Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo (M) 7,6 yang terjadi di Kota Bitung, Sulawesi Utara (Sulut), menyebabkan kerusakan infrastruktur hingga wilayah sekitar. Basarnas melaporkan seorang lansia wanita bernama Deyce Lahia (69) tewas tertimpa reruntuhan gedung di Kota Manado.
"Termonitor saat ini, 1 korban jiwa," ujar Humas Basarnas Sulut Nuriadin Gumeleng kepada wartawan, Kamis (2/4/2026).
Dia mengatakan bangunan yang runtuh tersebut merupakan Gedung KONI Sario, Manado. Jenazah korban kini telah dievakuasi petugas dari reruntuhan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"(Korban) tertimpa reruntuhan, lokasi, samping gedung KONI Sario, korban dievakuasi ke RS Bayangkara Manado," jelasnya.
"Deyce seorang pedagang di sekitar lokasi Gedung Koni," sambungnya.
Diberitakan sebelumnya, BMKG memutakhirkan data gempa bumi di Bitung dari magnitudo 7,3 menjadi 7,6. BMKG mencatat adanya gelombang tsunami kecil di sejumlah wilayah.
"Pemutakhiran peringatan dini, tsunami akibat gempa Mag:7,6. 129 km Tenggara Bitung-Sulut," tulis BMKG dalam keterangannya diterima detikcom, Kamis (2/4/2026).
BMKG mendeteksi gempa tsunami akibat gempa terjadi di sejumlah wilayah. Seperti di Belang, Bitung, Halmahera Barat (Halbar), Minahasa Utara, hingga Sidangoli.
"Telah terdeteksi di Belang (06.36 WIB) 0,68m, Bitung (06.15 WIB) 0,20m, Halmahera Barat (06.08 WIB) 0,30m, Minahasa Utara (06.18 WIB) 0,75m, Sidangoli (06.16 WIB) 0,35m," tambah BMKG.
