Seekor buaya berukuran 3 meter tersangkut jaring nelayan di pantai Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), bikin heboh warga. Namun buaya itu berhasil lepas sehingga warga diminta waspada saat beraktivitas di pesisir pantai.
"Iya benar kejadiannya di Desa Ombo. Nelayan yang melaut, nelayan pukatnya terjerat seekor buaya. Tapi, pas mau ditarik ke darat buayanya lepas," ujar Sekretaris Desa Ombo, Farid kepada wartawan, Selasa (31/03/2026).
Peristiwa itu tepatnya di pesisir pantai Dusun 1, Desa Ombo, Kecamatan Sirenja, Donggala pada Senin (30/3) sekitar pukul 06.00 Wita. Farid mengatakan kemunculan buaya di pantai sudah sering dilihat warga namun baru kali ini ada terjaring pukat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini baru pertama, cuman memang buaya sering dilihat sama warga. Kami di Desa Ombo setiap hari selepas salat subuh, kegiatan sebagian masyarakat ikut narik pukat seperti itu, kami bilangnya Panambe atau pukat tarik pinggir," jelasnya.
Sementara itu, Kapolsek Sirenja, Iptu Dwi Suhartoyo mengatakan pihaknya telah mengonfirmasi kejadian tersebut kepada pemerintah desa setempat. Ia juga mengimbau warga agar lebih waspada saat beraktivitas di sekitar pantai.
"Iya benar, saya sudah telepon dan tanyakan sekdes, kejadiannya betul. Kami mengimbau kepada warga agar jangan mandi di pantai Desa Ombo dan untuk nelayan agar berhati-hati melaut," katanya.
Dwi meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama nelayan yang beraktivitas di laut maupun warga yang berada di sekitar pantai. Hal ini karena kemunculan buaya di wilayah tersebut kerap dilaporkan warga.
Dalam video beredar, tampak seekor buaya terjebak di jaring nelayan di pinggir pantai. Sejumlah warga tampak menari jaring itu secara bersama-sama ke darat namun buaya itu meronta hingga lepas.
(hsr/asm)











































