Tidak sedikit masyarakat yang mulai mencari informasi mengenai tanggal pasti perayaan Idul Adha 2026. Informasi ini penting diketahui untuk merencanakan mudik, liburan, hingga persiapan pembelian hewan kurban.
Disadur dari buku Fikih Madrasah Ibtidaiyah Kelas IV oleh Yusak Burhanudin dan Muhammad Najib, Idul Adha diperingati setiap tanggal 10 Zulhijjah dalam kalender Hijriah. Bulan ini juga bertepatan dengan pelaksanaan ibadah haji, sehingga Idul Adha kerap disebut sebagai Lebaran Haji.
Di Indonesia, terdapat perbedaan metode dan kriteria dalam penentuan awal bulan Hijriah antara pemerintah, Nahdlatul Ulama (NU), dan Muhammadiyah. Lantas, kapan Lebaran Idul Adha 2026?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mengetahui kepastiannya, berikut detikSulsel sajikan jadwal Lebaran Idul Adha 2026 berdasarkan prediksi pemerintah, NU, serta Muhammadiyah. Artikel ini juga menyajikan penjelasan metode dan kriteria yang digunakan masing-masing pihak.
Yuk, disimak!
Kapan Lebaran Idul Adha 2026?
Merujuk pada kalender Hijriah yang disusun oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI, 10 Zulhijjah 1447 H jatuh tanggal 27 Mei 2026. Dengan demikian, pemerintah Indonesia memprediksi Lebaran Idul Adha 2026 dirayakan pada Rabu, 27 Mei 2026.
Dilansir dari laman resmi Universitas Negeri Surabaya (Unesa), pemerintah menggunakan metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan hilal secara langsung) dalam menentukan awal bulan Hijriah, termasuk Zulhijjah. Penetapan ini mengacu pada kriteria visibilitas hilal atau imkanur rukyah yang ditetapkan oleh MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).
Hasil dari perhitungan astronomi atau hisab tersebut nantinya akan diverifikasi melalui pengamatan hilal di berbagai titik di seluruh Indonesia. Kemudian, seluruh data tersebut dibahas dalam sidang isbat untuk menghasilkan penetepan resmi awal bulan Hijriah.
Karena itu, kepastian tanggal Idul Adha 2026 oleh pemerintah indonesia masih perlu menunggu hasil sidang isbat yang akan digelar pada akhir bulan Zulkaidah. Adapun bulan Zulkaidah 2026 diperkirakan berakhir pada 17 Mei 2026.
Lebaran Idul Adha 2026 NU
Sama seperti pemerintah, NU turut menggunakan metode hisab dan rukyat dalam menentukan awal bulan Hijriah, termasuk Zulkaidah. Namun, dalam praktiknya, NU tetap mengutamakan rukyatul hilal atau pengamatan langsung terhadap hilal dalam menetapkan awal bulan baru.
Disadur dari laman resminya, NU menggunakan hisab atau perhitungan astronomi sebagai acuan awal serta pendukung pelaksanaan rukyatul hilal. Sementara itu, rukyat berfungsi memverifikasi atau mengoreksi perhitungan hisab tersebut.
Adapun kriteria imkanur rukyah yang dipedomani NU saat ini merujuk pada kriteria MABIMS, yakni tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat. Karena itu, NU akan menetapkan tanggal Idul Adha 2026 secara resmi setelah melakukan pemantauan hilal pada akhir bulan Zulkaidah.
Namun, jika mengacu pada kalender Almanak NU, 10 Zulhijjah diperkirakan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Dengan begitu dapat disimpulkan bahwa, Lebaran Idul Adha 2026 NU diprediksi jatuh pada tanggal 27 Mei 2026.
Jadwal Idul Adha Muhammadiyah 2026
Berbeda dengan pemerintah dan NU, penetapan Idul Adha 2026 telah dilakukan secara resmi oleh Muhammadiyah melalui Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Berdasarkan kalender tersebut, Muhammadiyah menetapkan Lebaran Idul Adha 2026 jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.
Menukil laman resminya, Muhammadiyah menggunakan metode hisab wujudul hilal dalam menentukan awal bulan Hijriah. Metode ini menetapkan awal bulan ketika hilal atau bulan baru sudah berada di atas ufuk saat Matahari terbenam, tanpa perlu menunggu visibilitas hilal secara fisik.
Pendekatan hisab tersebut memungkinkan kalender disusun jauh hari sebelumnya tanpa menunggu pengamatan hilal. Oleh karena itu, Muhammadiyah menetapkan KHGT sebagai acuan penanggalan Hijriah yang berlaku secara global.
Apakah Lebaran Idul Adha 2026 Serentak?
Berdasarkan penjelasan sebelumnya, pemerintah dan NU memprediksi Idul Adha 1447 H jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Sementara, Muhammadiyah telah menetapkan secara resmi bahwa Hari Raya Idul Adha 1447 H juga dirayakan pada tanggal yang sama, yakni 27 Mei 2026.
Dengan demikian, Lebaran Idul Adha 2026 berpotensi dirayakan secara serentak di Indonesia.
Meski begitu, perlu diingat bahwa penetapan pemerintah dan NU tersebut masih berupa prediksi dan dapat berubah menyesuaikan hasil sidang isbat nantinya.
Libur dan Cuti Bersama Idul Adha 2026
Meski belum menetapkan Hari Raya Idul Adha 2026 secara resmi, pemerintah telah merilis jadwal libur nasional dan cuti bersama untuk perayaan tersebut. Ketentuan libur ini tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026.
Mengacu pada SKB 3 Menteri, libur Idul Adha 2026 berlangsung selama tiga hari, yakni 27-29 Mei 2026. Kabar baiknya, masyarakat dapat menikmati waktu libur Idul Adha yang lebih panjang karena periode tersebut berdampingan dengan libur akhir pekan.
Untuk lebih jelasnya, berikut rincian jadwal libur panjang pada peride Idul Adha 2026:
- Rabu, 27 Mei 2026: Libur nasional Idul Adha 1447 Hijriah
- Kamis, 28 Mei 2026: Cuti bersama Idul Adha 1447 Hijriah
- Jumat, 29 Mei 2026: Cuti bersama Idul Adha 1447 Hijriah
- Sabtu, 30 Mei 2026: Libur akhir pekan
- Minggu, 31 Mei 2026: Libur akhir pekan
Demikianlah informasi mengenai jadwal Lebaran Idul Adha 2026 versi pemerintah, NU, dan Muhammadiyah yang dilengkapi dengan penjelasannya. Semoga bermanfaat!
(alk/alk)











































