Gunung Api Awu Keluarkan Asap dari Kawah, Warga Diminta Jauhi Radius 3 Km

Sulawesi Utara

Gunung Api Awu Keluarkan Asap dari Kawah, Warga Diminta Jauhi Radius 3 Km

Abadi Tamrin - detikSulsel
Selasa, 24 Mar 2026 13:07 WIB
Visual kawah Gunung Awu pada Senin 23 Maret 2026.
Foto: Visual kawah Gunung Awu pada Senin 23 Maret 2026. (Dok. PVMBG)
Kepulauan Sangihe -

Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat Gunung berapi Awu di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara (Sulut), mengeluarkan asap berwarna putih dari lubang kawah. Warga diminta agar tidak beraktivitas di daerah radius berbahaya.

Berdasarkan pengamatan pada periode Senin, 23 Maret 2026, Gunung Api Awu umumnya memiliki kondisi cuaca berawan. Angin bertiup lemah ke arah selatan.

"Suhu udara 26-30 Β°C dan kelembaban udara 64-78 %," tulis laporan KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Awu yang diterima detikcom, Selasa (24/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara berdasarkan pengamatan visual, Gunung Api Awu statusnya kabut 0-I, kabut 0-II. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 10-20 m di atas puncak kawah.

"Gunung Api Awu Level II (Waspada)," tambahnya.

ADVERTISEMENT

Seiring terjadi peningkatan kegempaan, PVMBG mengimbau masyarakat atau wisatawan tidak berada dalam radius 3 kilometer dari kawah puncak Gunung Awu. Masyarakat di sekitar Gunung Awu juga diharap tetap tenang, tidak terpancing isu-isu mengenai aktivitas Gunung Awu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Masyarakat harap mengikuti arahan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe," paparnya.

Untuk diketahui, Gunung Awu pada tahun 1966 sempat meletus dahsyat, di mana sebagian besar penduduk desa di bawah kaki Gunung Awu diungsikan di sejumlah wilayah di Sulawesi Utara. Terakhir Gunung Awu meletus pada tahun 2004, namun tidak separah tahun 1966 yang banyak menelan korban jiwa.




(ata/sar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads