Ular piton sepanjang 8 meter di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), memangsa seekor kambing betina yang sedang hamil. Warga kemudian menebas ular piton tersebut hingga mati.
"Sempat melawan tapi dilumpuhkan sampai mati," ujar Revan selaku keponakan pemilik kambing, Minggu (22/3/2026).
Dia mengatakan warga membunuh ular itu karena dianggap berbahaya. Ular itu langsung mati usai ditebas pada bagian kepalanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena membahayakan dipotong bagian kepalanya pakai parang. Langsung mati," jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, kemunculan ular piton itu terjadi di Kelurahan Nambo, Kecamatan Nambo, Kota Kendari, Sabtu (21/3). Ular tersebut awalnya muncul pada waktu magrib sekitar pukul 18.00 Wita.
"Kurang lebih 8 meter panjangnya," ujar Revan.
Menurut Revan, sang pemilik mulanya mengecek kandang kambingnya. Saat itulah dia menemukan seekor ular piton yang mengintai ternak kambingnya.
"Awalnya itu dia senter sekeliling kandang dia kaget ada itu ular. Posisinya mau terkam itu kambingnya. Tapi sempat dicegah. Tapi sempat kabur itu ular, karena om ku sendiri jadi lolos itu ular," jelasnya.
Belakangan, ular piton tersebut kembali muncul. Celakanya, seekor kambing betina telah dimangsa oleh ular tersebut.
"Ternyata datang lagi dari semak-semak, sekitar jam 10-an malam. Dicek saat itu ularnya sudah makan kambing betina hamil," jelasnya.
(hmw/sar)











































