Tanggal 28 Maret 2026 Hari Apa? Ada Peringatan Earth Hour

Tanggal 28 Maret 2026 Hari Apa? Ada Peringatan Earth Hour

Al Khoriah Etiek Nugraha - detikSulsel
Sabtu, 28 Mar 2026 07:00 WIB
hari peringatan tanggal 28 Maret 2026
Foto: dok. detikSulsel
Makassar -

Banyak yang penasaran, tanggal 28 Januari memperingati hari apa? Ternyata, di tanggal ini terdapat beberapa momen penting yang diperingati baik secara global maupun nasional di negara tertentu.

Mengetahui peringatan di tanggal-tanggal tertentu seperti hari ini, 28 Januari 2026, bukan sekadar menambah wawasan tetapi juga menjadi bentuk apresiasi terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam peristiwa tersebut. Salah satu peringatan penting di tanggal ini adalah Earth Hour.

Nah, bagi detikers yang penasaran dan ingin tahu lebih banyak tentang hari peringatan di tanggal 28 Januari 2026, berikut ini detikSulsel sajikan informasi lengkapnya yang dilansir dari laman National Today. Simak ulasannya sampai tuntas ya!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jam Bumi/Earth Hour

Pada tanggal 28 Maret 2026 masyarakat dunia memperingati Earth Hour sebagai kepedulian atas planet Bumi yang kita tempati. Earth Hour diperingati setiap Sabtu terakhir bulan Maret, tahun ini bertepatan dengan tanggal 28 Maret.

Peringatan Earth Hour diciptakan untuk melibatkan semua masyarakat dunia secara aktif dalam perjuangan melawan perubahan iklim. Awalnya kampanye ini dilakukan dengan aksi mematikan lampu di Sydney, Australia, pada tahun 2007.

ADVERTISEMENT

Earth Hour kemudian menjadi agenda global, yang mendorong semua orang untuk mematikan lampu listrik yang tidak penting selama satu jam antara pukul 20.30 hingga 21.30 pada hari Sabtu terakhir bulan Maret.

Sejarah peringatan Earth Hour bermula saat World Wide Fund for Nature (W.W.F.) Australia, bertemu dengan agensi periklanan Leo Burnett Sydney pada tahun 2004. Pertemuan ini untuk mendiskusikan ide-ide guna melibatkan masyarakat Australia dalam isu perubahan iklim.

Namun, ide untuk mematikan lampu secara besar-besaran baru muncul pada tahun 2006, dengan judul 'The Big Flick'. Pada tahun 2007, dengan dukungan dari Fairfax Media serta Walikota Sydney Clover Moore, Earth Hour diselenggarakan pada tanggal 31 Maret di Sydney, Australia, pukul 19.30 waktu setempat.

Pada tahun 2008, Earth Hour diselenggarakan secara internasional pada tanggal 29 Maret pukul 20.00 hingga 21.00 waktu setempat, dengan partisipasi 35 negara di seluruh dunia dan dukungan dari lebih dari 400 kota.

Berbagai landmark di seluruh dunia mematikan penerangan yang tidak esensial selama Earth Hour, dan bahkan laman utama Google pun menjadi gelap pada hari itu. Negara dan kota yang berpartisipasi mengalami pengurangan yang signifikan dalam konsumsi megawatt-jam dan emisi karbon dioksida.

Terkadang, pada tahun-tahun ketika Sabtu Suci jatuh pada Sabtu terakhir bulan Maret, atau ada kegiatan budaya lain yang dirayakan, Earth Hour dimajukan seminggu lebih awal dari tanggal biasanya. Sejak tahun 2008, banyak negara dan masyarakat telah berpartisipasi, sehingga acara ini berkembang menjadi salah satu gerakan akar rumput terbesar di dunia untuk lingkungan.

Jutaan orang di seluruh dunia mematikan lampu mereka untuk menunjukkan kepedulian terhadap masa depan planet kita, dan ikut serta dalam pemadaman Earth Hour mengingatkan kita bahwa tindakan sekecil apa pun dapat membuat perbedaan besar.

Hari Trigliserida Nasional

Di Amerika Serikat, tanggal 28 Maret diperingati sebagai Hari Trigliserida Nasional. Hari ini sebagai pengingat pentingnya menjaga kesehatan tubuh, khususnya kadar lemak dalam darah.

Momen ini jadi kesempatan untuk kembali sadar bahwa kesehatan adalah aset paling berharga yang harus dijaga sejak sekarang. Penting memahami bahwa keseimbangan nutrisi berperan besar dalam menjaga tubuh tetap sehat. Konsumsi berlebihan, bahkan terhadap zat yang dianggap baik seperti vitamin, tetap bisa berdampak buruk bagi tubuh.

Trigliserida sendiri merupakan jenis lemak (lipid) yang berfungsi sebagai sumber energi. Senyawa ini terbentuk ketika tubuh mengolah kelebihan karbohidrat atau gula, lalu disimpan di bagian tubuh seperti perut dan pinggul. Makanan seperti mentega, daging, margarin, dan produk susu menjadi sumber trigliserida yang umum dikonsumsi sehari-hari.

Meski dibutuhkan tubuh, kadar trigliserida yang tinggi justru bisa memicu berbagai masalah kesehatan. Kondisi ini berkaitan erat dengan risiko penyakit jantung dan komplikasi lainnya, sehingga tidak boleh dianggap sepele.

Untuk mengetahuinya, dokter biasanya melakukan pemeriksaan melalui tes darah yang disebut profil lipid. Tes ini tidak hanya mengukur trigliserida, tetapi juga kadar kolesterol dan jenis lemak lainnya dalam tubuh. Dari hasil tersebut, dokter akan menentukan langkah penanganan, mulai dari perubahan pola makan, olahraga rutin, hingga pemberian obat.

Menariknya, penelitian terbaru menunjukkan bahwa kadar trigliserida cenderung meningkat pada usia 50 tahun ke atas akibat perubahan hormon. Karena itu, pemeriksaan rutin sangat dianjurkan, terutama bagi orang dewasa mulai usia 20 tahun.

Hari Trigliserida Nasional pertama kali digaungkan pada 2018 oleh kalangan medis global untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Sejak saat itu, kampanye hidup sehat terus digencarkan, termasuk pentingnya menjaga pola makan seimbang dan aktif bergerak.

Intinya, menjaga kadar trigliserida tetap normal bukan hal yang sulit jika dilakukan sejak dini. Pola hidup sehat hari ini akan berdampak besar bagi kesehatan di masa depan, karena mencegah selalu lebih baik daripada mengobati.




(alk/alk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads