Latihan Soal UTBK 2026: Materi, Jumlah, hingga Link Simulasi

Latihan Soal UTBK 2026: Materi, Jumlah, hingga Link Simulasi

Osmawanti Panggalo - detikSulsel
Senin, 13 Apr 2026 20:45 WIB
Materi, jumlah, dan link simulasi latihan soal UTBK 2026
Ilustrasi tes UTBK (Foto: Istimewa)
Makassar -

Latihan soal UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) menjadi salah satu cara efektif untuk mempersiapkan diri menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi. Dengan memahami materi yang diujikan, jumlah soal, hingga contoh-contohnya, peserta dapat mengukur kemampuan sekaligus meningkatkan strategi dalam menjawab soal.

UTBK merupakan tahapan penting dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Berdasarkan informasi dari akun Instagram resmi SNPMB (@snpmb_id), pelaksanaan UTBK 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 21 April hingga 2 Mei 2026.

Melalui latihan soal UTBK 2026, peserta dapat lebih familiar dengan tipe soal yang sering muncul serta pembagian jumlah soal di setiap subtes. Latihan juga membantu meningkatkan kecepatan, ketelitian, dan ketepatan dalam menjawab soal saat ujian berlangsung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam artikel ini, detikers akan menemukan informasi lengkap mengenai materi UTBK 2026, jumlah soal yang diujikan, hingga link simulasi yang bisa digunakan sebagai bahan latihan. Simak selengkapnya!

Materi Soal UTBK 2026

Melansir laman resmi Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) materi UTBK-SNBT tahun 2026 terdiri atas dua kelompok tes yakni tes potensi skolastik dan tes literasi. Masing-masing tes tersebut mempunyai tujuan, cara mengerjakan, dan waktu yang berbeda-beda.

ADVERTISEMENT

Berikut uraian materinya:

1. Tes Potensi Skolastik (TPS)

TPS dalam UTBK bertujuan untuk mengukur kemampuan kognitif yang berkembang melalui proses belajar dan pengalaman, baik di dalam maupun di luar kelas. Kemampuan ini penting untuk menunjang keberhasilan dalam pendidikan formal, khususnya di jenjang perguruan tinggi.

TPS dibagi menjadi empat subtes, yaitu:

1) Penalaran Umum

Subtes ini mencakup penalaran induktif, deduktif, dan kuantitatif. Tujuannya adalah menilai kemampuan peserta dalam memecahkan masalah baru secara logis dan terarah.

  • Penalaran induktif: kemampuan mengamati fakta atau peristiwa untuk menemukan pola atau prinsip
  • Penalaran deduktif: kemampuan menarik kesimpulan logis berdasarkan premis yang sudah ada
  • Penalaran kuantitatif: kemampuan bernalar menggunakan angka dan operasi matematika dasar

2) Pengetahuan dan Pemahaman Umum

Subtes ini mengukur kemampuan kognitif melalui pengetahuan leksikal, informasi, pengetahuan umum yang dianggap penting dalam lingkup sosial budaya Indonesia, serta mengukur perkembangan bahasa.

Tes ini dirancang dengan menekankan pada keterkaitan antara permasalahan dan bacaan untuk menilai kemampuan menganalisis, menghubungkan, dan menyimpulkan berbagai kata, frasa, serta kalimat sesuai konteks dalam bacaan. Peserta akan dihadapkan pada berbagai bentuk soal, seperti:

  • Pertanyaan singkat
  • Bacaan pendek dengan satu soal
  • Bacaan panjang dengan beberapa pertanyaan

3) Pemahaman Bacaan dan Menulis

Subtes Pemahaman Bacaan dan Menulis mengukur kemampuan peserta dalam memahami membaca dan kemampuan dalam menulis. Kemampuan yang diukur lebih dipusatkan pada kemampuan menulis yang didasarkan atas pemahaman terhadap bacaan.

Materinya meliputi:

  • Pemilihan gagasan: menentukan judul, diksi, dan pelengkap kalimat
  • Penataan gagasan: menyusun kalimat, paragraf, serta penggunaan tanda baca
  • Perbaikan gagasan: memperbaiki kata, kalimat, dan penggunaan bahasa yang tepat

4) Pengetahuan Kuantitatif

Subtes ini menguji kemampuan berpikir logis, sistematis, kritis, dan analitis melalui konsep matematika. Materi yang diujikan meliputi:

  • Bilangan
  • Aljabar
  • Geometri dan pengukuran
  • Analisis data
  • Peluang

Dalam subtes ini, peserta tidak hanya dituntut menguasai rumus, tetapi juga mampu memahami pola, menganalisis informasi, serta mengambil keputusan secara tepat dalam waktu terbatas. Ketelitian, kecepatan, dan strategi pengerjaan menjadi kunci utama.

Cakupan dan kedalaman materi yang diujikan disesuaikan dengan kurikulum SMA/sederajat yang berlaku di Indonesia.

2. Tes Literasi

Tes literasi merupakan sub tes yang bertujuan untuk menilai kapasitas peserta untuk mengidentifikasi, memahami, menafsirkan, menciptakan, mengolah informasi, dan berkomunikasi menggunakan materi tertulis dalam berbagai konteks. Tes ini terdiri atas Literasi dalam Bahasa Indonesia, Literasi dalam Bahasa Inggris, dan Penalaran Matematika.

Berikut uraiannya:

1) Literasi dalam Bahasa Indonesia

Subtes ini bertujuan mengukur kemampuan literasi peserta dalam memahami teks berbahasa Indonesia, bukan sekadar kemampuan berbahasa.

Peserta akan diuji dalam kemampuan:

  • Menemukan informasi
  • Memahami isi teks
  • Menilai dan merefleksikan informasi

Teks yang disajikan mencakup berbagai konteks, yaitu:

  • Saintek (kimia, fisika, biologi)
  • Sosial humaniora (ekonomi, sejarah, sosiogeografi)
  • Personal (apresiasi sastra)

Materi yang diujikan disesuaikan dengan kurikulum SMA/sederajat di Indonesia.

2) Literasi dalam Bahasa Inggris

Subtes ini mengukur kemampuan memahami teks berbahasa Inggris dalam konteks akademik, bukan sekadar kemampuan tata bahasa.

Peserta dihadapkan pada aktivitas:

  • Menemukan informasi
  • Memahami makna teks
  • Menilai dan merefleksikan isi bacaan

Teks yang digunakan juga mencakup konteks:

  • Saintek (kimia, fisika, biologi)
  • Sosial humaniora (ekonomi, sejarah, sosiogeografi)
  • Personal (apresiasi sastra)

Seluruh materi tetap mengacu pada kurikulum SMA/sederajat.

3) Penalaran Matematika

Penalaran Matematika merupakan inti dari literasi matematika dalam UTBK. Subtes ini tidak hanya menguji kemampuan berhitung, tetapi juga kemampuan berpikir logis dan menyelesaikan masalah dalam kehidupan nyata.

Kemampuan yang diukur meliputi:

  • Menganalisis argumen matematika
  • Menentukan strategi penyelesaian masalah
  • Mengenali pola atau struktur matematika
  • Menyusun argumen logis

Proses penalaran matematika melibatkan tiga tahap utama:

  • Merumuskan (Formulating): mengubah masalah nyata menjadi model matematika
  • Menggunakan (Employing): menerapkan konsep dan prosedur matematika
  • Menafsirkan dan Mengevaluasi (Interpreting & Evaluating): mengaitkan hasil dengan konteks awal

Soal dalam subtes ini disajikan dalam berbagai konteks, mulai dari kehidupan pribadi, pekerjaan, sosial, hingga ilmiah.

Jumlah Soal dan Durasi Tes UTBK-SNBT 2026

Jumlah keseluruhan soal pada UTBK-SNBT 2026 mencapai 160 soal, dengan total durasi pengerjaan selama 195 menit.

Agar lebih jelas, berikut pembagian jumlah soal pada setiap subtes beserta alokasi waktu pengerjaannya:

JenisJumlahDurasi (Menit)

Tes Potensi Skolastik

Penalaran Induktif1010
Penalaran Deduktif1010
Penalaran Kuantitatif1010

Pengetahuan dan pemahaman umum

2015

Pemahaman bacaan dan menulis

2025
Pengetahuan kuantitatif2020

Tes Literasi

Literasi dalam bahasa Indonesia

3045.5

Literasi dalam bahasa Inggris

2020
Penalaran matematika2042.5

Peserta SNBT dapat berlatih mengerjakan soal-soal tahun sebelumnya melalui portal resmi SNPMB. Fasilitas ini bisa diakses secara gratis dan praktis sebagai bahan latihan sebelum menghadapi UTBK.

Berikut link simulasi UTBK yang dapat diakses:

https://snpmb.id/simulasi/

Jadwal Terbaru UTBK 2026

Pelaksanaan UTBK 2026 semula dijadwalkan berlangsung selama 10 hari, mulai 21 hingga 30 April 2026. Namun, berdasarkan informasi dari akun Instagram @snpmb_id, terdapat penyesuaian di beberapa lokasi ujian.

Penyesuaian tersebut berkaitan dengan jumlah sesi ujian yang diperpanjang hingga 2 Mei 2026 di sejumlah pusat UTBK.

Berikut jadwal terbaru UTBK-SNBT 2026:

  • Registrasi Akun SNPMB Siswa: 12 Januari - 07 April 2026
  • Pendaftaran UTBK-SNBT: 25 Maret - 07 April 2026
  • Pembayaran Biaya UTBK: 25 Maret - 08 April 2026
  • Unduh Kartu Peserta UTBK-SNBT: 11 - 15 April 2026
  • Pelaksanaan UTBK: 21 - 2 Mei 2026
  • Pengumuman Hasil SNBT: 25 Mei 2026
  • Unduh Sertifikat UTBK: 02 Juni - 31 Juli 2026

Catatan: Seluruh kegiatan pada hari yang sudah ditentukan akan dimulai dan diakhiri pukul 15.00 WIB.

Itulah materi, jumlah, hingga link simulasi untuk latihan sebelum UTBK 2026. Selamat berjuang detikers!




(urw/urw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads