Minggu Paskah menjadi puncak perayaan iman umat Kristiani yang menandai kemenangan kehidupan atas maut. Pada Minggu, 5 April 2026, umat diajak untuk merenungkan kembali makna kebangkitan Kristus sebagai sumber harapan baru di tengah berbagai pergumulan hidup.
Renungan Katolik Minggu Paskah bukan sekadar mengenang peristiwa kebangkitan Yesus, tetapi juga menjadi momen istimewa untuk memperbarui iman dan komitmen hidup sebagai pengikut Kristus. Kebangkitan-Nya menghadirkan terang di tengah kegelapan, sekaligus menguatkan keyakinan bahwa kasih Tuhan selalu menyertai setiap langkah kehidupan.
Melalui renungan ini, umat diundang untuk semakin menyadari makna Paskah sebagai titik awal hidup baru yang penuh sukacita, pengharapan, dan kemenangan. Nah, berikut bacaan, teks Mazmur Tanggapan, hingga renungan Katolik hari Raya Paskah. Yuk, simak selengkapnya!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Renungan Harian Katolik Hari Ini 5 April 2026
Sebelum membaca renungan harian hari ini baca terlebih dahulu sabda-sabda Tuhan lewat bacaan hari ini, antara lain:
Bacaan I: Kisah Para Rasul 10:34a.37-43
"Kami telah makan dan minum bersama dengan Yesus setelah Ia bangkit dari antara orang mati."
Sekali peristiwa Allah menyuruh Petrus pergi ke rumah perwira Kornelius. Di sana Petrus berkata, "Kamu tahu tentang segala sesuatu yang terjadi di seluruh tanah Yudea, mulai dari Galilea, sesudah pembaptisan yang diberitakan oleh Yohanes, yaitu tentang Yesus dari Nazaret: Bagaimana Allah mengurapi Dia dengan Roh dan kuat kuasa.
Yesus itulah yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia. Kami adalah saksi dari segala sesuatu yang diperbuat Yesus di tanah Yudea maupun di Yerusalem! Dia telah dibunuh dan digantung pada kayu salib.
Tetapi Allah telah membangkitkan Dia pada hari yang ketiga. Dan Allah berkenan bahwa Ia menampakkan diri, bukan kepada seluruh bangsa, tetapi kepada saksi-saksi, yang sebelumnya telah ditunjuk oleh Allah, yaitu kepada kami yang telah makan dan minum bersama dengan Dia, setelah Ia bangkit dari antara orang mati.
Dan Yesus telah menugaskan kami memberitakan kepada seluruh bangsa dan bersaksi bahwa Dialah yang ditentukan Allah menjadi Hakim atas orang-orang hidup dan orang-orang mati.
Tentang Dialah semua nabi bersaksi, bahwa barangsiapa percaya kepada-Nya, ia akan mendapat pengampunan dosa oleh karena nama-Nya."
Mazmur Tanggapan: Mzm 118:1-2.16ab-17.22-23
Mazmur Tanggapan Minggu Paskah 5 April 2026 Foto: Dok. Lagu Misa |
- Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik, kekal abadi kasih setia-Nya. Biarlah Israel berkata, "Kekal abadi kasih setia-Nya."
- Tangan kanan Tuhan berkuasa meninggikan, tangan kanan Tuhan melakukan keperkasaan. Aku tidak akan mati, tetapi hidup, dan aku akan menceritakan perbuatan-perbuatan Tuhan!
- Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru. Hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita.
Bacaan II: Kolose 3:1-4
"Pikirkanlah perkara yang di atas, dimana Kristus berada."
Saudara-saudara, kamu telah dibangkitkan bersama dengan Kristus. Maka carilah perkara yang di atas, di mana Kristus berada, duduk di sebelah kanan Allah. Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi.
Sebab kamu telah mati, dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus dalam Allah. Kristuslah hidup kita! Apabila Ia menyatakan diri kelak, kamu pun akan menyatakan diri bersama dengan Dia dalam kemuliaan.
Bait Pengantar Injil: 1 Korintus 5:7b-8a
Bait pengantar Injil Minggu Paskah 5 April 2026 Foto: Dok. Lagu Misa |
- Anak domba Paskah kita, yaitu Kristus, telah disembelih; karena itu marilah kita berpesta dalam Tuhan.
Bacaan Injil: Yohanes 20:1-9
"Yesus harus bangkit dari antara orang mati."
Pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar ketika hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke kubur Yesus, dan ia melihat bahwa batu telah diambil dari kubur. Maka ia berlari-lari mendapatkan Simon Petrus dan murid yang lain yang dikasihi Yesus.
Ia berkata kepada mereka, "Tuhan telah diambil orang dari kubur-Nya, dan kami tidak tahu di mana Ia diletakkan." Maka berangkatlah Petrus dan murid yang lain itu ke kubur.
Keduanya berlari bersama-sama, tetapi murid yang lain itu berlari lebih cepat daripada Petrus, sehingga ia lebih dahulu sampai di kubur. Ia menjenguk ke dalam dan melihat kain kafan terletak di tanah; akan tetapi ia tidak masuk ke dalam.
Maka tibalah juga Simon Petrus menyusul dia, dan masuk ke dalam kubur itu. Ia melihat kain kafan terletak di tanah, sedang kain peluh yang tadinya ada di kepala Yesus tidak terletak dekat kain kafan itu, tetapi agak di samping, di tempat yang lain, dan sudah tergulung.
Maka masuklah juga murid yang lain, yang lebih dahulu sampai ke kubur itu; ia melihatnya dan percaya. Sebab selama itu mereka belum mengerti isi Kitab Suci, yang mengatakan bahwa ia harus bangkit dari antara orang mati.
Renungan Hari Ini: Moment Istimewa
Bahwa barangsiapa percaya Kepada-Nya, ia akan mendapat pengampunan dosa oleh karena nama-Nya. - Kis 10:43
Hari ini seluruh Gereja Katolik didunia merayakan Paskah. Hari Paskah adalah hari bagi kita sebagai umat Allah sudah dimenangkan oleh Yesus, dosa-dosa kita Ia tebus melalui kematian-Nya dikayu salib.
Paskah tahun lalu menjadi moment paling istimewa bagi saya, karena sudah empat tahun lebih saya tidak pulang ke Palembang. Salah satu alasannya karena saya merantau untuk bekerja sekaligus mencari Papa kandung saya kala itu. Suatu ketika, saat saya sedang dirumah hanya dengan mama saja, saya mengajak mama untuk doa rosario bersama, namun setelah doa selesai, ada dorongan yang sangat kuat supaya kami berdua melakukan rekonsiliasi saat itu.
Akhirnya saya mengutarakan segala rasa amarah dan kekecewaan saya kepada mama saat itu, salah satunya kenapa mama dari dulu menutup segala akses sehingga baru di usia 42 tahun saya dapat bertemu dengan papa. Saat itu mama pun minta maaf kepada saya atas segala kesalahan-kesalahan beliau dimasa lalu yang membuat saya terluka.
Jujur, saya baru merasakan rekonsiliasi yang paling indah antara saya dengan mama waktu itu, setelah puluhan tahun saya memendam luka hati terhadap beliau. Meski saya sempat menangis dari siang hingga tengah malam setelahnya, namun setelah malam itu lewat, sampai detik ini saya merasakan kelegaan hati yang luar biasa, segala sakit hati itu sudah sirna.
Rekonsiliasi tersebut juga merupakan kemenangan bagi keluarga kami, dimana tidak ada lagi luka yang kami simpan. Teman, apapun dosa-dosamu saat ini, belajarlah untuk terbuka kepada Tuhan Yesus maupun keluarga. Lakukanlah rekonsiliasi supaya kasih Tuhan Yesus sungguh ada di dalam keluargamu.
Selamat Paskah semuanya, Kristus sudah bangkit bagi kita semua!.Tuhan Yesus, mampukan saya untuk melakukan rekonsiliasi di dalam keluarga, sehingga pemulihan boleh terjadi atas keluarga saya.
Sumber: Buku Bahasa Kasih
OLeh: Romo Paulus C.Siswantoko, Pr.
Demikian bacaan dan renungan Minggu Paskah 5 April 2026. Selamat Menyambut Hari Raya Paskah detikers!
(urw/urw)













































