Tanggal 26 Maret Memperingati Apa? Ada Hari Kesadaran Epilepsi Sedunia

Tanggal 26 Maret Memperingati Apa? Ada Hari Kesadaran Epilepsi Sedunia

Osmawanti Panggalo - detikSulsel
Kamis, 26 Mar 2026 07:30 WIB
Tanggal 26 Maret 2026 memperingati apa?
Ilustrasi tanggal 26 Maret 2026 (Foto: Gemini AI)
Makassar -

Terdapat sejumlah momen menarik yang diperingati setiap tanggal 26 Maret. Pada tanggal 26 Maret 2026, sedikitnya ada 3 momen penting yang dirayakan, mulai skala nasional hingga internasional.

Setiap peringatan tersebut memiliki makna dan latar belakang yang berbeda yang patut diketahui. Mulai dari peristiwa bersejarah, kampanye kesadaran global, hingga momen refleksi yang relevan dengan kehidupan masyarakat masa kini.

Momen-momen yang diperingati pada 26 Maret 2026 ini tidak hanya sekadar seremonial, tetapi juga menjadi pengingat akan isu-isu penting di berbagai bidang. Salah satunya yakni aspek kesehatan melalui Hari Kesadaran Epilepsi Sedunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Beirkut ini daftar dan ulasan hari penting yang diperingati pada tanggal 26 Maret 2026.

Hari Kesadaran Epilepsi Sedunia

Hari Kesadaran Epilepsi Sedunia yang diperingati setiap tahun pada 26 Maret juga dikenal dengan Purple Day.

ADVERTISEMENT

Menyadur laman resmi Purple Day, peringatan ini pertama kali digagas oleh Cassidy Megan pada tahun 2008. Ia terinspirasi dari pengalaman pribadinya sebagai penyandang epilepsi dan ingin meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kondisi tersebut.

Melalui inisiatif ini, Cassidy berupaya mengajak publik untuk lebih terbuka dalam membicarakan epilepsi, sekaligus menghapus stigma dan mitos yang kerap melekat pada para penderitanya. Bagi penyandang epilepsi, hari ini juga menjadi simbol dukungan bahwa mereka tidak sendiri.

Gagasan tersebut kemudian mendapat perhatian dari Epilepsy Association of the Maritimes yang turut mengembangkan peringatan ini. Bersama Anita Kaufmann Foundation, mereka memperluas jangkauan Purple Day hingga dikenal secara internasional.

Kolaborasi ini juga melibatkan berbagai pihak, mulai dari organisasi, sekolah, pelaku bisnis, hingga tokoh publik di seluruh dunia.

Hari Nasional Kehidupan, Perdamaian, dan Keadilan di El Salvador

Di El Salvador, tanggal 26 Maret diperingati sebagai Hari Nasional Kehidupan, Perdamaian, dan Keadilan. Melansir National Today, awalnya peringatan ini ditetapkan sebagai libur nasional, namun Presiden Salvador SΓ‘nchez CerΓ©n kemudian mengubahnya dan menetapkannya sebagai hari kerja biasa, sehingga kantor pemerintahan, sekolah, dan bisnis tetap beroperasi seperti biasa.

Sejarah panjang El Salvador turut melatarbelakangi lahirnya peringatan ini. Setelah para pemukim pertama tiba di pantai El Salvador, sebagian penduduk asli telah musnah akibat wabah cacar.

Tanah di El Salvador tidak kaya akan emas, permata, atau bahkan mineral seperti beberapa negara tetangganya. Namun, negara ini memiliki tanah vulkanik, yang dianggap sangat subur dan menghasilkan panen selama bertahun-tahun.

Hal ini membuat Spanyol menjajah wilayah ini, dan tetap menjadi koloni hingga memperoleh kemerdekaannya pada abad ke-19. Pemerintah yang baru terbentuk menggantungkan semua harapan dan perekonomian mereka pada satu tanaman yakni kopi.

Sayangnya, keuntungan dari industri tersebut hanya dinikmati oleh segelintir kelompok elit pemilik lahan. Hal ini memicu kesenjangan sosial yang semakin besar.

Kondisi tersebut kemudian memicu ketidakstabilan politik, yang ditandai dengan kudeta, pemberontakan, dan munculnya pemimpin otoriter. Situasi memuncak pada Perang Saudara El Salvador yang berlangsung selama 12 tahun. Konflik ini akhirnya berakhir melalui Perjanjian Perdamaian Chapultepec, yang membawa masa damai bagi negara tersebut.

Sebagai bentuk refleksi atas masa lalu yang penuh konflik sekaligus harapan akan masa depan yang lebih baik, pemerintah menetapkan 26 Maret sebagai Hari Nasional Kehidupan, Perdamaian, dan Keadilan. Sejak saat itu, masyarakat El Salvador memperingatinya setiap tahun sebagai simbol pentingnya perdamaian, keadilan, dan kehidupan yang lebih harmonis.

Hari Kemerdekaan Bangladesh

Setiap tanggal 26 Maret, rakyat Bangladesh memperingati Hari Kemerdekaan negaranya. Sebelumnya, wilayah ini merupakan bagian dari Pakistan yang dikenal sebagai Pakistan Timur.

Menyadur National Today, perjalanan menuju kemerdekaannya bermula pada tahun 1970 saat diadakan pemilihan umum. Dalam pemilu tersebut, Sheikh Mujibur Rahman yang berasal dari Pakistan Timur berhasil meraih kemenangan. Namun, pemerintah pusat menolak menyerahkan kekuasaan kepadanya.

Penolakan ini memicu tuntutan kemerdekaan dari rakyat Pakistan Timur. Ketegangan pun meningkat hingga terjadi perlawanan terhadap pemerintah. Pada malam 25 Maret 1971, militer Pakistan melancarkan Operasi Searchlight, sebuah operasi militer yang menimbulkan banyak korban jiwa di kalangan warga sipil.

Keesokan harinya, tepat pada 26 Maret, Sheikh Mujibur Rahman mendeklarasikan kemerdekaan Pakistan Timur yang kemudian menjadi Bangladesh. Meski demikian, perjuangan belum berakhir. Konflik bersenjata masih berlangsung selama sekitar sembilan bulan dalam perang yang dikenal sebagai Perang Kemerdekaan Bangladesh.

Perang tersebut akhirnya berakhir pada 16 Desember 1971 setelah Pakistan menyerah. Sejak saat itu, tanggal 26 Maret diperingati sebagai Hari Kemerdekaan Bangladesh.

Masyarakat merayakannya dengan berbagai kegiatan seperti parade, pidato, pameran, serta upacara resmi. Pada pagi hari, peringatan ini juga ditandai dengan 31 kali tembakan kehormatan sebagai simbol penghormatan.

Itulah daftar peringatan yang dirayakan pada tanggal 26 Maret 2026. Semoga bermanfaat ya, detikers!



(alk/alk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads