Ketua DPD Pinrang Usman Marham Siap Maju Jadi Calon Ketua Golkar Sulsel

Ketua DPD Pinrang Usman Marham Siap Maju Jadi Calon Ketua Golkar Sulsel

Sahrul Alim - detikSulsel
Kamis, 23 Apr 2026 20:44 WIB
Ketua DPD II Golkar Pinrang Usman Marham.
Foto: Ketua DPD II Golkar Pinrang Usman Marham. (Sahrul Alim/detikSulsel)
Makassar -

Ketua DPD II Golkar Pinrang Usman Marham mempertimbangkan untuk meramaikan bursa pencalonan ketua DPD I Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel) jelang Musyawarah Daerah (Musda) 2026. Usman memastikan akan maju bertarung jika direstui Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dalam hal ini Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia.

"Sepanjang DPP memberikan peluang kepada saya, saya bersedia. Sepanjang DPP memberikan peluang dengan melihat latar belakang saya itu. Sepanjang DPP membuka sinyal untuk saya, kenapa tidak," kata Usman kepada wartawan, Kamis (23/4/2026).

Usman mengakui selama ini namanya belum muncul karena kesibukannya di usaha pertambangan. Namun setelah melihat dinamika, dia memutuskan untuk ambil bagian di Musda kali ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kemarin saya sibuk urus bisnis. Tapi setelah berpikir panjang, kenapa tidak. Hancur Golkar kalau dibiarkan begini terus dan tidak dilakukan pembenahan, akan turun kursinya," katanya.

ADVERTISEMENT

Meski dia baru menyatakan sikap, Usman menolak disebut sebagai calon alternatif ataupun kuda hitam. Dia mengaku dirinya bukan kader baru di Golkar.

"Karena memang saya tidak pernah mengatakan saya mau maju. Bukan juga alternatif. Saya tidak mau dikatakan alternatif. Saya tidak mau juga saya disebut kuda hitam. Tidak mau juga. Saya punya pengalaman di kepengurusan DPP. Saya punya pengalaman di DPD I dan hari ini saya di DPD II," katanya.

Dia optimis akan mampu bersaing dengan figur yang lebih dahulu muncul. Seperti Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari dan mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin (IAS).

"Saya berbicara dari dulu sampai hari ini mulai zamannya (Ketum) Pak Abu Rizal, saya sudah masuk pengurus harian zamannya Setia Novanto, Airlangga, hingga saat ini," katanya.

Jika diberi amanah, dia optimis Golkar akan kembali meraih kejayaannya di Sulsel. Dia mengaku sudah menyiapkan strateginya.

"Tidak ada susahnya. Sepanjang hidup tadi yang saya katakan bahwa caleg-caleg yang muncul di daerah betul-betul ditempatkan sesuai dengan keinginannya DPD II, Bukan intervensi. Artinya kita mendukung kalau DPD II ini diberi kewenangan. Kewenangan penuh untuk menyusun itu caleg-calegnya karena pasti dia tahu peta politik daerahnya," katanya.

Dia mengaku segera mengumpulkan DPD II usai mendapat sinyal maju Musda dari DPP. Upaya itu untuk mendapat dukungan pemilik suara sebagai syarat pencalonan.

"Ada waktu. Saya yakin ada. Bisa dilakukan itu. Kenapa tidak bisa? Kalau memang DPP menginginkan figur yang lain kan tidak susah. Kuncinya ada DPP," kata Usman.

Usman menilai figur yang direstui DPP untuk jadi Ketua DPD Golkar Sulsel harus punya visi mengembalikan kejayaan Golkar. Yakni kembali menjadikan Sulsel sebagai lumbung suara Golkar.

"Kalau menurut pemahaman saya, itulah salah satu yang harus dipikirkan ini ketua ke depan apakah dia mampu mengembalikan Partai Golkar ini sebagai pimpinan ketua DPR. Itu yang perlu dipikirkan," pungkasnya.

Diketahui, hingga saat ini DPP Golkar belum menetapkan jadwal Musda meski kepanitiaan telah terbit. Sementara bursa pencalonan jelang Musda telah mencuat seperti Appi, IAS, Andi Ina hingga mantan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Kantor Golkar Didemo Buntut Kasus Dugaan Gratifikasi-Asusila"
[Gambas:Video 20detik] (ata/ata)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads