Kebakaran Hanguskan 4 Ruko di Jayawijaya, 11 Orang Tewas Terjebak

Papua Pegunungan

Kebakaran Hanguskan 4 Ruko di Jayawijaya, 11 Orang Tewas Terjebak

Paulus Pulo - detikSulsel
Rabu, 01 Apr 2026 11:50 WIB
Kebakaran ruko di Jayawijaya mengakibatkan 11 orang meninggal.
Foto: Kebakaran ruko di Jayawijaya mengakibatkan 11 orang meninggal. (dok. Istimewa)
Jayawijaya -

Kebakaran menghanguskan 4 ruko di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Kebakaran yang diduga dipicu korsleting tersebut mengakibatkan 11 orang tewas terjebak.

"Petugas awalnya menemukan tiga korban meninggal di salah satu ruko. Disusul korban lainnya yang ditemukan bertahap hingga total 11 orang dinyatakan meninggal dunia," kata Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara kepada wartawan, Rabu (1/4/2026).

Kebakaran ruko terjadi di Jalan Sulawesi, Wamena, Selasa (31/3) pukul 01.00 WIT. Kebakaran terjadi saat sebagian besar korban sedang terlelap.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kobaran api yang agresif membuat para penghuni tidak sempat menyelamatkan diri, terutama karena kejadian berlangsung saat sebagian besar korban tengah terlelap," katanya.

ADVERTISEMENT

Korban terdiri dari orang dewasa hingga anak-anak yang diduga terjebak di dalam ruko saat api membesar. Seluruh korban telah dievakuasi ke RSUD Wamena untuk proses identifikasi.

"Sebagian besar korban meninggal akibat keracunan asap pekat yang memenuhi ruangan. Sementara korban lainnya mengalami luka bakar berat sebelum akhirnya meninggal dunia," bebernya.

"Selain korban meninggal, sekitar empat hingga lima orang dilaporkan mengalami luka-luka. Saat ini masih menjalani perawatan intensif," tegas Agung.

Dari hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting. Api cepat membesar karena di dalam ruko terdapat banyak material mudah terbakar seperti pakaian dan kasur.

"Dugaan tersebut diperkuat oleh hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) serta rekaman CCTV di sekitar lokasi. Dari hasil olah TKP dan rekaman CCTV, kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik," jelasnya.




(sar/ata)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads