Bulan Ramadhan menjadi momen istimewa bagi umat Muslim untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Selain menjalankan puasa, umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak doa sebagai bentuk permohonan ampunan, petunjuk, dan keberkahan.
Setiap hari di bulan Ramadhan terdapat doa yang dapat diamalkan dengan makna dan harapan yang berbeda. Doa-doa ini berisi permohonan kepada Allah agar diberikan kemudahan dalam beribadah serta dijauhkan dari berbagai keburukan.
Di hari ke-27 Ramadhan, doa yang dianjurkan berisi permohonan kepada Allah SWT agar mendapatkan keutamaan Lailatul Qadar. Sebagaimana diketahui, Lailatul Qadar adalah malam penuh kemuliaan yang senantiasa dinantikan oleh umat Islam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi detikers yang ingin mengamalkannya, berikut bacaan doa hari ke-27 Ramadhan lengkap dengan Arab, Latin, dan artinya. Yuk, disimak!
Doa Ramadhan Hari ke-27: Arab, Latin, dan Artinya
Dilansir dari buku 'Kumpulan Doa 30 Hari Puasa Ramadhan' oleh Nurhayati MA, berikut ini doa Ramadhan hari ke-27:
اللَّهُمَّ ارْزُقْنِي فِيْهِ فَضْلَ لَيْلَةِ الْقَدْرِ وَ صَيِّرْ أُمُورِي فِيهِ مِنَ الْعُسْرِ إِلَى الْيُسْرِ وَ اقْبَلْ مَعَاذِيْرِي وَ حُطَّ عَنِّي الذَّنْبَ وَ الْوِزْرَ يَا رَؤُوْفًا بِعِبَادِهِ الصَّالِحِينَ
Arab Latin: Allâhummarzuqnî fîhi fadhla laylatil qadri wa shayyir umûrî fîhi minal 'usri ilal yusri waqbal ma'âdzîrî wa huththa 'anniyadz dzanba wal wizra yâ ra`ûfan bi'ibâdihîsh shâlihîn.
Artinya: Ya Allah, anugerahkanlah kepadaku di bulan ini keutamaan Lailatul Qadar, jadikanlah urusanku yang sulit menjadi mudah, terimalah ketidakmampuanku, dan hapuskanlah dosa dan kesalahanku, wahai Yang Maha Kasih kepada hamba-hamba-Nya yang salih.
Keutamaan Puasa Ramadhan
Melansir laman resmi Kementerian Agama RI, berikut adalah keutamaan puasa Ramadhan:
1. Mendapat Balasan Langsung dari Allah
Puasa memiliki keutamaan istimewa karena balasannya diberikan langsung oleh Allah tanpa perantara. Keutamaan ini menunjukkan betapa agungnya ibadah puasa dibandingkan amalan lainnya.
Dalam hadits riwayat Imam Bukhari disebutkan bahwa Allah berfirman dalam hadits qudsi: "Orang yang berpuasa itu meninggalkan makan, minum dan syahwatnya karena taat pada perintahKu Allah. Puasa adalah untukku (Allah) dan Aku akan memberikan balasannya, sedang sesuatu kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipat gandanya."
2. Masuk Surga Melalui Pintu Rayyan
Orang-orang yang menjaga ibadah puasa akan dipanggil secara khusus untuk masuk surga melalui pintu Rayyan. Pintu ini hanya diperuntukkan bagi orang yang berpuasa dan tidak dibuka untuk selain mereka.
Dari Abu Hurairah RA bahwasanya Rasulullah SAW bersabda:
"Barangsiapa yang menafkahkan sepasang binatang yakni dua ekor kuda, lembu ataupun unta dalam kepentingan fisabilillah maka ia akan dipanggil dari semua pintu surga dengan ucapan: "Hai hamba Allah, inilah yang lebih baik." Maka jikalau seorang itu dari golongan ahli salat, ia akan dipanggil dari pintu salat. Barangsiapa yang termasuk dalam ahli jihad, ia akan dipanggil dari pintu jihad. Barangsiapa yang termasuk dalam ahli puasa, ia akan dipanggil dari pintu Rayyan. Artinya, puas atau kenyang minuman. Barangsiapa yang termasuk dalam ahli sedekah, maka ia dipanggil dari pintu sedekah."
3. Sehari Berpuasa Dijauhkan 70 Tahun dari Neraka
Puasa yang dilakukan dengan niat karena Allah menjadi sebab seseorang dijauhkan dari api neraka. Jaraknya sejauh perjalanan tujuh puluh tahun.
Dari Abu Said RA, Rasulullah SAW bersabda:
"Tiada seorang hamba pun yang berpuasa sehari dengan niat fisabilillah -yakni semata-mata menuju kepada ketaatan kepada Allah-, melainkan Allah akan menjauhkan wajahnya -yakni dirinya- karena puasanya tadi, sejauh perjalanan tujuh puluh tahun dari neraka." (muttafaq 'alaih)
4. Diampuni Dosa-dosa Terdahulu
Puasa Ramadan yang dilakukan dengan penuh keimanan dan mengharap ridha Allah menjadi sebab diampuninya dosa-dosa yang telah lalu. Hal ini menjadi motivasi besar bagi setiap muslim untuk menjaga kualitas puasanya.
Dari Abu Hurairah RA bahwasanya Nabi SAW bersabda:
"Barangsiapa yang berpuasa Ramadan karena didorong oleh keimanan dan mengharapkan keridhaan Allah, maka diampunkanlah untuknya dosa-dosanya yang terdahulu," (muttafaq 'alaih).
5. Senantiasa dalam Kebaikan Selama Berbuka
Orang yang menyegerakan berbuka puasa akan senantiasa berada dalam kebaikan. Sikap ini juga menunjukkan ketaatan kepada sunnah Rasulullah SAW.
Dari Sahal bin Saad RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda:
"Orang-orang itu senantiasa dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka," (HR Muslim)
Menurut riwayat Tirmidzi dari hadits Abu Hurairah RA, bahwa Nabi SAWbersabda: "Allah 'Azza wa Jalla berfirman: Hamba-Ku yang paling Aku cintai adalah mereka yang paling menyegerakan berbuka."
Itulah detikers, bacaan doa Ramadhan hari ke-27 beserta keutamaan puasa Ramadhan. Semoga bermanfaat!
(urw/urw)











































