Jalur Alternatif Maros-Makassar Jika Macet Parah Saat Arus Balik Mudik Lebaran

Jalur Alternatif Maros-Makassar Jika Macet Parah Saat Arus Balik Mudik Lebaran

Reinhard Soplantila - detikSulsel
Selasa, 24 Mar 2026 21:53 WIB
Jalan Poros Maros-Makassar macet parah saat arus balik Lebaran.
Foto: Jalan Poros Maros-Makassar macet parah saat arus balik Lebaran. (dok. Istimewa)
Maros -

Polisi mengimbau pengendara untuk mencari jalur alternatif jika Jalan Poros Maros-Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), masih macet parah saat arus balik Lebaran. Aparat kepolisian juga menyiapkan rekayasa lalu lintas tergantung situasi di lapangan.

Pantauan detikSulsel, Rabu (24/3/2026) sekitar pukul 23.07 Wita, kepadatan kendaraan di depan Grand Mall Maros menuju Makassar sudah terurai. Arus lalu lintas (lalin) di dekat kantor Bupati Maros juga mulai kembali normal.

Namun arus lalu lintas masih terpantau padat dari arah Pangkep menuju wilayah Barandasi, Kecamatan Lau, Maros. Sejumlah truk kontainer dan mobil terlihat hanya bisa bergerak perlahan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aparat kepolisian tampak masih berjaga di lokasi mengatur lalin. Bagi pengendara yang hendak ke Makassar dan tidak ingin terjebak macet, bisa memilih jalur alternatif.

"Ada jalur alternatif di dua lokasi, yakni melalui BTP masuk di Kecamatan Mandai dan jalur Gudang 88 di Kecamatan Marusu. Ini semua tembus ke Makassar," kata Kapolres Maros AKBP Douglas Mahendrajaya kepada detikSulsel, Selasa (24/3).

ADVERTISEMENT

Douglas mengakui kondisi lalu lintas memang mengalami peningkatan signifikan malam ini. Meski begitu, kendaraan masih tetap bergerak meski dengan kecepatan rendah.

"Arus lalu lintas khususnya arus balik ini memang terlihat mengalami peningkatan, khususnya di jalan poros Maros ke Makassar. Untuk macet total tidak, kendaraan masih tetap berputar atau bergerak," ujarnya.

Douglas menjelaskan kepadatan bukan disebabkan kendala teknis di lapangan, Dia berdalih hal ini dipicu tingginya volume kendaraan yang melintas di jalur tersebut.

"Pengaruh kemacetan bukan karena kendala di lapangan, tetapi memang volume kendaraan yang cukup padat," jelas Douglas.

Sejumlah titik perlambatan terpantau di wilayah Kecamatan Turikale hingga Marusu. Salah satu titik yang menjadi perhatian berada di sekitar traffic light Jalan Ratulangi, Kecamatan Turikale.

"Di beberapa titik terjadi perlambatan, khususnya di Kecamatan Marusu termasuk di Jalan Ratulangi, Kecamatan Turikale. Dari arah Pangkep menuju Makassar terjadi penumpukan karena volume kendaraan cukup tinggi sebelum traffic light," katanya.

Douglas mengungkapkan, pihaknya juga telah menyiapkan skema rekayasa arus lalu lintas. Namun, penerapannya masih situasional melihat kondisi di lapangan.

"Sebenarnya sudah disiapkan rekayasa arus lalu lintas, tetapi terlihat di jalan itu tidak terlalu banyak kendaraan seperti tahun lalu yang benar-benar tidak bergerak. Saat ini masih bisa merayap," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, Kasat Lantas Polres Maros AKP Arafah mengatakan kemacetan terjadi di jalur Maros menuju Makassar, tepatnya dari depan Grand Mall Maros hingga dekat Kantor Bupati Maros. Menurutnya, kemacetan mulai terjadi sekitar pukul 15.00 Wita, sore tadi.

"Arus balik, kepadatannya dari jam 3 tadi mulai, ada peningkatan kendaraan dari arah Pangkep, Bone, Parepare," ujar AKP Arafah saat dimintai konfirmasi detikSulsel, Selasa (24/3) malam.

Menurut Arafah, kemacetan di jalur arus balik tidak hanya disebabkan pertambahan volume kendaraan. Truk mogok dan antrean keluar masuk kendaraan di Grand Mall Maros turut memperparah perlambatan arus.

"Grand Mall ada peningkatan pengunjung antrean, putaran masuk dan keluar. Terus terjadi truk mogok dekat Pasar Maccopa, sampai patung kuda, dekat kantor bupati," jelasnya.




(sar/ata)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads