Kapan Rabu Abu, Kamis Putih, dan Jumat Agung 2026? Ini Jadwal dan Maknanya

Kapan Rabu Abu, Kamis Putih, dan Jumat Agung 2026? Ini Jadwal dan Maknanya

Andi Sitti Nurfaisah - detikSulsel
Jumat, 27 Mar 2026 22:15 WIB
misa oktaf paskah gereja katedral surabaya
Foto: Ilustrasi. (Esti Widiyana)
Makassar -

Umat Kristen akan segera menyambut Hari Paskah 2026 yang tinggal beberapa hari lagi. Namun sebelum memasuki perayaan tersebut, terdapat rangkaian hari penting yang perlu diperhatikan, yakni Rabu Abu, Kamis Putih, dan Jumat Agung.

Masing-masing peringatan tersebut memiliki makna dan tanggal perayaan yang berbeda. Rabu Abu menandai awal masa Pra-Paskah, sementara Kamis Putih merupakan salah satu dari Tri Hari Suci Paskah yang memperingati perjamuan makan malam terakhir Yesus bersama murid-muridnya.

Adapun Jumat Agung sebagai hari perenungan mendalam atas wafatnya Yesus Kristus. Karena itu, penting mengetahui kapan peringatan ketiga hari penting di tahun 2026, agar dapat menyambut masa Paskah dengan lebih siap dan khidmat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lantas, kapan Rabu Abu, Kamis Putih, dan Jumat Agung 2026?

Berikut detikSulsel menyajikan informasi seputar jadwal Rabu Abu, Kamis Putih, dan Jumat Agung 2026 beserta makna masing-masing perayaannya. Yuk, disimak!

ADVERTISEMENT

Kapan Rabu Abu, Kamis Putih, dan Jumat Agung 2026?

Berdasarkan Kelander Liturgi Indonesia 2026 yang disadur dari laman gcatholic.org, Rabu Abu pada tahun 2026 jatuh pada 18 Februari 2026. Jadwal ini menandai dimulainya masa Pra-Paskah yang berlangsung sekitar 40 hari sebelum Hari Paskah.

Sementara itu, Kamis Putih 2026 diperingati pada 2 April 2026, dan Jumat Agung pada 3 April 2026. Kedua hari ini merupakan bagian dari Tri Hari Suci Paskah yang menjadi puncak peringatan menjelang Paskah.

Berikut rincian jadwal Rabu Abu, Kamis Putih, dan Jumat Agung pada tahun 2026 berdasarkan Kalender Liturgi Indonesia:

  • Rabu Abu: 18 Februari 2026
  • Kamis Putih: 2 April 2026
  • Jumat Agung: 3 April 2026

Tentang Rabu Abu, Kamis Putih, dan Jumat Agung

Untuk mengetahui makna Rabu Abu, Kamis Putih, dan Jumat Agung, berikut masing-masing penjelasannya:

1. Rabu Abu

Disadur dari laman Bimas Katolik Kementerian Agama (Kemenag) RI, perayaan Rabu Abu merupakan awal dari masa Pra-Paskah yang menandai dimulainya perjalanan rohani selama sekitar 40 hari menuju Paskah. Masa ini menjadi waktu untuk bertobat dan mempersiapkan diri menyambut kebangkitan Yesus Kristus pada Hari Paskah.

Pada perayaan Rabu Abu, setiap kristiani akan menerima abu yang dituliskan dengan bentuk tanda salib di dahi. Hal ini sebagai ungkapan pertobatan dan kerendahan hati di hadapan Tuhan.

Selama masa Pra-Paskah, umat Kristen diajak untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan melalui doa. Selain itu, pada masa ini, umat Kristen juga dianjurkan menumbuhkan pengendalian diri melalui puasa dan pantang, serta mengasihi kepada sesama lewat sedekah.

2. Kamis Putih

Menukil laman resmi Universitas Katolik Santo Thomas, Kamis Putih merupakan momen untuk mengenang peristiwa ketika Yesus Kristus mendekati masa wafat-Nya. Kala itu, Yesus mengadakan perjamuan malam terakhir dan membagikan roti Paskah kepada para murid-Nya sebelum Dia disalib.

Pada hari tersebut, Yesus juga membasuh kaki para murid-Nya. Tindakan tersebut dianggap hina pada masa itu dan biasanya dilakukan oleh budak, namun Yesus sebagai seorang Guru justru mau melakukannya sebagai bentuk kasih dan kerendahan hati.

Perbuatan itu menjadi simbol teladan bagi setiap orang untuk merendahkan diri dan melayani sesama. Selain itu, perayaan Kamis Putih turut mengajak umat Kristen untuk belajar mengenai kebersamaan, kesederhanaan, serta makna kasih tanpa syarat.

Terkait penyebutannya, Kamis Putih memiliki berbagai nama di sejumlah wilayah. Beberapa sebutan yang umum digunakan antara lain Maundy Thursday, Holy Thursday, dan istilah lainnya sesuai tradisi setempat.

Melalui tindakan-Nya, Yesus menunjukkan bahwa seorang pemimpin sejati bukanlah yang dilayani, melainkan pihak yang melayani. Dari peristiwa Kamis Putih ini, umat Kristen dapat meneladani banyak nilai, seperti kerendahan hati, pelayanan, doa, mengasihi bahkan kepada musuh, serta kesadaran bahwa nafsu duniawi dapat membawa kepada kematian.

3. Jumat Agung

Melansir laman resmi Gereja St Petrus & Paulus, Jumat Agung merupakan peringatan sengsara wafatnya Yesus Kristus. Hari ini menjadi bagian dari rangkaian Pekan Suci yang dimulai dengan Minggu Palma dan diakhiri dengan Minggu Paskah.

Secara etimologis, kata "agung" pada Jumat Agung merujuk pada kesucian dan keagungan peristiwa yang diperingati. Istilah ini digunakan karena momen tersebut dianggap sebagai puncak penderitaan dan pengorbanan Yesus Kristus demi menebus dosa umat manusia.

Berdasarkan penjelasan dalam laman resmi Gereja Kalvari Lubang Buaya, Jumat Agung memiliki makna yang mendalam bagi umat Kristen. Hari ini menjadi momentum untuk mengenang kembali wafatnya Yesus Kristus pada kayu salib di puncak Kalvari.

Namun, tidak hanya sebatas mengenang, tetapi juga merayakan belas kasih dan cinta Allah yang membersihkan manusia dari dosa. Pada hari ini, umat Kristen merenungkan kesediaan Yesus untuk mengorbankan diri dan menanggung penderitaan demi menebus dosa manusia. Pengorbanan tersebut menjadi simbol kasih tertinggi seperti yang tertulis dalam Yohanes 1:10.

Demikianlah informasi mengenai jadwal Rabu Abu, Kamis Putih, dan Jumat Agung 2026 beserta makna perayaannya. Semoga bermanfaat!




(alk/alk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads