Kapan Lebaran Idul Fitri 2026 NU? Cek Perkiraan Jadwalnya di Sini!

Kapan Lebaran Idul Fitri 2026 NU? Cek Perkiraan Jadwalnya di Sini!

Andi Sitti Nurfaisah - detikSulsel
Kamis, 19 Mar 2026 12:16 WIB
Ilustrasi Idul Fitri
Foto: Ilustrasi Lebaran Idul Fitri. (Getty Images/iStockphoto/May Lim)
Makassar -

Antusiasme umat Islam dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H kini mulai terasa menjelang berakhirnya bulan Ramadhan. Salah satu informasi yang paling sering dicari adalah kapan tepatnya Lebaran Idul Fitri 2026 versi Nahdlatul Ulama (NU).

Melansir laman resminya, NU menggunakan metode rukyatul hilal dalam menentukan awal bulan Hijriah, termasuk Syawal. Hasil dari pemantauan Bulan baru secara langsung tersebut menjadi acuan bagi warga NU dalam merayakan Idul Fitri 2026.

Lantas, kapan Lebaran Idul Fitri 2026 NU?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk mengetahui jawabannya, simak informasi selengkapnya berikut ini!

ADVERTISEMENT

Kapan Lebaran Idul Fitri 2026 NU?

Melalui situs resmi NU Online, Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) merilis data hilal penentuan Idul Fitri 1447 H/2026 M. Berdasarkan data tersebut, Idul Fitri 2026 diperkirakan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Posisi hilal pada 29 Ramadhan 1447 H atau 19 Maret 2026 dinyatakan telah berada di atas ufuk, namun belum memenuhi kriteria imnakur rukyah. Adapun kriteria yang harus dipenuhi adalah ketinggian hilal minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.

Merujuk pada data LF PBNU, tinggi hilal terbesar terjadi di Kota Sabang, Aceh dengan tinggi 2 derajat 53 menit dan elongasi 6 derajat 9 menit. Sementara, ketinggian hilal terkecil berada di Merauke, Papua Selatan, dengan tinggi 0 derajat 49 menit dan elongasi 4 derajat 36 menit.

Di Jakarta sendiri, yakni markaz Gedung PBNU di Jakarta Pusat, tinggi hilal tercatat 1 derajat 43 menit 54 detik. Posisi Matahari terbenam pada 12 derajat 03 menit 24 detik di selatan titik barat, dengan elongasi 5 derajat 44 menit 49 detik dan lama hilal 10 menit 51 detik.

Adapun ijtimak atau konjungsi terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026, pukul 08.25.58 WIB. Perhitungan tersebut dilakukan menggunakan metode falak (hisab) tahqiqi tadqiki ashri kontemporer khas NU.

Dengan kondisi tersebut, besar kemungkinan bulan Ramadhan digenapkan menjadi 30 hari. Karena itu, NU diperkirakan menetapkan Lebaran Idul Fitri 2026 jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Namun perlu diingat bahwa jadwal tersebut masih berupa perkiraan dan dapat berubah. Penetapan resmi tetap menunggu hasil sidang isbat yang digelar Kementerian Agama (Kemenag) RI untuk menentukan 1 Syawal 1447 H.

Apakah Lebaran 2026 Serentak?

Ada kemungkinan perayaan Lebaran Idul Fitri 2026 berlangsung serentak antara pemerintah dan NU. Hal ini memungkinkan karena pemerintah turut memprediksi Idul Fitri 2026 jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026, sebagaimana tercantum dalam kalender Hijriah 2026 terbitan Kemenag RI.

Di sisi lain, terdapat potensi perbedaan Lebaran Idul Fitri 2026 dengan Muhammadiyah. Pasalnya, Muhammadiyah menetapkan Hari Raya Idul Fitri 2026 jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026, atau sehari lebih awal dari perkiraan pemerintah.

Meski demikian, jadwal dari pemerintah masih bersifat prediksi dan dapat berubah. Penetapan resmi akan dilakukan setelah pemantauan hilal untuk menetapkan 1 Syawal 1447 H yang digelar pada Kamis, 19 Maret 2026.

Hasil pemantauan tersebut kemudian dibahas dalam sidang isbat sebelum diumumkan kepada publik. Dengan demikian, masyarakat perlu menunggu keputusan resmi pemerintah terkait penetapan Hari Raya Idul Fitri 2026.

Itulah informasi mengenai jadwal Lebaran Idul Fitri 2026 versi NU beserta potensi keseragamannya dengan pemerintah. Semoga menjawab pertanyaan ya, detikers!



(alk/alk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads