Banjir akibat hujan deras merendam jalan trans provinsi yang menghubungkan Kabupaten Tojo Unauna dan Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng). Akibatnya, akses lalu lintas sempat terputus karena jalan tertutup material lumpur dan batu.
Peristiwa ini terjadi di Desa Padang Pujiti, perbatasan Kecamatan Ulubongka dan Kecamatan Tojo, pada Jumat (3/4) sekitar pukul 16.30 Wita. Banjir merendam setelah wilayah tersebut diguyur hujan lebat.
"Saat ini sudah bisa dilalui. Alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum sudah turun sejak semalam untuk membersihkan material banjir yang menutupi jalan," ujar Kabid Kedaruratan dan logistik BPBD Sulteng, Andi Sembiring kepada wartawan, Sabtu (4/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andi Sembiring mengatakan banjir terjadi karena posisi jalan ini berada di atas aliran sungai sehingga rentan terdampak saat debit air meningkat. Menurutnya, lokasi ini juga kerap menjadi langganan banjir jika hujan deras.
"Iya material itu dari sungai. Tahun lalu di lokasi yang sama, jalur ini langganan kalau terjadi hujan deras pasti titik di situ menjadi salah satu wilayah terdampak," terangnya.
Berdasarkan laporan BPBD, banjir menyebabkan jalan trans provinsi sempat tidak bisa dilalui akibat tertutup material. Namun banjir ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun pengungsian karena lokasi kejadian jauh dari permukiman warga.
"Tidak ada dampak ke warga karena lokasinya jauh dari pemukiman," tambahnya.
Berdasarkan video beredar, terlihat badan jalan tertutup lumpur dan batu, serta material lainnya, membuat kendaraan tidak dapat melintas. Arus air juga tampak mengalir melintasi jalan, sehingga memperparah kondisi akses di lokasi.
