2 Nelayan di Konawe Utara Tewas Tersambar Petir Saat Pasang Jaring

Sulawesi Tenggara

2 Nelayan di Konawe Utara Tewas Tersambar Petir Saat Pasang Jaring

Nadhir Attamimi - detikSulsel
Selasa, 14 Apr 2026 22:16 WIB
Dua nelayan di Konawe Utara tewas tersambar petir saat memasang pukat di laut.
Foto: Dua nelayan di Konawe Utara tewas tersambar petir saat memasang pukat di laut. (dok. istimewa)
Konawe Utara -

Dua nelayan bernama Aldiansyah Putra (17) dan Evan (24) di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra) tewas tersambar petir. Keduanya tersambar petir saat memasang pukat di laut.

"Iya benar dua orang tersambar petir saat memasang pukat," ujar Kapolsek Sawa Ipda Laode Bilhuda dalam keterangannya, Selasa (14/4/2026).

Peristiwa itu terjadi di Pantai Tapularamo, Desa Pasir Putih, Kecamatan Lembo, pada Senin (13/4) sore. Saat itu, kedua korban menjaring ikan di laut bersama rekannya bernama Marwan (42).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat tiba, cuaca di pinggir pantai sedang surut dan kondisi hujan," kata Laode Bilhuda.

Ketiga nelayan itu langsung memasang pukat ikan di area pantai meski sedang turun hujan. Tak berselang lama, petir menyambar di sekitar pantai tempat para nelayan itu memasang pukat.

ADVERTISEMENT

"Tiba-tiba ada sambaran petir di sekitar lokasi saat mereka memasang jaring," katanya.

Laode Bilhuda menuturkan Marwan melihat kedua rekannya tenggelam usai terkena sambaran petir. Dia kemudian berupaya menyelamatkan kedua rekannya itu.

"Saksi berusaha menolong, satu korban ditemukan sudah meninggal dunia, satu lainnya sempat dibawa ke puskesmas," jelasnya.

Namun korban Evan dinyatakan meninggal dunia di lokasi dengan luka bakar di beberapa bagian tubuh. Sementara Aldiansyah sempat dilarikan ke Puskesmas Lembo, namun nyawanya tidak tertolong.

"Korban Aldiansyah sempat mendapatkan penanganan medis, tetapi akhirnya meninggal dunia," ujarnya.

Polisi yang menerima laporan langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Polisi juga berkoordinasi dengan pihak medis serta mengamankan situasi di sekitar lokasi.

"Dari hasil pemeriksaan, kejadian ini murni musibah akibat cuaca ekstrem, tidak ditemukan unsur pidana," bebernya.




(hsr/hsr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads