Doa Ramadhan Hari ke-25: Agar Berpegang Teguh pada Sunnah Nabi

Doa Ramadhan Hari ke-25: Agar Berpegang Teguh pada Sunnah Nabi

Iswandy Rusli - detikSulsel
Minggu, 15 Mar 2026 05:30 WIB
Ilustrasi Berdoa.
Foto: Freepik
Makassar -

Bulan Ramadhan menjadi waktu yang istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas ibadah, serta mendekatkan diri kepada sang pencipta. Selain berpuasa, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak doa sebagai bentuk penghambaan dan memohon rahmat Allah SWT.

Sepanjang bulan Ramadhan, terdapat doa harian yang dapat diamalkan. Setiap doa mengandung makna dan harapan yang berbeda.

Adapun di hari ke-25 Ramadhan, doa harian yang dianjurkan berisi permohonan agar diberi hati yang condong kepada orang-orang saleh yang dekat dengan Allah, serta dijauhkan dari sikap dan pengaruh orang-orang yang menentang ajaran-Nya. Selain itu, doa ini juga memohon kekuatan untuk berpegang teguh pada sunah Nabi Muhammad SAW sebagai teladan hidup.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagi detikers yang ingin mengamalkannya, berikut bacaan doa hari ke-25 Ramadhan lengkap dengan Arab, Latin, dan artinya. Yuk, disimak!

Doa Ramadhan Hari ke-25: Arab, Latin, dan Artinya

Berikut ini bacaan doa Ramadhan hari ke-25 dilansir dari buku "Doa Harian di Bulan Ramadhan" oleh Quito R Motinggo:

اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي فِيهِ مُحِبًّا لِأَوْلِيَائِكَ وَ مُعَادِيًا لَأَعْدَائِكَ مُسْتَنَا بِسُنَّةِ خَاتَمِ أَنْبِيَائِكَ يَا عَاصِمَ قُلُوْبِ النَّبِيِّينَ

Allahumajalni fihi muhibban li'auliya'ika. Wa mưadiyan lia da'ika. Mustannan bisunnati khatami anbiya'ika. Ya alima qulubin-nabiyyin (a).

Artinya: "Ya Allah, jadikanlah aku di dalam bulan Ramadhan mencintai orang-orang yang dekat dengan-Mu, memusuhi orang-orang yang menentang-Mu, dan berpegang teguh dengan sunah nabi Muhammad saw., penutup sekalian Nabi-Mu. Wahai Yang memelihara kalbu-kalbu para Nabi."

Keutamaan Puasa Ramadhan

Melansir laman resmi Kementerian Agama RI, berikut adalah keutamaan puasa Ramadhan:

1. Mendapat Balasan Langsung dari Allah

Puasa memiliki keutamaan istimewa karena balasannya diberikan langsung oleh Allah tanpa perantara. Keutamaan ini menunjukkan betapa agungnya ibadah puasa dibandingkan amalan lainnya.

Dalam hadits riwayat Imam Bukhari disebutkan bahwa Allah berfirman dalam hadits qudsi: "Orang yang berpuasa itu meninggalkan makan, minum dan syahwatnya karena taat pada perintahKu Allah. Puasa adalah untukku (Allah) dan Aku akan memberikan balasannya, sedang sesuatu kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipat gandanya."

2. Masuk Surga Melalui Pintu Rayyan

Orang-orang yang menjaga ibadah puasa akan dipanggil secara khusus untuk masuk surga melalui pintu Rayyan. Pintu ini hanya diperuntukkan bagi orang yang berpuasa dan tidak dibuka untuk selain mereka.

Dari Abu Hurairah RA bahwasanya Rasulullah SAW bersabda:

"Barangsiapa yang menafkahkan sepasang binatang yakni dua ekor kuda, lembu ataupun unta dalam kepentingan fisabilillah maka ia akan dipanggil dari semua pintu surga dengan ucapan: "Hai hamba Allah, inilah yang lebih baik." Maka jikalau seorang itu dari golongan ahli salat, ia akan dipanggil dari pintu salat. Barangsiapa yang termasuk dalam ahli jihad, ia akan dipanggil dari pintu jihad. Barangsiapa yang termasuk dalam ahli puasa, ia akan dipanggil dari pintu Rayyan. Artinya, puas atau kenyang minuman. Barangsiapa yang termasuk dalam ahli sedekah, maka ia dipanggil dari pintu sedekah."

3. Sehari Berpuasa Dijauhkan 70 Tahun dari Neraka

Puasa yang dilakukan dengan niat karena Allah menjadi sebab seseorang dijauhkan dari api neraka. Jaraknya sejauh perjalanan tujuh puluh tahun.

Dari Abu Said RA, Rasulullah SAW bersabda:

"Tiada seorang hamba pun yang berpuasa sehari dengan niat fisabilillah -yakni semata-mata menuju kepada ketaatan kepada Allah-, melainkan Allah akan menjauhkan wajahnya -yakni dirinya- karena puasanya tadi, sejauh perjalanan tujuh puluh tahun dari neraka." (muttafaq 'alaih)

4. Diampuni Dosa-dosa Terdahulu

Puasa Ramadan yang dilakukan dengan penuh keimanan dan mengharap ridha Allah menjadi sebab diampuninya dosa-dosa yang telah lalu. Hal ini menjadi motivasi besar bagi setiap muslim untuk menjaga kualitas puasanya.

Dari Abu Hurairah RA bahwasanya Nabi SAW bersabda:

"Barangsiapa yang berpuasa Ramadan karena didorong oleh keimanan dan mengharapkan keridhaan Allah, maka diampunkanlah untuknya dosa-dosanya yang terdahulu," (muttafaq 'alaih).

5. Senantiasa dalam Kebaikan Selama Berbuka

Orang yang menyegerakan berbuka puasa akan senantiasa berada dalam kebaikan. Sikap ini juga menunjukkan ketaatan kepada sunnah Rasulullah SAW.

Dari Sahal bin Saad RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda:

"Orang-orang itu senantiasa dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka," (HR Muslim)

Menurut riwayat Tirmidzi dari hadits Abu Hurairah RA, bahwa Nabi SAW bersabda: "Allah 'Azza wa Jalla berfirman: Hamba-Ku yang paling Aku cintai adalah mereka yang paling menyegerakan berbuka."

Itulah detikers, bacaan doa Ramadhan hari ke-25 beserta keutamaan puasa Ramadhan. Semoga bermanfaat!




(alk/alk)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads