. Kekaisaran ini berdiri sejak tahun 1299 dan pernah menguasai wilayah luas di Timur Tengah, Afrika Utara, hingga Eropa Timur sebelum akhirnya runtuh pada tahun 1922 setelah Perang Dunia I.
Dalam perjalanannya, Kekaisaran Ottoman dikenal mampu menaungi berbagai kelompok agama dan etnis. Namun, tidak semua kelompok diperlakukan secara setara.
Salah satu contohnya adalah masyarakat Armenia yang mayoritas beragama Kristen. Setelah wilayah Armenia dikuasai pada sekitar abad ke-15, mereka kerap dianggap sebagai kelompok "kafir" dan mengalami perlakuan yang tidak adil.
Puncak tragedi terjadi pada masa Perang Dunia I, ketika banyak warga Armenia menjadi korban kekerasan besar-besaran. Argentina termasuk negara yang secara resmi mengakui peristiwa ini sebagai genosida. Banyak peneliti dan sejarawan juga menyimpulkan hal yang sama berdasarkan berbagai bukti dan kesaksian para penyintas.
Meski demikian, pengakuan terhadap peristiwa ini belum sepenuhnya disepakati secara global. Hingga kini, hanya sebagian negara yang mengakui tragedi tersebut sebagai genosida.
Perkiraan jumlah korban pun bervariasi, namun banyak sumber menyebutkan bahwa antara 600.000 dan 1.200.000 orang Armenia meninggal dalam peristiwa tersebut.
Latar belakang inilah yang kemudian melandasi peringatan Hari Aksi untuk Toleransi dan Penghormatan Antar Manusia, sebagai pengingat pentingnya menghargai perbedaan serta mencegah terulangnya peristiwa serupa di masa depan.
Hari Internasional Multilateralisme dan Diplomasi untuk Perdamaian
Secara global, setiap tanggal 24 April diperingati sebagai Hari Internasional Multilateralisme dan Diplomasi untuk Perdamaian. Melansir laman resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), multilateralisme secara khusus didasarkan pada prinsip-prinsip dasar seperti konsultasi, inklusi, dan solidaritas.
Penerapannya diatur melalui kesepakatan bersama yang memastikan kerja sama berjalan secara berkelanjutan dan efektif. Aturan-aturan ini juga menjamin bahwa setiap pihak memiliki hak dan kewajiban yang setara, serta diterapkan secara konsisten, tidak bergantung pada situasi atau kepentingan tertentu.
Komitmen terhadap multilateralisme serta upaya menjaga perdamaian dan keamanan internasional kembali ditegaskan oleh para pemimpin dunia dalam Debat Umum PBB pada September 2018. Selanjutnya, pada 12 Desember 2018, PBB secara resmi menetapkan Hari Internasional Multilateralisme dan Diplomasi untuk Perdamaian melalui resolusi A/RES/73/127.
Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran global akan pentingnya kerja sama internasional serta menjaga nilai-nilai multilateralisme. Melalui momentum ini, negara-negara anggota, pengamat, dan berbagai organisasi didorong untuk berpartisipasi dalam kegiatan edukasi dan sosialisasi guna memperkuat diplomasi serta upaya perdamaian di seluruh dunia.
Hari Kesehatan Wanita Sedunia
Hari Kesehatan Wanita sedunia dirayakan setiap tahun pada hari Jumat terakhir bulan April dan tahun ini jatuh pada 24 April 2026. Menyadur laman National Today, momen ini menjadi waktu bagi perempuan untuk lebih memprioritaskan diri sendiri, terutama dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan.
Peringatan ini pertama kali dideklarasikan oleh Diversity Woman Media pada Februari 2021, bertepatan dengan penyelenggaraan konferensi virtual perdana tentang kesehatan dan perawatan diri perempuan. Kegiatan tersebut bertujuan memberikan panduan praktis terkait kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya keseimbangan hidup.
Hingga kini, Diversity Woman Media juga aktif menghadirkan program "Wellness Wednesday" yang membahas berbagai topik kesehatan, seperti manajemen stres, kesehatan fisik dan mental, kualitas tidur, nutrisi, hingga kesadaran diri. Program ini diikuti oleh audiens dari berbagai latar belakang di seluruh dunia.
Hari Kesehatan Wanita Sedunia dan konferensi virtualnya merupakan perluasan dari Wellness Wednesdays milik Diversity Woman Media, yang menyediakan informasi tentang perawatan diri dan isu-isu kesehatan lainnya. Konferensi virtual ini akan memungkinkan perempuan untuk berinteraksi dengan para pemimpin, spesialis, dan sumber daya lain yang akan membantu mereka mengevaluasi kembali kehidupan mereka dan memberikan dampak positif pada kesehatan perempuan.
Mereka ingin memberdayakan perempuan dengan pengetahuan yang mereka butuhkan untuk menjadi lebih bahagia dan sehat, memberi mereka alat yang mereka butuhkan untuk sukses dalam semua aspek kehidupan mereka. Diversity Woman Media ingin membantu perempuan menjadi yang terbaik dengan menunjukkan kepada mereka bagaimana memprioritaskan kebutuhan mereka sendiri. Hasilnya akan berupa ibu, istri, pasangan, karyawan, dan orang-orang yang lebih bahagia.
Itulah daftar peringatan yang dirayakan pada 24 April 2026. Semoga menambah wawasan ya, detikers!
(alk/alk)











































