Banyak yang penasaran, tanggal 27 Maret memperingati hari apa? Ternyata, di tanggal ini terdapat beberapa momen penting yang diperingati secara global.
Mengetahui peringatan di tanggal-tanggal tertentu seperti hari ini, 27 Maret 2026, bukan sekadar menambah wawasan tetapi juga menjadi bentuk apresiasi terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam peristiwa di dalamnya. Hal ini bisa menjadi pengingat bagi semua untuk terus menghormati sejarah, menjaga kedamaian, serta meningkatkan kesadaran sosial.
Nah, bagi detikers yang penasaran dan ingin tahu lebih dalam tentang apa saja hari peringatan di tanggal 27 Maret 2026, berikut ini detikSulsel sajikan informasi lengkapnya yang dilansir dari laman National Today. Yu ulasannya selengkapnya!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari Teater Sedunia
Tanggal 27 Maret diperingati sebagai Hari Teater Sedunia setiap tahunnya. Hari peringatan ini ditetapkan oleh Institut Teater Internasional (ITI) pada tahun 1961.
Hari ini merayakan esensi, keindahan, dan pentingnya seni teater. Selain itu, perayaan ini juga merayakan peran penting teater dalam hiburan dan dampak simbolis yang dimilikinya terhadap kehidupan.
Sejak Yunani kuno, teater telah menjadi bentuk seni dan hiburan yang populer yang memukau penontonnya dan membuat kagum. Teater tidak hanya menghibur dan mendidik, tetapi juga menggabungkan berbagai bentuk seni untuk memberikan pengalaman panggung nyata kepada penontonnya, yang tidak dapat mereka temukan di tempat lain.
Awalnya, Hari Teater Sedunia dipromosikan oleh ITI melalui pusat-pusatnya dan didukung oleh komunitas teater di seluruh dunia. Diprakarsai oleh ITI, perayaan ini kemudian diusulkan oleh Presiden Arvi Kivimaa pada Juni 1961 di Kongres Dunia kesembilan ITI di Wina, untuk ditetapkan sebagai perayaan tahunan.
Usulan tersebut didukung oleh pusat-pusat ITI Skandinavia dan dipublikasikan dengan antusias. Tahun berikutnya, 27 Maret 1962, Hari Teater Dunia pun dirayakan oleh pusat-pusat ITI, Anggota Kerja Sama ITI, para profesional teater, dan organisasi teater.
Saat ini, hari tersebut dirayakan di lebih dari 90 pusat ITI di seluruh dunia, universitas teater, akademi, sekolah, dan pecinta teater di seluruh dunia. Berbagai acara diselenggarakan untuk memperingati Hari Teater Dunia setiap tahunnya, salah satunya melalui Pesan Internasional Hari Teater Dunia yang disampaikan oleh tokoh seni terkenal.
Pesan tersebut merefleksikan sejarah teater dan budaya perdamaian di dunia saat ini. Pesan Internasional Hari Teater Sedunia yang pertama ditulis oleh penyair dan dramawan Prancis Jean Cocteau pada tahun 1962.
Pada tahun 2021, Pesan Hari Teater Sedunia ditulis oleh Helen Mirren, seorang aktris Inggris peraih banyak penghargaan yang terkenal karena memenangkan Academy Award pada tahun 2007 untuk penampilannya dalam film "The Queen."
Hari Mencoret-coret
Tanggal 27 Maret 2026 juga diperingati sebagai Hari Mencoret-coret atau Scribble Day secara global. Hari ini peringati untuk merayakan kreativitas dan seni yang terkait dengan mencoret-coret, yang dapat dilakukan siapa saja terlepas dari kemampuan artistik mereka.
Mencoret-coret yang dimaksud dalam perayaan ini bukan coretan berupa tulisan cepat, melainkan menggambar atau seni amatir. Bayangkan aktivitas ini sebagai hal yang dilakukan ketika siswa berada di bawah tekanan, mereka mencoret-coret di buku catatan mereka.
Sejarah Hari Mencoret-coret Internasional sendiri belum lama. Pasalnya hari ini baru didirikan oleh Diane Alber, penulis buku "I'm NOT Just a Scribble" pada tahun 2019.
Buku tersebut tentang kebaikan dan penerimaan, yang ditunjukkan oleh karakter lucu, Scribble, dan mendorong anak-anak untuk menciptakan karya seni tanpa memandang kemampuan mereka. Diane membuat unggahan di Facebook tentang idenya untuk memulai Hari Mencoret-coret Nasional dan mendapat beberapa tanggapan yang sangat positif dari para guru, jadi dia melanjutkannya.
Hari ini biasanya dirayakan di sekolah-sekolah di mana anak-anak berkumpul untuk berbagai kegiatan untuk menciptakan coretan mereka sendiri. Hari Mencoret-coret Internasional mendorong praktik mencoret-coret karena, bagaimanapun juga, setiap seniman memulai dengan coretan!
Hari Angkatan Bersenjata Myanmar
Tanggal 27 Maret menandai salah satu hari bersejarah bagi Myanmar. Tanggal ini menandai peringatan Hari Angkatan Bersenjata Myanmar, atau dalam bahasa lokal disebut 'Tatmadaw Nay'.
Hari peringatan ini untuk menghormati rakyat Myanmar yang bangkit melawan Jepang selama Perang Dunia II. Hari ini memperingati perlawanan tentara terhadap pendudukan Jepang di negara itu pada tahun 1945.
Setiap tahun, acara ini diperingati di ibu kota negara, Naypyidaw, dan ditandai dengan berbagai perayaan. Salah satu acara perayaan yang terkenal adalah parade militer dan pertunjukan oleh angkatan bersenjata Myanmar.
Myanmar, sebelumnya dikenal sebagai Burma, ditempatkan di bawah administrasi Inggris pada tahun 1886. Sejak awal penjajahan, ada rasa permusuhan yang kuat terhadap kendali Inggris.
Banyak warga Burma memandang kebangkitan Jepang sebagai peluang untuk melepaskan diri dari kekuasaan kolonial Inggris pada masa Perang Dunia II. Dalam gerakan nasionalis tersebut, Aung San muncul sebagai tokoh utama. Pada awal perjuangannya, ia meninggalkan Burma dan pergi ke Tiongkok untuk mencari dukungan internasional bagi kemerdekaan negaranya.
Setelah meyakini bahwa Jepang akan membantu mewujudkan kemerdekaan Burma dengan imbalan dukungan terhadap upaya mengusir Inggris, Aung San kemudian menjalin kerja sama dengan pihak Jepang. Ketika Jepang menginvasi Burma pada tahun 1942, invasi tersebut memperoleh dukungan dari sebagian kelompok nasionalis Burma yang melihatnya sebagai langkah strategis menuju kemerdekaan.
Namun, seiring berjalannya waktu, Aung San menyadari bahwa Jepang tidak berniat memberikan kemerdekaan yang sesungguhnya kepada Burma. Oleh karena itu, pada 27 Maret 1945, ia memimpin Tentara Nasional Burma untuk berbalik melawan Jepang. Aksi ini menjadi bagian penting dalam membantu pasukan Sekutu mengalahkan Jepang di kawasan tersebut.
Peristiwa tersebut kemudian diperingati sebagai Hari Perlawanan, yang kelak diubah namanya menjadi Hari Angkatan Bersenjata.
(alk/alk)











































