Sebuah mobil Kijang Innova mengalami kecelakaan tunggal dengan menabrak pohon di Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara (Sulut). Insiden itu mengakibatkan penumpang kakak dan adik yang merupakan aparatur sipil negara (ASN) di Gorontalo meninggal dunia.
"Mobil dengan nomor polisi DM 1195 BA menabrak pohon," ujar Kasat Lantas Polres Minahasa Selatan, Iptu Engelina Yusuf kepada detikcom, Minggu (15/3/2026).
Kecelakaan maut itu terjadi di Desa Sapa, Kecamatan Tenga, Minahasa Selatan pada Sabtu (14/3) pagi. Dua korban meninggal yakni Fanni Anelsia Mustaki dan Yessi Sukersi Mustaki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di dalam kendaraan tersebut ada 4 orang. Dua orang dinyatakan meninggal, sedangkan dua orang lain mengalami luka-luka," terang Engelina.
Mobil Innova itu dikemudikan oleh pria bernama Ismail melaju dari arah Gorontalo menuju Kota Manado. Namun sopir diduga kehilangan kendali saat tiba tempat kejadian perkara (TKP).
"Pengendara diduga tak mampu mengendalikan kendaraan, sehingga mobil tersebut menabrak sebuah pohon di pinggir jalan," imbuhnya.
Sopir Ismail dan satu penumpang bernama Done mengalami luka serius. Keduanya kini dirawat di Rumah Sakit Daerah (RSUD) Teep Minahasa Selatan.
"Kedua korban masih dirawat di rumah sakit RSUD Teep Minahasa Selatan," bebernya.
Diketahui, korban Fanni Anelsia Mustaki merupakan ASN di Kejaksaan Tinggi Gorontalo. Sementara korban Yessi Sukersi Mustaki adalah ASN guru bahasa Inggris di SMA Negeri 5 Gorontalo.
